Di toko Jepang, “pakai kaos” dan “pakai sepatu” jarang memakai kata kerja yang sama. Bahasa Jepang membagi tindakan mengenakan pakaian menurut bagian tubuh—dan itu yang paling sering membuat pembelajar bingung di kasir, di kamar pas, atau saat membaca label.
Di sini Anda akan menemukan kosakata pakaian dan aksesoris yang berguna, plus cara membedakan 着る (kiru), 履く (haku), dan かぶる (kaburu), termasuk bentuk 〜ている untuk mengatakan bahwa seseorang sedang mengenakan sesuatu. Sebelum itu, sedikit soal ukuran Jepang—biar S/M/L di label tidak mengecoh.
Daftar isi 8
Ukuran pakaian di Jepang
Jepang memakai sistem ukuran sendiri. Label S, M, L di Uniqlo, GU, atau merek lain tidak selalu sama dengan ukuran Eropa atau AS, dan nomor genap Jepang (5, 7, 9…) untuk wanita sering lebih “sempit” dari yang dibayangkan. Tabel di bawah hanya referensi umum: setiap merek punya pola potongan berbeda, jadi ukur dada/pinggang/pinggul dalam cm dan bandingkan dengan label produk.
Tabel konversi di bawah ini biasanya dipakai sebagai acuan kasar untuk kaos dan atasan.
Tabel konversi kaos (referensi)
| Ukuran | Dada (cm) | Pinggang (cm) | Tinggi (cm) | Eropa | USA |
|---|---|---|---|---|---|
| S | 82–90 | 72–80 | 158–165 | 36 | 14 |
| M | 87–95 | 79–87 | 165–175 | 38 | 15 |
| L | 92–100 | 86–94 | 175–185 | 40 | 16 |
Tabel berikut lebih sering muncul pada pakaian wanita (dan beberapa line uniseks), dengan nomor Jepang di samping huruf:
| Ukuran huruf | Nomor Jepang | Dada (cm) | Pinggang (cm) | Pinggul (cm) |
|---|---|---|---|---|
| SS/XS | 3 | 75–78 | 58–62 | 81–84 |
| S | 5 | 78–81 | 62–66 | 85–88 |
| S | 7 | 82–85 | 67–69 | 89–92 |
| M | 9 | 86–88 | 70–72 | 92–96 |
| L | 11 | 89–92 | 72–76 | 96–100 |
| LL/XL | 13 | 92–96 | 77–80 | 100–104 |
| LLL/XXL | 15 | 96–102 | 81–86 | 104–108 |
| 4L/3X | 17 | 103–106 | 89–93 | 109–113 |
| 5L/4X | 19 | 106–109 | 93–97 | 114–118 |
| 6L/5X | 21 | 110–115 | 98–101 | 119–123 |
Ingat: kami juga punya artikel tentang ukuran payudara dan bra di Jepang—berguna kalau belanja lingerie atau atasan ketat.
Kosakata pakaian dan aksesoris dalam bahasa Jepang
- 衣服 (ifuku) — pakaian (umum, sedikit formal)
- 服 (fuku) — baju / pakaian (kata sehari-hari yang paling sering muncul)
- 衣料品 (iryōhin) — barang sandang / pakaian jadi
- 着物 (kimono) — kimono
- 浴衣 (yukata) — yukata (kimono musim panas dari katun, dipakai di festival atau ryokan—bukan “jubah mandi”)
- 帯 (obi) — obi (ikat pinggang kimono/yukata)
- 下駄 (geta) — geta (sandal kayu tradisional)
- 眼鏡 (megane) — kacamata
- コート (kōto) — mantel / coat
- オーバー (ōbā) — overcoat
- スーツ (sūtsu) — setelan jas
- 背広 (sebiro) — setelan pria (jas + celana, istilah lebih klasik)
- レインコート (reinkōto) — jas hujan
- 上着 (uwagi) — atasan / jaket luar
- 下着 (shitagi) — pakaian dalam
- パンツ (pantsu) — celana dalam (di Jepang modern; jangan disamakan dengan “pants” bahasa Inggris)
- ブラジャー (burajā) — bra
- 水着 (mizugi) — baju renang
- ジャケット (jaketto) — jaket
- パジャマ (pajama) — piyama
- ブレザー (burezā) — blazer
- ブラウス (burausu) — blus
- ドレス (doresu) — gaun / dress
- ワンピース (wanpīsu) — one-piece (gaun satu potong)
- ズボン (zubon) — celana panjang
- 半ズボン (hanzubon) — celana pendek
- ショーツ (shōtsu) — shorts
- スラックス (surakkusu) — slacks (celana formal longgar)
- ジーンズ (jīnzu) — jeans
- スカート (sukāto) — rok
- シャツ (shatsu) — kemeja
- Tシャツ (tīshatsu) — kaos oblong / T-shirt
- ワイシャツ (waishatsu) — kemeja (biasanya putih / formal, dari “white shirt”)
- セーター (sētā) — sweater
- カーディガン (kādigan) — cardigan
- トレーナー (torēnā) — sweater training / sweatshirt
- 帽子 (bōshi) — topi
- イヤリング (iyaringu) — anting jepit
- ピアス (piasu) — anting / tindik telinga
- ネックレス (nekkuresu) — kalung
- ネクタイ (nekutai) — dasi
- スカーフ (sukāfu) — syal / scarf
- 指輪 (yubiwa) — cincin
- ベルト (beruto) — ikat pinggang
- 靴 (kutsu) — sepatu
- 靴下 (kutsushita) — kaos kaki
- スニーカー (sunīkā) — sneakers
- スリッパ (surippa) — sandal rumah / slippers
- サンダル (sandaru) — sandal
- ハイヒール (haihīru) — sepatu hak tinggi
- ブーツ (būtsu) — boots
Memakai pakaian dalam bahasa Jepang — kata kerja
Dalam bahasa Indonesia kita bilang “memakai” untuk hampir semuanya. Bahasa Jepang lebih spesifik: kata kerjanya berganti sesuai apa yang dikenakan dan di bagian tubuh mana.
Bentuk 〜ている (sedang / dalam keadaan mengenakan)
Untuk mengatakan bahwa seseorang sedang memakai sesuatu (keadaan), bentuk te + いる / います adalah yang paling umum:
| Romaji | Kana / kanji | Dipakai untuk |
|---|---|---|
| kite iru / imasu | 着ている / 着ています | pakaian dari pinggang ke atas / seluruh tubuh (kaos, kemeja, gaun, kimono…) |
| haite iru / imasu | 履いている / 履いています | dari pinggang ke bawah + sepatu/kaos kaki (celana, rok, sepatu…) |
| kabutte iru / imasu | かぶっている / かぶっています | di kepala (topi, helm, tudung…) |
Bentuk 〜ている di sini menggambarkan keadaan “sudah dikenakan / sedang dikenakan”, mirip “is wearing” dalam bahasa Inggris—bukan kata sifat.

Bentuk kamus dan bentuk masu (kebiasaan / tindakan)
| Romaji (informal / formal) | Kana / kanji | Penggunaan |
|---|---|---|
| kiru / kimasu | 着る / 着ます | mengenakan atasan / pakaian tubuh |
| haku / hakimasu | 履く / 履きます | mengenakan bawahan, sepatu, kaos kaki |
| kaburu / kaburimasu | かぶる / かぶります | mengenakan di kepala |
Bentuk kamus atau masu dipakai untuk kebiasaan, rencana, atau tindakan “mengenakan” itu sendiri. Contoh nuansa: “Dia biasanya memakai kemeja” vs “Dia sedang memakai kemeja sekarang” (〜ている).

Kata kerja lain untuk memakai aksesoris
Selain tiga pola utama, aksesoris punya pasangan kata kerja sendiri. Hafalkan frasa utuh—lebih aman daripada menerjemahkan “memakai” secara literal:
- 帽子をかぶる (bōshi o kaburu) — memakai topi
- めがねをかける (megane o kakeru) — memakai kacamata
- イヤリングをつける (iyaringu o tsukeru) — memakai anting
- ネクタイを締める (nekutai o shimeru) — memakai / mengikat dasi
- スカーフを巻く (sukāfu o maku) — melilitkan syal
- 手袋をはめる (tebukuro o hameru) — memakai sarung tangan
- 指輪をはめる (yubiwa o hameru) — memakai cincin
- 時計をする (tokei o suru) — memakai jam tangan
- シャツを着る (shatsu o kiru) — memakai kemeja
- ズボンをはく (zubon o haku) — memakai celana
- 靴を履く (kutsu o haku) — memakai sepatu
- kaburu — memasang di kepala
- kakeru — “menggantungkan” (kacamata, dan beberapa benda lain)
- tsukeru — menempelkan / memasang (anting, lencana…)
- shimeru — mengikat (dasi, ikat pinggang dalam konteks tertentu)
- maku — melilitkan (syal, bandage…)
- hameru — memasukkan / memasang (cincin, sarung tangan)
- kiru — mengenakan di tubuh (atasan / pakaian utama)
- haku — mengenakan di kaki / bawahan
Contoh kalimat tentang pakaian
彼は帽子をかぶっています Kare wa bōshi o kabutte imasu
Dia sedang memakai topi.
私はシャツを着ています Watashi wa shatsu o kite imasu
Saya sedang memakai kemeja.
彼女はズボンを履いていません Kanojo wa zubon o haite imasen
Dia (perempuan) tidak sedang memakai celana panjang.
彼女はいつもこざっぱりした服を着ている。 Kanojo wa itsumo kozappari shita fuku o kite iru.
Dia selalu berpakaian rapi.
彼女はグリーンのドレスを着ていた。 Kanojo wa gurīn no doresu o kite ita.
Dia memakai gaun hijau.
今日はスーツを着ています Kyō wa sūtsu o kite imasu
Hari ini saya sedang memakai setelan.
私は帽子をかぶります Watashi wa bōshi o kaburimasu
Saya akan / biasa memakai topi. (tindakan atau kebiasaan—bukan “sedang memakai”)
この着物を着ませんか。 Kono kimono o kimasen ka.
Mau coba kimono ini? / Tidak mau memakai kimono ini?
休日に着る手頃な着物を今選んでいるところです。 Kyūjitsu ni kiru tegorona kimono o ima erande iru tokoro desu.
Sekarang saya sedang memilih kimono yang cocok untuk dikenakan saat libur.
雨が降ったり雪が降ったりすると、私はいつもブーツを履きます。 Ame ga futtari yuki ga futtari suru to, watashi wa itsumo būtsu o hakimasu.
Kalau hujan atau salju, saya selalu memakai boots.
その少年は運動靴を履くと、外へ走って出て行った。 Sono shōnen wa undō-gutsu o haku to, soto e hashitte dete itta.
Anak itu memakai sepatu olahraga lalu berlari keluar.
Intinya: pilih kata kerja sesuai benda dan bagian tubuh, lalu pakai 〜ている bila yang Anda maksud adalah penampilan orang di depan mata—bukan aksi “memakai” di masa depan.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar