Partikel kara (から) dan made (まで) termasuk pola dasar yang sangat sering muncul sejak level N5. Keduanya dipakai untuk menunjukkan titik awal dan titik akhir, baik dalam waktu, tempat, maupun batas suatu tindakan. Karena itu, memahami pasangan ini sejak awal akan membuat banyak kalimat bahasa Jepang terasa jauh lebih jelas.
Secara sederhana, kara menandai awal, sedangkan made menandai batas akhir. Saat keduanya dipakai bersama, artinya biasanya setara dengan “dari ... sampai ...”. Meski terlihat mudah, pemula sering tertukar saat membedakan penggunaan untuk waktu, tempat, dan bentuk yang mirip seperti made ni.

Daftar isi 8
Apa arti kara dan made?
Kara biasanya berarti “dari”, “mulai”, atau “sejak”, tergantung konteksnya. Dalam artikel ini, fokusnya adalah fungsi dasar kara sebagai penanda titik awal pada waktu dan tempat.
Made biasanya berarti “sampai” atau “hingga”. Partikel ini menunjukkan batas akhir dari gerakan, durasi, atau jangkauan sesuatu.
Kalau digabung, polanya menjadi sangat langsung:
A から B まで
A kara B made
dari A sampai B
Itulah sebabnya pola ini muncul terus-menerus dalam kalimat tentang jam kerja, perjalanan, jadwal sekolah, rute kereta, dan durasi kegiatan sehari-hari.
Cara memakai kara (から)
Dalam penggunaan dasarnya, kara diletakkan setelah keterangan waktu atau tempat untuk menunjukkan titik awal. Karena itu, kata yang datang sebelum kara biasanya berupa nomina, nama tempat, atau ekspresi waktu.
インドネシアから来ました。
Indonesia kara kimashita.
Saya datang dari Indonesia.
9時から勉強します。
Ku-ji kara benkyou shimasu.
Saya belajar mulai pukul 9.
Pola ini mudah dikenali: sesuatu dimulai dari satu titik, lalu aktivitas atau perpindahannya dijelaskan setelah itu. Jika Anda masih membangun dasar tata bahasa, ada baiknya juga memahami bagaimana partikel menempel pada nomina dalam kata benda, kata ganti, dan bentuk jamak dalam bahasa Jepang.
Perlu dicatat bahwa kara tidak selalu berarti “dari”. Dalam pola lain, kara juga bisa berarti “karena” atau “setelah”. Namun, untuk topik dasar kara dan made, penggunaan yang paling penting adalah sebagai penanda titik awal.
Cara memakai made (まで)
Jika kara membuka titik awal, maka made menutup batas akhirnya. Partikel ini dipakai untuk menunjukkan sampai di mana sesuatu berlangsung, bergerak, atau berlaku.
駅まで歩きます。
Eki made arukimasu.
Saya berjalan sampai stasiun.
夜中まで勉強しました。
Yonaka made benkyou shimashita.
Saya belajar sampai tengah malam.
子どもから大人まで楽しめます。
Kodomo kara otona made tanoshimemasu.
Bisa dinikmati dari anak-anak sampai orang dewasa.
Contoh terakhir penting karena menunjukkan bahwa made tidak terbatas pada waktu dan tempat. Ia juga bisa menandai jangkauan atau cakupan, misalnya dari satu kelompok sampai kelompok lain.

Pola から〜まで yang paling sering dipakai
Dalam praktik sehari-hari, pola kara made biasanya muncul dalam tiga situasi berikut:
| Fungsi | Pola | Contoh |
|---|---|---|
| Rentang waktu | jam / hari + kara ... made | 9時から5時まで働きます。 |
| Rute atau jarak | tempat + kara ... made | 東京から大阪まで行きます。 |
| Cakupan | A kara B made | 学生から先生まで参加します。 |
Karena sangat umum, pola ini juga sering berdekatan dengan partikel lokasi dan arah. Jika Anda ingin membandingkan nuansanya, lanjutkan juga ke pembahasan partikel へ, に, dan で, terutama untuk kalimat tentang tujuan dan perpindahan.
Perbedaan made dan made ni
Ini salah satu bagian yang paling sering membingungkan pemula. Made berarti “sampai” sebagai batas akhir yang benar-benar berlangsung hingga titik itu. Sementara made ni berarti “paling lambat sebelum” atau “sebelum batas waktu tersebut”.
10時まで帰ります。
Juu-ji made kaerimasu.
Saya pulang sampai pukul 10.
10時までに帰ります。
Juu-ji made ni kaerimasu.
Saya pulang paling lambat pukul 10.
Perbedaannya kecil di permukaan, tetapi maknanya tidak sama. Kalimat pertama menekankan batas akhir durasi. Kalimat kedua menekankan tenggat waktu.
Kesalahan yang sering dibuat pemula
- Menyamakan made dengan made ni. Padahal keduanya punya fungsi berbeda.
- Memakai kara tanpa titik awal yang jelas. Kata sebelum kara sebaiknya benar-benar menunjukkan waktu, tempat, atau sumber.
- Menerjemahkan terlalu harfiah. Dalam bahasa Indonesia, “hingga” kadang terdengar kaku, sehingga “sampai” lebih alami untuk banyak contoh.
- Mengabaikan konteks partikel lain. Dalam kalimat perjalanan, kara dan made sering bekerja bersama partikel tujuan, lokasi, atau verba gerak.
Kalau Anda mengingat satu hal, ingat ini: kara membuka titik awal dan made menutup batas akhirnya. Saat pola itu terasa natural, membaca banyak kalimat dasar bahasa Jepang akan menjadi jauh lebih mudah.
Ringkasan cepat
- kara dipakai untuk menunjukkan titik awal.
- made dipakai untuk menunjukkan batas akhir.
- kara ... made berarti “dari ... sampai ...”.
- Pola ini paling sering dipakai untuk waktu, tempat, dan cakupan.
- made berbeda dari made ni, yang berarti tenggat atau batas paling lambat.
Dengan memahami pasangan ini, Anda tidak hanya bisa menyusun kalimat yang lebih tepat, tetapi juga lebih cepat menangkap arti jadwal, rute, dan durasi saat membaca atau mendengar bahasa Jepang.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar