Suki Desu
Kebijakan Editorial
Suki Desu telah menerbitkan konten tentang Jepang, bahasa Jepang, dan budaya sejak 2014. Halaman ini menjelaskan bagaimana konten tersebut diproduksi, ditinjau, dan dipelihara.
Diperbarui pada 19 Juni 2026
Siapa yang berada di balik konten
Suki Desu didirikan oleh Kevin Henrique, lahir pada tahun 1995, yang mulai belajar bahasa Jepang sejak masa remaja karena anime, gim, dan musik — dan mengubah proses tersebut menjadi blog publik pada tahun 2014. Menerbitkan secara terbuka memaksa kita untuk memverifikasi apa yang kita tulis. Prinsip itu menjadi pedoman situs ini hingga hari ini.
Pada Oktober 2016, Kevin mengunjungi Jepang secara langsung. Pengalaman langsung tersebut menjadi dasar pertimbangan editorial mengenai apa yang relevan, apa yang terlalu disederhanakan, dan apa yang layak untuk diperdalam.
- Tentang proyek ini: /sobre/
- Profil penulis: /autor/kevin-henrique/
Bagaimana kami memproduksi konten
Setiap artikel dimulai dengan pertanyaan konkret yang kemungkinan besar dimiliki oleh pembaca. Riset dilakukan melalui sumber primer — dokumen resmi, lembaga kebudayaan, materi ajar bahasa Jepang — dan sumber khusus dengan rekam jejak yang dapat diverifikasi.
Untuk topik bahasa Jepang — kosakata, tata bahasa, hiragana, katakana, kanji — titik awalnya adalah materi rujukan yang sudah mapan, bukan terjemahan otomatis atau adaptasi dari sumber kedua. Untuk budaya, anime, manga, dan perjalanan, pengalaman editorial yang terkumpul sejak 2014 menjadi bagian aktif dari prosesnya.
Tingkat kedalaman yang dituju melampaui apa yang dapat diberikan oleh pencarian cepat.
Penggunaan kecerdasan buatan dengan pengawasan manusia
Suki Desu menggunakan perangkat AI untuk mendukung riset, penyusunan rencana liputan, dan produksi konten dalam skala besar — terutama untuk versi dalam berbagai bahasa, yang diperluas sejak 2020. AI mempercepat pekerjaan, tetapi tidak mengambil keputusan editorial.
Seluruh konten yang diterbitkan melalui kurasi dan pengawasan editorial oleh manusia sebelum tayang, termasuk verifikasi keakuratan faktual, kesesuaian dengan gaya bahasa situs, dan konsistensi dengan apa yang dibela oleh Suki Desu. Naskah yang dihasilkan dengan AI yang tidak melalui tahap ini tidak akan diterbitkan.
Tanggung jawab atas apa yang diterbitkan ada pada editor, bukan pada perangkatnya.
Kriteria sumber dan rujukan
Ketika sebuah artikel didasarkan pada data tertentu — statistik, aturan tata bahasa yang diperdebatkan, informasi historis — sumbernya dicantumkan langsung di dalam teks atau dalam catatan. Kami mengutamakan sumber resmi (pemerintah Jepang, Japan Foundation, universitas), publikasi khusus, dan materi ajar yang banyak digunakan dalam pengajaran bahasa Jepang.
Sumber sekunder digunakan ketika sumber primer berbahasa Jepang dan terjemahan langsung bermanfaat bagi pembaca — dalam kasus tersebut, asal usulnya dicantumkan. Kami tidak mengutip sebagai rujukan konten yang tidak diverifikasi secara independen.
Untuk topik opini, analisis, atau rekomendasi — ulasan produk, penilaian kursus, daftar anime — sifat opininya bersifat eksplisit. Pembaca tahu bahwa mereka sedang membaca sebuah perspektif editorial, bukan fakta yang dapat diverifikasi.
Proses peninjauan dan perbaikan kesalahan
Konten Suki Desu ditinjau secara berkala. Topik yang berubah seiring waktu — aturan visa untuk Jepang, informasi harga, acara budaya — diperbarui ketika perubahan tersebut memengaruhi kegunaan artikel bagi pembaca.
Ketika seorang pembaca menunjukkan ketidaktepatan disertai bukti, perbaikan akan dilakukan. Jika perubahannya bersifat substantif, artikel tersebut akan diberi catatan pembaruan beserta tanggalnya. Bagian yang keliru tidak dihapus secara diam-diam — transparansi mengenai perbaikan merupakan bagian dari kredibilitas konten.
Untuk melaporkan kesalahan atau menyarankan perbaikan, gunakan halaman kontak. Pesan yang menyertakan tautan artikel dan menunjukkan bagian yang dimaksud akan diprioritaskan.
- Halaman kontak: /contato/
Independensi editorial dan iklan
Suki Desu didukung oleh iklan, terutama melalui Google AdSense. Iklan muncul di halaman-halaman situs — dan pendapatan tersebut menopang operasional proyek ini sejak diresmikan pada tahun 2015.
Pemisahan antara iklan dan konten editorial bersifat mutlak. Pengiklan tidak menentukan topik liputan, tidak memengaruhi opini, dan tidak memiliki akses terhadap proses produksi. Tidak ada artikel yang dibuat, diubah, atau dihapus karena tekanan komersial.
Kemitraan dan kolaborasi eksternal, jika ada, diidentifikasi sebagaimana adanya. Konten bersponsor ditandai dengan jelas. Tidak adanya penandaan tersebut menunjukkan bahwa konten itu murni bersifat editorial.
Cakupan dan liputan tematik
Suki Desu meliput bahasa Jepang (hiragana, katakana, kanji, tata bahasa, kosakata), budaya Jepang, anime, manga, dunia otaku, perjalanan ke Jepang, hal-hal menarik, gim asal Jepang, dan, dalam skala yang lebih kecil, budaya Korea serta budaya Asia secara umum. Proyek ini juga memelihara sebuah kursus bahasa Jepang dan kamus multibahasa.
Situs ini tidak meliput politik dalam negeri Jepang, keuangan, kesehatan, atau kedokteran. Ketika sebuah artikel menyinggung topik yang memerlukan kualifikasi profesional tertentu — seperti persoalan hukum mengenai visa — hal itu dinyatakan secara eksplisit, dan pembaca diarahkan untuk mencari sumber yang berkompeten.
Topik di luar kompetensi editorial yang ditetapkan oleh rekam jejak proyek ini tidak diterbitkan hanya untuk memenuhi volume.
- Kursus bahasa Jepang: /curso-de-japones/
Kontak editorial
Saran topik liputan, perbaikan, pertanyaan tentang proses editorial atau tentang bagaimana Suki Desu menangani suatu topik tertentu dapat dikirim melalui halaman kontak. Pesan editorial dibaca dan dibalas dengan prioritas.
- Halaman kontak: /contato/