Di bahasa Indonesia, satu kata hampir selalu cukup: memainkan. Piano, gitar, seruling, drum — semuanya dimainkan. Di Jepang, kata kerjanya berganti mengikuti gerakan tangan: memetik, meniup, atau memukul.
Kalau kamu sedang belajar instrumen dan ingin tetap bicara bahasa Jepang di ruang latihan, perbedaan itu muncul lebih dulu daripada nama alatnya. Salah pilih kata kerja, dan kalimat yang kelihatan rapi langsung terdengar aneh di telinga pemain setempat.

Daftar isi 5
Memainkan instrumen dalam bahasa Jepang
Bahasa Indonesia memakai memainkan untuk hampir semua alat. Bahasa Jepang memecahnya menurut cara alat itu menghasilkan bunyi. Pola yang paling sering dipakai di ruang latihan:
- kanaderu [奏でる] memainkan alat musik secara umum;
- hiku [弾く] memainkan alat berdawai dan papan tuts, termasuk gitar, piano, dan organ;
- fuku [吹く] memainkan seruling dan alat tiup;
- tataku [叩く] memainkan drum, perkusi, dan xilofon;
- souhou [奏法] cara atau teknik memainkan suatu alat.
Dalam kalimat, objeknya biasanya memakai partikel wo: gitaa wo hiku (memainkan gitar), fue wo fuku (meniup seruling), taiko wo tataku (memukul taiko). Piano tetap hiku, bukan tataku, meski jari menekan tuts.
Istilah musik dalam bahasa Jepang
Daftar di bawah ini adalah kosakata yang muncul di percakapan, partitur, dan artikel tentang bermain alat musik.
- anpu (暗譜) — menghafal atau memainkan lagu dari ingatan
- au (合う) — selaras; sinkron
- baiorin (ヴァイオリン) — biola
- bando (バンド) — band
- biburaato (ビブラート) — vibrato pada biola, vokal, dan lain-lain [juga ヴィブラート]
- chiisai (小さい) — pelan; secara harfiah “kecil”
- chouchou (長調) — tangga nada mayor
- chouritsu (調律) — penyetelan nada alat musik
- chouritsushi (調律師) — penala, orang yang menyetel alat musik
- choushi (調子) — nada, irama, kondisi permainan
- choushihazure (調子外れ) — bermain atau menyanyi fals
- doramaa (ドラマー) — drummer
- doramu (ドラム) — drum
- doramusutikku (ドラムスティック) — stik drum
- ensou (演奏) — penampilan; 演奏会 adalah resital atau konser
- fue (笛) — seruling
- furuuto (フルート) — flute
- gakki (楽器) — alat musik
- gakkiten (楽器店) — toko alat musik
- gakufu (楽譜) — partitur
- gen (弦) — senar
- gitaa (ギター) — gitar
- gitarisuto (ギタリスト) — gitaris
- haamonika (ハーモニカ) — harmonika
- haapu (ハープ) — harpa
- happyoukai (発表会) — resital, pentas presentasi
- henkyoku (編曲) — aransemen
- hibiku (響く) — bergema; beresonansi
- hoogaku (邦楽) — musik Jepang
- ken (鍵) — tuts
- kenban (鍵盤) — papan tuts
- kyoku (曲) — lagu atau karya, sering tanpa menekankan lirik
- neiro (音色) — warna suara suatu alat
- ongaku (音楽) — musik
- ongakuka (音楽家) — musisi
- onkai (音階) — tangga nada
- onpu (音符) — not
- ontei (音程) — interval
- ookesutora (オーケストラ) — orkestra
- ookii (大きい) — keras; secara harfiah “besar”
- oto ga deru (音が出る) — bunyi terdengar / dihasilkan
- oto / ne (音) — bunyi
- oto wo dasu (音を出す) — menghasilkan bunyi
- pianisuto (ピアニスト) — pianis
- piano (ピアノ) — piano
- picchi (ピッチ) — tinggi nada; penyetelan pitch
- renshuu (練習) — latihan
- ressun (レッスン) — les, pelajaran
- rizumu (リズム) — ritme
- sakkusu (サックス) — saksofon
- sakkyoku (作曲) — menggubah
- shikisha (指揮者) — konduktor
- shinbaru (シンバル) — simbal
- sokkyou (即興) — improvisasi
- tanchou (短調) — tangga nada minor
- tenpo (テンポ) — tempo
- toraianguru (トライアングル) — triangle
- toranpetto (トランペット) — terompet
- toronbohn (トロンボーン) — trombon
- uta (歌) — lagu yang menekankan kata atau nyanyian
- utau (歌う) — menyanyi
- yoogaku (洋楽) — musik Barat
- zureru (ズレる) — meleset dari ketukan atau nada
Kyoku dan uta sering diterjemahkan sama menjadi “lagu”, tapi pemakaiannya tidak selalu bertukar. Uta menarik perhatian ke vokal dan lirik; kyoku lebih longgar untuk karya, termasuk yang instrumental.
Ritme dan jenis musik dalam bahasa Jepang
Nama genre di Jepang hampir selalu dipinjam sebagai katakana. Yang perlu dijaga adalah ejaan: beberapa kata terdengar mirip, tapi merujuk ke hal yang berbeda.
- orutanativu (オルタナティヴ) — alternative
- garēji rokku (ガレージ・ロック) — garage rock
- guramu rokku (グラム・ロック) — glam rock
- guranji (グランジ) — grunge
- panku rokku (パンク・ロック) — punk rock
- saikederikku (サイケデリック) — psychedelic
- desu metaru (デス・メタル) — death metal
- nyūu~ēbu (ニューウェーブ) — new wave
- hādo rokku (ハード・ロック) — hard rock
- buritisshu rokku (ブリティッシュ・ロック) — British rock
- puroguresshivu rokku (プログレッシヴ・ロック) — progressive rock
- hevu~i metaru (ヘヴィ・メタル) — heavy metal
- rokkun rōru (ロックン・ロール) — rock ’n’ roll
- hausu (ハウス) — house
- doramun bēsu (ドラムン・ベース) — drum ’n’ bass
- hippuhoppu (ヒップホップ) — hip-hop
- fanku (ファンク) — funk
- dabu (ダブ) — dub
- tekuno (テクノ) — techno
- buritto poppu (ブリット・ポップ) — Britpop
- poppu (ポップ) — pop
- rappu (ラップ) — rap
- regē (レゲエ) — reggae
- āru ando bī (アール アンド ビー) — R&B
- kantorī (カントリー) — country
- burūsu (ブルース) — blues
- fōku rokku (フォーク・ロック) — folk rock
- kurashikku (クラシック) — klasik
- jazu (ジャズ) — jazz
- suka (スカ) — ska
- sooru (ソウル) — soul
- anison (アニソン) — lagu anime
ダブ (dabu) adalah dub, cabang remix yang tumbuh dari reggae — bukan dubstep. Soul ditulis ソウル (sooru); ソール biasanya merujuk ke sol sepatu, bukan genre.
Instrumen musik dalam bahasa Jepang
Piano dan keyboard digital sering tertukar dalam daftar pemula. Di toko dan di band, piano [ピアノ] dan kiiboodo [キーボード] adalah dua alat berbeda.
- Gakki [楽器] — alat musik
- Gitaa [ギター] — gitar
- Gen [弦] — senar
- Baasu [ベース] — bass, gitar bass
- Doramu [ドラム] — drum
- Piano [ピアノ] — piano
- Kiiboodo [キーボード] — keyboard
- Maiku [マイク] — mikrofon
- Baiorin [バイオリン] — biola
- Chero [チェロ] — cello
- Ooboe [オーボエ] — oboe
- Toranpeeto [トランペット] — terompet
- Sakkusu [サックス] — saksofon
- Haapu [ハープ] — harpa
- Haamonika [ハーモニカ] — harmonika
- Tanburin [タンバリン] — tamborin
Instrumen tradisional Jepang
Nama-nama di bawah ini sering muncul bersama di festival, teater, dan rekaman hogaku. Untuk daftar yang lebih panjang, lihat daftar instrumen musik Jepang.
- Biwa [琵琶] — kecapi berleher pendek
- Shamisen [三味線] — alat petik tiga senar; baca juga shamisen
- Koto [琴] — zither panjang
- Taiko [太鼓] — drum; baca juga taiko
- Shakuhachi [尺八] — seruling bambu vertikal
- Sanshin [三線] — alat petik tiga senar dari Okinawa
Shakuhachi bukan drum. Yang dipukul adalah taiko; shakuhachi ditiup, jadi verbanya fuku.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar