Media sering menampilkan harga daging Jepang yang sangat tinggi, sehingga banyak orang mengira daging di Jepang selalu mahal. Padahal, itu tidak sepenuhnya benar. Potongan premium seperti Kobe dan Wagyu memang mahal, tetapi daging sapi biasa, daging babi, dan ayam tetap menjadi bagian dari makanan sehari-hari di Jepang.
Jepang memang kecil, tetapi masakannya jauh lebih beragam daripada yang sering dibayangkan. Ikan itu penting, tentu saja, tetapi daging juga punya tempat besar dalam menu harian.
Daftar isi 4
Daging di Jepang
Jepang dikenal punya beberapa daging premium paling mahal di dunia, terutama daging Kobe. Karena itu, banyak orang membayangkan semua daging di Jepang harganya selangit. Dalam praktiknya, daging sapi biasa, daging babi, dan unggas mudah ditemukan.
Kita tidak perlu terlalu membahas ikan karena semua orang tahu makanan laut adalah bagian dari masakan Jepang. Tapi salah kalau membayangkan orang Jepang hanya makan ikan. Saya tinggal 30 hari di Jepang dan hanya makan ikan dua kali.
Saya benar-benar kagum dengan variasi makanan di Jepang. Daging sapi dimakan dalam porsi yang lebih sedang, sementara ayam dan babi muncul di banyak resep.

Harga bukan satu-satunya alasan mengapa orang merasa daging di Jepang lebih sedikit. Banyak orang Jepang makan siang di restoran atau membeli bento, jadi mereka bisa mencoba banyak hidangan berbeda setiap hari. Kalau mau, mereka bisa makan gyudon, atau udon dan soba dengan daging, setiap hari.
Tidak ada anggapan bahwa kalau pergi ke Jepang, kita tidak akan makan daging. Daging di sana sangat mudah dijangkau. Saya pernah pergi ke Yakiniku, restoran tempat kita membayar sekitar 1.000 yen lalu bisa makan daging dan berbagai makanan lain selama dua jam, semacam makan sepuasnya. Selama perjalanan, saya juga melihat beberapa barbeku yang dibuat oleh orang Brasil.
Alasan sederhana orang Jepang tidak mengonsumsi daging seperti orang Brasil bukan karena tidak ada daging, melainkan karena masakan Jepang sudah kaya dan beragam, jadi mereka tidak perlu makan daging dalam jumlah besar setiap hari.

Berapa Harga Daging di Jepang?
Daging di Jepang sering dijual per 100 gram. Harganya sangat bergantung pada potongan, dan ayam atau babi biasanya lebih murah daripada daging sapi premium.
Potongan daging di Jepang juga berbeda. Daging sering dijual dalam bentuk cincang atau dalam tray, dan itu bukan berarti orang Jepang makan lebih sedikit. Kemasan kecil memang biasa karena banyak orang makan di luar rumah lebih sering.
Hal lain yang umum adalah campuran daging sapi dan babi pada produk seperti daging cincang. Untuk memahami perbedaan harga, lihat gambar di bawah ini:

Apakah daging di Jepang mahal dan sedikit dikonsumsi?
Dari sudut pandang orang Brasil, harganya memang terlihat tinggi, tetapi bagi banyak orang di Jepang masih cukup terjangkau. Yang paling penting adalah tingkat pendapatan lokal dan kebiasaan makan setempat.
Daging impor di Jepang sering kali lebih murah daripada daging Jepang berkualitas tinggi. Itulah salah satu alasan orang mengira semuanya mahal. Di dapur sendiri, daging tetap sangat sering dipakai, hanya saja dalam bentuk yang berbeda dari di Brasil.
Daging muncul di banyak resep Jepang, seperti gyudon, hidangan yang sangat populer di Jepang.

Menurut pengalaman saya di Jepang, saya makan lebih banyak hidangan berbahan daging daripada ikan. Dari resep yang saya coba, saya ingin menyoroti:
- Nikuman - roti kukus isi daging.
- Gyudon - nasi dengan daging.
- Niku udon - udon dengan daging;
- Niku soba - soba dengan daging;
- Yakitori - sate ayam atau unggas.
- Tonkatsu - daging babi berbalut tepung;
- Gyoza, yakisoba, dan berbagai resep lainnya juga mengandung daging;
Dengan demikian, kita dapat menyimpulkan bahwa:
- Daging di Jepang lebih murah daripada di banyak negara;
- Daging cukup mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari;
- Orang Jepang sering makan di luar dan mencoba berbagai hidangan;
- Daging biasanya hanya menjadi salah satu bagian dari resep yang lebih besar;
- Daging impor sering lebih murah daripada daging Jepang kelas atas;
- Daging sering dijual dalam porsi 100 gram;
- Daging adalah bagian umum dari masakan Jepang;
Nama Potongan Daging dalam Bahasa Jepang
Di bawah ini ada daftar nama potongan daging utama dalam bahasa Jepang.
| Pundak | 肩ロース | kata roosu |
| Daging di sekitar iga | バラ | bara |
| Sirloin | サーロイン | saaroin |
| Iga dan sirloin iga | リブロース | ribu roosu |
| Ujung iga | 骨付バラ肉 | honetsuki baraniku |
| Paha belakang keras | 外もも | sotomomo |
| Paha belakang lembut | 内もも | uchimomo |
| Brisket | コブ肉 | kobu niku |
| Filet mignon | ヒレ | hire |
| Tengah has luar | ランプ | ranpu |
| Otot | すね | sune |
| Bagian paha dan puncak has dalam | しんたま | shintama |
| Peixinho | ミスジ | misuji |
| Leher | ネック | necku |
| Picanha | イチボ | ichibo |
| Ekor | テール | teeru |
| Raquete | トンビ | tonbi |
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar