Peta di ponsel dapat membawa Anda ke alamat yang tepat, tetapi satu pertanyaan pendek sering menyelamatkan saat papan petunjuk, mesin tiket, atau menu tidak terasa ramah. Beberapa kata bahasa Jepang sudah cukup untuk membuat perjalanan bergerak lagi.
Jangan mencoba menghafal semuanya sekaligus. Simpan frasa yang benar-benar akan dipakai, lalu pahami kata di dalamnya agar Anda bisa mengganti nama tempat, makanan, atau tujuan sesuai keadaan.
Daftar isi 7
Memulai percakapan dan bertanya
すみません (sumimasen) adalah pembuka yang sangat berguna: dapat berarti permisi atau maaf, tergantung situasinya. Ucapkan sebelum bertanya kepada staf, orang di jalan, atau petugas stasiun.
- ですか (desu ka) — akhiran sopan untuk membentuk pertanyaan.
- どこ (doko) — di mana.
- なに (nani) — apa.
- どうして (doushite) — mengapa.
- どうした (doushita) — ada apa?; bentuk santai, bukan pilihan pertama kepada orang asing.
- いつ (itsu) — kapan.
- 時間 (jikan) — waktu atau jam.
- 質問 (shitsumon) — pertanyaan.
- だれ (dare) — siapa.
- ここ (koko) — di sini.
- いくら (ikura) — berapa harganya.
Rumus yang mudah dipakai ialah sumimasen, ___ wa doko desu ka? Artinya kira-kira, “Permisi, di mana ___?” Isi bagian kosong dengan eki untuk stasiun, toire untuk toilet, atau konbini untuk toko serba ada.
Mencari tempat
Nama tempat berikut membantu ketika Anda membaca petunjuk atau menyebut tujuan kepada orang lain.
- トイレ (toire) — toilet atau kamar mandi.
- 手洗い (tearai) — tempat cuci tangan; juga dapat muncul pada penanda toilet.
- 試着室 (shichakushitsu) — ruang pas.
- ホテル (hoteru) — hotel.
- 空港 (kūkō) — bandara.
- 駅 (eki) — stasiun.
- 大学 (daigaku) — universitas.
- 本屋 (honya) — toko buku.
- 家 (ie / uchi) — rumah.
- タクシー (takushī) — taksi.
- レストラン (resutoran) — restoran.
- コンビニ (konbini) — toko serba ada.
- スーパー (sūpā) — supermarket.
- 公園 (kōen) — taman.
- 警察 (keisatsu) — polisi.
- 温泉 (onsen) — pemandian air panas.

Kereta, taksi, dan arah
Stasiun adalah tempat yang paling sering membuat wisatawan perlu bertanya. Jangan berhenti pada kata tunggal: beberapa kalimat utuh lebih cepat dipahami daripada menunjuk layar tanpa konteks.
- 切符はどこで買えますか (kippu wa doko de kaemasu ka) — di mana saya bisa membeli tiket?
- 何番線ですか (nanbansen desu ka) — peron nomor berapa?
- この電車は京都に行きますか (kono densha wa Kyōto ni ikimasu ka) — apakah kereta ini menuju Kyoto?
- 次の駅は何ですか (tsugi no eki wa nan desu ka) — apa stasiun berikutnya?
- まっすぐです (massugu desu) — lurus saja.
- 右です (migi desu) — di sebelah kanan.
- 左です (hidari desu) — di sebelah kiri.
- ここで止めてください (koko de tomete kudasai) — tolong berhenti di sini.
Jika tidak memahami jawaban, gunakan もう一度お願いします (mō ichido onegai shimasu) untuk meminta pengulangan, atau ゆっくり話してください (yukkuri hanashite kudasai) untuk meminta lawan bicara berbicara lebih pelan.
Kata dan frasa saat makan
Saat memesan, menunjuk menu sambil mengatakan これをください (kore o kudasai) — “yang ini, tolong” — jauh lebih jelas daripada hanya menyebut satu kata. Daftar ini membantu Anda mengenali hal-hal dasar di restoran atau konbini.
- おなかすいた (onaka suita) — saya lapar; bentuk santai.
- 食べます (tabemasu) — makan; bentuk sopan.
- 飲みます (nomimasu) — minum; bentuk sopan.
- 水 (mizu) — air.
- 飲み物 (nomimono) — minuman.
- 食べ物 (tabemono) — makanan.
- 美味しい (oishii) — enak.
- まずい (mazui) — tidak enak; pakai dengan hati-hati karena terdengar langsung.
- いただきます (itadakimasu) — diucapkan sebelum makan.
- ごちそうさまでした (gochisōsama deshita) — diucapkan setelah makan.
- お水をください (omizu o kudasai) — air, tolong.
- お会計お願いします (okaikei onegai shimasu) — tagihannya, tolong.
Meminta bantuan saat darurat
Dalam situasi mendesak, kalimat sederhana lebih berguna daripada banyak kosakata. Sebutkan bantuan yang dibutuhkan dan tunjukkan alamat atau dokumen bila Anda memilikinya.
- 助けてください (tasukete kudasai) — tolong bantu saya.
- わかりません (wakarimasen) — saya tidak mengerti atau tidak tahu; sopan.
- わからない (wakaranai) — saya tidak mengerti; bentuk santai.
- やめて! (yamete!) — berhenti!
- だめ (dame) — tidak boleh atau tidak baik.
- 危ない (abunai) — berbahaya.
- 危険 (kiken) — bahaya.
- ください (kudasai) — tolong; dipakai setelah benda atau tindakan yang diminta.
- お願いします (onegai shimasu) — tolong; ungkapan sopan untuk meminta sesuatu.
- ありがとうございます (arigatō gozaimasu) — terima kasih banyak.
- すみません (sumimasen) — permisi atau maaf.
- ごめんなさい (gomennasai) — maaf; lebih pribadi dan lebih kuat.
- 病院はどこですか (byōin wa doko desu ka) — di mana rumah sakit?
Salam dan kata dasar yang sering muncul
Salam membuat percakapan terasa lebih wajar. Namun, beberapa kata ganti yang sering diajarkan kepada pemula tidak selalu perlu dipakai: dalam bahasa Jepang, nama orang atau subjek yang tersirat kerap lebih alami.
- おはようございます (ohayō gozaimasu) — selamat pagi.
- こんにちは (konnichiwa) — halo atau selamat siang.
- こんばんは (konbanwa) — selamat malam saat menyapa.
- おやすみなさい (oyasuminasai) — selamat malam sebelum tidur.
- ではまた (dewa mata) — sampai jumpa lagi.
- また明日 (mata ashita) — sampai besok.
- さようなら (sayōnara) — selamat tinggal; tidak perlu dipakai untuk setiap perpisahan singkat.
- じゃね (ja ne) — sampai jumpa; santai, untuk teman atau orang akrab.
- 私 (watashi) — saya.
- あなた (anata) — kamu/Anda; sering lebih baik memakai nama orang atau menghilangkan subjek.
- 彼 (kare) — dia laki-laki; bisa berarti pacar laki-laki sesuai konteks.
- 彼女 (kanojo) — dia perempuan; bisa berarti pacar perempuan sesuai konteks.
- たち (tachi) — penanda jamak, misalnya watashitachi berarti kami atau kita.
Jika ingin memahami mengapa subjek sering dihilangkan atau bagaimana susunan kalimat bekerja, lanjutkan ke panduan tentang struktur kalimat bahasa Jepang. Untuk tujuan perjalanan, hafalkan satu frasa lengkap lalu pakai berulang kali sampai terasa nyaman.

Lanjutkan dari kata dasar
Daftar ini adalah titik awal, bukan pengganti latihan. Tambahkan angka agar bisa membaca harga dan nomor peron, kata kerja untuk memahami tindakan, serta kosakata makanan dan pakaian sesuai rencana perjalanan Anda.
- Kata kerja dasar
- Kata sifat dasar
- Angka dalam bahasa Jepang
- Kosoado untuk menunjuk benda dan tempat
- Pakaian dan aksesori
- Kosakata makanan
Pilih lima sampai sepuluh frasa yang paling dekat dengan rencana Anda, ucapkan bersama romanisasi dan aksara Jepang, lalu tambah daftar sedikit demi sedikit. Saat Anda perlu bertanya arah atau memesan makanan, frasa pendek yang sudah akrab akan jauh lebih berguna daripada daftar panjang yang belum pernah dipakai.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar