Ada kata yang sering lewat begitu saja saat menonton anime: senpai, filler, tsundere, OVA. Di antara subtitle, komentar penggemar, dan judul Jepang, satu istilah kecil bisa membawa konteks yang jauh lebih besar daripada terjemahan harfiahnya.
Glosarium ini membantu memahami kosakata otaku tanpa menganggap semua kata sebagai genre atau semua penggemar sebagai hal yang sama. Beberapa istilah lahir dari bahasa Jepang sehari-hari, sebagian dari industri manga dan anime, dan sebagian lagi dari kebiasaan fandom di luar Jepang.
Daftar isi 8
Apa arti otaku?
Otaku (オタク) pada dasarnya menunjuk seseorang yang sangat menekuni minat tertentu. Di Jepang, minat itu tidak harus anime atau manga; seseorang dapat dikenal sebagai otaku kereta, kamera, permainan, atau bidang lain. Di luar Jepang, kata ini lebih sering dipakai untuk penggemar anime, manga, gim, dan budaya pop Jepang.
Karena nuansanya berubah menurut tempat dan orang yang mengucapkannya, lebih aman membaca kata ini sebagai penanda kedekatan pada suatu hobi, bukan sebagai label tunggal untuk semua penggemar. Jika ingin mendalami asal pemakaiannya, baca juga artikel kami tentang otaku dan otome.
Istilah dasar anime dan manga
Manga adalah komik. Dalam pemakaian internasional, kata ini biasanya berarti komik dari Jepang; di Jepang sendiri cakupannya lebih luas dan dapat merujuk pada komik secara umum.
Anime berasal dari kata animation. Di luar Jepang, istilah ini lazim dipakai untuk animasi Jepang. Dalam bahasa Jepang, anime juga dapat berarti animasi dari negara mana pun.
Light novel adalah novel berbahasa Jepang yang umumnya mudah dibaca dan sering memakai ilustrasi bergaya manga. Banyak judul kemudian diadaptasi menjadi manga atau anime, tetapi light novel tetap merupakan karya prosa.
Visual novel adalah permainan naratif yang menggabungkan teks, ilustrasi, suara, dan pilihan pemain. Bentuknya beragam: ada yang lurus seperti novel digital, ada pula yang memiliki banyak rute dan akhir cerita.
Eroge adalah singkatan untuk permainan erotis. Istilah ini merujuk pada jenis gim dewasa, bukan nama untuk semua visual novel.
Dōjinshi adalah publikasi independen. Bentuknya bisa manga, novel, atau karya lain yang dibuat dan diterbitkan oleh kelompok maupun kreator mandiri; karya penggemar hanyalah salah satu bagiannya.

Istilah saat membahas manga
Mangaka adalah pembuat manga. Perannya bisa mencakup menulis cerita, menggambar, atau keduanya, sering kali bersama asisten dan editor.
Tankōbon (単行本) adalah volume buku yang mengumpulkan bab-bab manga yang sebelumnya terbit secara berkala. Penulisan tankobon tanpa tanda panjang vokal juga sering ditemukan, tetapi tankōbon lebih dekat dengan romanisasi Jepang.
One-shot adalah cerita manga mandiri yang selesai dalam satu karya. One-shot dapat menjadi cerita utuh atau berfungsi sebagai percobaan sebelum sebuah serial dikembangkan.
Spine atau punggung buku adalah bagian sisi jilid manga yang terlihat ketika volume disusun di rak.

Istilah saat membahas anime
Arc adalah rangkaian bagian cerita yang memiliki konflik atau tujuan tertentu. Satu serial dapat memiliki beberapa arc, dan panjangnya tidak selalu sama.
Season berarti musim atau bagian penayangan sebuah serial. Kata ini juga dipakai untuk musim anime Jepang, misalnya musim musim semi atau musim gugur.
Filler biasanya berarti episode atau alur tambahan yang tidak berasal dari materi utama yang sedang diadaptasi. Istilah ini sering dipakai pada anime panjang, tetapi kualitas sebuah episode tidak ditentukan oleh label filler saja.
OVA adalah singkatan dari Original Video Animation, karya animasi yang awalnya dirilis untuk media rumahan. OAD sering merujuk pada episode animasi yang disertakan bersama edisi khusus manga atau publikasi lain, sedangkan ONA adalah Original Net Animation yang dirilis melalui internet.
Seiyū (声優) adalah pengisi suara dalam bahasa Jepang. Istilah ini lazim dipakai saat membahas pemeran suara anime, gim, atau drama audio.
Demografi bukan selalu genre
Beberapa label yang sering disebut genre sebenarnya lebih tepat dibaca sebagai demografi penerbitan. Label tersebut memberi gambaran pembaca atau pemirsa yang dituju, bukan aturan mutlak tentang isi cerita.
- Kodomo: karya yang terutama ditujukan untuk anak-anak.
- Shōnen: manga atau anime yang dipasarkan terutama kepada remaja laki-laki.
- Shōjo: karya yang terutama ditujukan kepada remaja perempuan.
- Seinen: karya yang umumnya menyasar pembaca laki-laki dewasa.
- Josei: karya yang umumnya menyasar pembaca perempuan dewasa.
Sementara itu, mecha menggambarkan karya yang menonjolkan robot atau mesin, mahō shōjo berpusat pada gadis dengan unsur sihir, dan isekai biasanya membawa tokoh ke dunia lain. Harem dan reverse harem lebih menggambarkan susunan hubungan di dalam cerita daripada demografi pembaca.
Istilah karakter dan kebiasaan fandom
Kawaii (かわいい) berarti imut atau menggemaskan, tetapi maknanya bergantung pada objek dan situasi. Chibi sering dipakai untuk gaya karakter dengan tubuh kecil dan kepala besar, terutama saat adegan komedi atau ekspresi dibuat lebih sederhana.
Moe merujuk pada rasa sayang atau ketertarikan kuat yang dirasakan penggemar terhadap karakter dan ciri tertentu. Karena nuansanya sangat bergantung pada komunitas, kata ini tidak selalu setara dengan sekadar “imut”.
Tsundere menggambarkan karakter yang tampak ketus atau menjaga jarak, lalu memperlihatkan sisi lembut. Yandere menggambarkan kasih sayang yang berubah menjadi posesif atau berbahaya. Keduanya adalah pola karakter dalam fiksi, bukan cara untuk mendiagnosis orang sungguhan.
Waifu dan husbando adalah slang fandom untuk karakter fiksi perempuan atau laki-laki yang sangat disukai. Pemakaiannya santai dan bisa bercanda, jadi maknanya bergantung pada komunitas yang memakainya.
Sapaan Jepang yang sering terdengar
Bahasa Jepang memakai sapaan yang menunjukkan jarak, rasa hormat, atau hubungan sosial. Maknanya tidak selalu dapat diterjemahkan dengan satu kata Indonesia.
- -san: sapaan sopan yang netral, sering dipakai setelah nama.
- -sama: bentuk yang lebih hormat atau formal.
- -chan: bentuk akrab yang kerap dipakai untuk anak-anak, teman dekat, atau nama panggilan.
- -kun: sapaan yang sering dipakai kepada anak laki-laki atau rekan yang lebih muda, bergantung konteks.
- senpai dan kōhai: senior dan junior dalam kelompok seperti sekolah, klub, atau tempat kerja.
- sensei: sebutan untuk guru, dokter, penulis, atau orang yang dihormati karena keahlian tertentu.
Untuk contoh dan konteks yang lebih luas, lihat panduan tentang gelar kehormatan Jepang seperti san, chan, dan kun.

Musik, fandom, dan istilah dewasa
J-pop dan J-rock merujuk pada pop dan rock Jepang. Dalam percakapan anime, keduanya sering muncul saat membahas lagu pembuka, lagu penutup, atau karya musisi yang terlibat dalam sebuah serial.
Cosplay adalah praktik mengenakan kostum dan membawakan karakter. Fujoshi dan fudanshi dipakai untuk penggemar karya bertema hubungan laki-laki dengan laki-laki; istilah ini memiliki sejarah dan nuansa komunitas, jadi tidak tepat dipakai untuk menebak identitas seseorang.
Ecchi biasanya menandai humor atau adegan bernuansa seksual tanpa menjadi pornografi eksplisit. Hentai dalam pemakaian internasional lazim untuk karya pornografi animasi atau manga, sementara dalam bahasa Jepang kata itu memiliki pemakaian yang lebih luas dan dapat bermakna “aneh” atau “menyimpang”, tergantung konteks.
Istilah otaku terus berubah bersama judul baru dan kebiasaan komunitas. Saat ragu, perhatikan konteks percakapan, karya yang sedang dibahas, dan apakah sebuah kata berasal dari bahasa Jepang, industri penerbitan, atau slang penggemar.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar