Kanpai – apa arti sebenarnya dari toast Jepang?

Asal-usul, kanji, dan etika di balik toast paling ikonik Jepang.

Kata kanpai adalah ungkapan dalam bahasa Jepang yang digunakan untuk bersulang dengan mengadu gelas, ekuivalen dengan “cheers” atau “selamat” dalam bahasa Indonesia. Sedikit yang tahu, tetapi kata ini punya sejarah panjang dan makna yang jauh lebih dalam, yang akan kita bahas dalam artikel ini.

Entah untuk alasan apa, di teks berbahasa Portugis sering ditulis kampai (dengan huruf M). Itu tidak lebih dari sekadar transliterasi dari bahasa Jepang ke bahasa Portugis, dan bentuk aslinya kanpai jauh lebih tepat dan sudah lazim dipakai di seluruh dunia.

Kanpai ditulis dengan kanji 乾杯. Karakter pertama (乾) berarti “kering” atau “mengosongkan”, sedangkan karakter kedua (杯) berarti “gelas”. Secara harfiah, artinya “mengosongkan gelas” – sebuah ungkapan yang sangat gamblang untuk menggambarkan aksi bersulang. Kata ini juga bisa dipakai sebagai kata kerja untuk tindakan bersulang itu sendiri. Dalam bahasa Mandarin, karakter yang sama digunakan dan diucapkan gānbēi.

Dua gelas sake yang diadu untuk toast kanpai

Di mana dan kapan mengucapkan kanpai?

Dahulu, kanpai secara harfiah berarti mengosongkan gelas dalam satu kali tegukan. Artinya, Anda wajib menghabiskan minuman sekaligus, tetapi untungnya kini aturan itu sudah tidak berlaku lagi.

Saat ini, mengatakan kanpai adalah bagian dari etika yang wajib dijalankan sebelum mulai minum di Jepang. Kalau Anda meneguk minuman sebelum bilang kanpai, hal itu dianggap tidak sopan. Ungkapan ini juga tidak terbatas pada sake saja – bisa dipakai untuk minuman beralkohol apa pun.

Tidak ada rahasia besar: kanpai adalah padanan bahasa Jepang untuk “cheers” atau “selamat”. Anda akan sering mendengar kata ini pada acara akhir tahun yang disebut bōnenkai, tempat rekan kerja, teman, dan keluarga berkumpul untuk minum bersama.

Kata ini juga muncul di setiap pertemuan teman yang melibatkan minuman, apalagi kalau acaranya bakal panjang. Satu hal penting soal etika: saat bersulang, pegang gelas Anda lebih rendah daripada gelas orang yang lebih tinggi statusnya, misalnya atasan Anda.

Di Jepang, rasa hormat kepada yang lebih tua dan atasan sangat dijunjung tinggi. Karena itu, kalau Anda sedang bersulang dengan atasan atau orang yang lebih tua dan dia tidak memulai dengan kanpai, Anda boleh menggunakan ungkapan formal otsukare-sama. Kata ini bukan berarti “selamat”, melainkan mengakui serta menghargai kerja keras orang tersebut.

Sekelompok teman yang mengangkat gelas mereka untuk mengatakan kanpai

Hati-hati dengan kenpai

Dalam acara pemakaman, kata kenpai (献杯) digunakan untuk menghormati orang yang telah wafat. Kalau Anda berada di pemakaman dan ada gelas yang dibagikan, Anda bisa berdiri dan mengatakan kenpai tanpa mengadu gelas dengan orang lain.

Maka dari itu, hati-hati jangan sampai keliru mengatakan kenpai alih-alih kanpai di acara minum bersama teman. Kata lain yang juga sering tertukar karena pengucapannya mirip adalah banzai.

Bagaimana pendapat Anda tentang ungkapan ini? Pernah berkesempatan mengucapkannya? Kami sangat menghargai komentar dan jika Anda mau membagikan artikel ini. Kami juga menyarankan untuk membaca:

Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.