Saya tidak pernah disiplin dalam belajar bahasa Jepang: saya penunda yang ulung dan sulit menyisihkan waktu untuk membaca serta belajar seperti yang saya inginkan. Cara yang berhasil untuk saya, tanpa rasa bosan, adalah menulis untuk situs ini. Saat menyiapkan artikel, saya wajib memahami setiap kalimat sebelum menjelaskannya, dan tuntutan itu mengubah kegiatan membaca menjadi sesi belajar yang sungguh-sungguh.
Berikut cara saya memilih materi, membedah kalimatnya, dan memeriksa apakah yang saya tulis sudah benar. Kalau hasilnya ikut membantu pembelajar lain, itu lebih baik lagi.
Daftar isi 3
Materi apa yang harus dipelajari dan ditulis?
Suki Desu mendorong orang untuk belajar dengan cara yang bebas, langsung menyerap konten dan teksnya. Berikut materi yang paling sering saya kerjakan:
- Belajar dari lagu;
- Belajar dari manga;
- Belajar dari anime;
- Belajar dari teks;
- Belajar dari puisi;
- Belajar dari kanji;
- Belajar dari permainan;
Hampir semua materi atau media bisa dipakai untuk belajar bahasa Jepang, bahkan tanda, pesan, dan label. Untuk melakukan studi ini, periksa setiap kalimat dan kata dari materi yang Anda pilih. Ambil buku catatan atau dokumen Word, tulis kalimatnya, lalu letakkan kata dalam bahasa Jepang, cara bacanya, dan artinya yang terperinci di bawahnya. Hasilnya, kalimat-kalimat itu siap dimasukkan ke Anki.
Bagaimana menulis dan memeriksa setiap kalimat?
Titik awalnya tetap kalimat dari teks atau manga. Lagu Jepang yang kami bedah di situs ini adalah contoh yang baik: kalimatnya pendek, mudah diingat, dan musiknya membantu menjaga ritme di kepala. Lihat contoh kalimat yang dipelajari dalam artikel Terjemahan Lagu Oto No Naru Hou E - Goose House, ending kedua anime Silver Spoon.
でももう平気 ひとりでは背負わないでいいんだよ
Demo mou heiki, hitori de wa seowanai de ii n da yo
Tapi tidak apa-apa, kamu tidak perlu memikulnya sendirian.
- でも: tapi, namun
- もう: sudah, sekarang (menunjukkan perubahan keadaan)
- 平気: tenang, tidak apa-apa; di sini berarti "aku baik-baik saja"
- ひとり: sendiri, satu orang (bentuk umum dari 一人)
- 背負う: memikul di punggung, menanggung beban
- 背負わない: bentuk negatif
Itulah struktur yang saya pakai untuk setiap kalimat dalam materi belajar. Lalu, bagaimana menemukan arti tiap kata dan memahami makna kalimatnya secara utuh? Pertama-tama, jangan hanya memakai satu kamus atau alat terjemahan. Saat menerjemahkan, saya memeriksa arti kata di beberapa tempat:
- Saya mencari kata di Jisho, kamus Jepang-Inggris;
- Saya mengetik kata itu di Google;
- Saya menerjemahkannya dengan Google Translate;
- Saya mengamati penggunaannya di kalimat lain untuk memahami artinya;
- Saya menerjemahkan ke bahasa Indonesia definisi bahasa Inggris dari kata Jepang tersebut;
Banyak kata hanya bisa ditemukan maknanya di situs berbahasa Inggris. Itu bukan masalah: Anda bisa memakai Google Translate untuk menerjemahkan halaman, asalkan berhati-hati agar tidak terjebak perangkap penerjemah otomatis. Karena itu, saya membandingkan arti dari beberapa situs sebelum menetapkan makna yang benar.
Kalau Anda hanya memasukkan kata ke Google untuk mendapatkan terjemahan, pasti akan ada beberapa kesalahan. Namun, jika Anda mencari di beberapa sumber, mendiskusikan maknanya di forum, dan melihat contoh penggunaannya, kemungkinan besar Anda tidak akan berbuat salah. Sambil melakukan semua itu, Anda belajar dan mengingat kata tersebut tanpa memaksakannya.
Ada satu hal yang perlu diingat: lirik lagu kadang memakai tata bahasa yang longgar dan kata yang tidak muncul dalam percakapan sehari-hari. Perlakukan lagu sebagai pelengkap kursus Anda; pola tata bahasa dan kosakata dasarnya lebih baik datang dari materi belajar yang terstruktur.

Manfaat belajar dengan menerjemahkan dan menulis
Menerjemahkan teks dan menulis materi sendiri punya banyak manfaat. Berikut yang paling saya rasakan:
- Anda bisa berbagi apa yang Anda pelajari dan membantu orang lain belajar bahasa Jepang;
- Karena memeriksa arti kata di beberapa sumber, keterampilan meneliti Anda terlatih, hafalan terbantu, dan bahasa Inggris Anda ikut terasah sedikit;
- Menerjemahkan teks dan lagu adalah cara yang baik untuk mengalahkan kebiasaan menunda: belajarnya tetap hidup dan tidak membosankan;
- Dalam pengalaman saya, satu kalimat dari lagu jauh lebih mudah diingat daripada daftar kosakata yang lepas. Idealnya pilih teks yang hanya menyisakan beberapa kata sulit; terlalu banyak kata baru sekaligus membuat latihan melelahkan;
- Karena terus melewati setiap kalimat dan kata, tata bahasa Jepang ikut Anda serap tanpa belajar terpisah;
- Dengan fokus pada makna, bukan pada cara menulis, kanji menempel di ingatan tanpa Anda sadari.
Menulis untuk belajar mengubah kegiatan membaca menjadi kerja aktif: Anda tidak bisa membaca sekilas kalimat yang harus dijelaskan. Mulailah dari satu teks atau lagu yang Anda sukai, bedah beberapa kalimat, lalu cari setiap kata di minimal dua sumber. Ingat, Anda tidak perlu membatasi diri pada cara ini: apa pun yang berkaitan dengan bahasa Jepang atau tentang Jepang bisa menjadi bahan tulisan. xD






Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar