Apakah Anda mengenal produk dan makanan Japang yang berasal dari kedelai? Semua orang tahu bahwa kedelai menawarkan banyak manfaat kesehatan, sehingga orang Jepang bisa menjaga kulitnya tetap muda dan hidup melebihi 100 tahun.
Kedelai adalah makanan yang tidak disukai kebanyakan orang, baik karena rasanya maupun karena kesaksian umum. Faktanya, hal ini tidak terjadi di Asia, terutama di Jepang.
Kedelai dalam bahasa Jepang disebut daizu [大豆] dan sangat hadir dalam masakan Jepang. Dalam artikel ini, kami juga akan menyebutkan makanan lain yang bukan berasal dari Jepang, tetapi berbahan dasar kedelai.
Kami sarankan membaca: Rahasia kecantikan, kurus, dan panjang umur orang Jepang
Daftar Isi
Shoyu – Kecap Asin Jepang
Shōyu [醤油] adalah saus yang dibuat dari campuran kedelai, sereal panggang, air, dan garam laut, dan hadir di hampir seluruh masakan Jepang. Terdapat berbagai jenis kecap asin, mulai dari yang manis hingga yang asin.
Kecap asin shoyu dapat digunakan pada makanan penutup, daging, sushi, nasi, atau apa saja. Di Jepang, banyak makanan yang dibuat menggunakan kecap asin sebagai bahan, bahkan cokelat dan camilan gurih.

Natto – Kedelai Fermentasi
Natto (なっとう | 纳豆) – Natto dibuat dari kedelai fermentasi dan dicirikan oleh bau yang kuat dan penampilan yang lengket. Ini adalah makanan yang banyak dikonsumsi di Jepang, terutama untuk sarapan, dicampur dengan nasi putih dan telur mentah. Ia sangat kaya protein, dan merupakan sumber nutrisi besar di Jepang feodal.
Natto dibuat dari kedelai fermentasi dan dicirikan oleh bau yang kuat dan penampilan yang lengket. Ini adalah makanan yang banyak dikonsumsi di Jepang, terutama untuk sarapan, dicampur dengan nasi putih dan telur mentah. Ia sangat kaya protein, dan merupakan sumber nutrisi besar di Jepang feodal.

Tofu – Keju Kedelai
Tofu [豆腐] adalah makanan yang diproduksi dari kedelai. Memiliki tekstur yang kenyal mirip dengan keju, rasa yang lembut, warna putih krem, dan disajikan dalam bentuk kubus putih.
Ia bahkan disebut keju kedelai. Proses pembuatannya adalah dari susu kedelai. Dalam masakan Asia, tofu digunakan dalam segala jenis resep, baik manis maupun asin. Bisa dimakan mentah, digoreng, dimasak dalam sup atau saus, dikukus, diisi dengan berbagai bahan, atau difermentasi seperti acar.
Missoshiru – Sup Miso
Sup miso atau missoshiru [味噌汁|] adalah hidangan yang sering dikonsumsi oleh orang Jepang. Biasanya disiapkan dengan kedelai, hondashi, tofu, daun bawang; terkadang ditambahkan sayuran lain.
“Misoshiru” disajikan sebelum hidangan utama dan harus dikonsumsi panas. Kata “missoshiru” berarti kaldu kedelai fermentasi, terdiri dari dua kata di mana misso berarti “kedelai fermentasi” dan shiru berarti “kaldu”.
Ini adalah salah satu hidangan paling sehat di Jepang dan menjadi bagian dari diet Jepang untuk sarapan, makan siang, dan makan malam. Ada variasi dengan daging babi yang disebut tonjiru dan banyak lainnya, semuanya lezat dan enak.
Kami sarankan membaca:

Makanan Lain yang Berasal dari Kedelai
Susu Kedelai – Minuman yang dibuat dari biji kedelai. Ini membantu mengurangi lemak tubuh dan merupakan pilihan bagi mereka yang memiliki masalah kolesterol atau alergi susu. Mungkin tidak terlalu populer di Brasil, namun di Jepang konsumsinya cukup tinggi, baik murni maupun dalam masakan.
Edamame [枝豆] – Secara harfiah Kedelai Hijau, adalah hidangan yang dibuat dengan biji kedelai yang masih di polong, biasanya ditemukan di Jepang, Hawaii, Cina, dan Korea. Polongnya direbus dalam air dengan bumbu (seperti garam) dan disajikan utuh.

Okara – Bukan makanan, tetapi adalah sisa yang tersisa dari proses pembuatan susu kedelai, atau susu nabati lainnya. Setelah proses pembuatan, serat dan beberapa nutrisi sisa tetap di filter Mesin susu kedelai, yang menghasilkan okara. Okara dapat digunakan untuk memperkaya sup, dicampur ke dalam adonan roti, bakso, burger, dan makanan lainnya.
Tempeh – adalah makanan fermentasi dengan jamur dari genus “Rhizopus”, dari biji kedelai putih Indonesia, dengan aroma kacang-kacangan dan tekstur padat dan sedikit seperti daging. Ini merupakan makanan yang kuat, dengan rasa yang lebih intens daripada turunan kedelai lainnya.

Nah, ini hanya dasar-dasarnya, karena pada dasarnya di sebagian besar resep dan makanan Jepang, digunakan sesuatu yang berbahan dasar kedelai, meskipun hanya shoyo atau tofu. Sehingga kedelai menjadi bahan yang tak terpisahkan dalam masakan Jepang.
Luar biasa bagaimana orang Jepang bisa membuat sesuatu yang menurut saya pribadi rasanya tidak enak, menjadi makanan yang lezat dan enak. Bagaimana menurut Anda tentang kedelai dalam masakan Jepang?


Tinggalkan Balasan