Golf di Jepang: cara orang Jepang main, biaya, dan fakta aneh

Golf di Jepang: cara orang Jepang main, biaya, dan fakta aneh

Dari Kobe Golf Club 1903 sampai jaring hijau di pinggir rel

Dari jendela kereta di pinggiran kota Jepang, jaring hijau driving range bisa naik sampai tiga lantai. Golf di sini bukan cuma olahraga klub mahal. Orang Jepang memperlakukannya seperti janji seharian: bendera kuning di fairway, tempo pelan, dan makan sebelum sembilan hole terakhir.

Yang sering keliru adalah anggapan bahwa mahal berarti tertutup. Setelah gelembung ekonomi pecah, banyak klub terlilit utang dan ratusan lapangan ditutup; yang tersisa justru lebih mudah dimasuki publik. Yang tetap mahal adalah waktunya. Kalau Anda ingin mengerti kenapa satu ronde bisa menghabiskan hari, lihat dulu cara orang Jepang benar-benar bermain.

Tiga caddie wanita berseragam kuning dan topi lebar di lapangan golf Jepang, dengan Gunung Fuji di latar
Daftar isi 3

Bagaimana orang Jepang bermain golf

Pegolf Jepang sering harus mengemudi beberapa jam untuk sampai ke lapangan. Begitu tiba, mereka bermain pelan: rata-rata sekitar lima jam per ronde. Artinya, satu pertandingan golf di Jepang bisa berlangsung sepanjang hari.

Ini berbeda dari ritme Amerika, yang kalau mau bisa menyelesaikan 18 lubang dalam tiga jam. Di banyak lapangan Honshu ada jeda makan sekitar satu jam di hole ke-9. Delapan belas lubang tanpa istirahat hanya umum di sebagian lapangan, terutama Hokkaido dan Okinawa. Habis main, pemain biasanya mandi di ofuro klub — logika yang sama dengan onsen: keringat selesai di air panas, bukan di parkir. Handuk dan sabun umumnya sudah disediakan di ruang ganti.

Beberapa lapangan punya robot otomatis sebagai caddie. Mereka dikendalikan radio dan menggerakkan tas golf di sekitar lapangan. Ada juga yang memasang eskalator di lereng curam. Banyak caddie di Jepang adalah wanita berseragam, handuk biru, dan topi raksasa di kepala. Lapangan latihan (driving range) biasanya bertingkat, kadang dua atau tiga lantai, lengkap dengan mesin yang menaruh bola baru setiap beberapa detik.

Ingat bahwa sebagian besar lapangan mengharuskan dress code: pemain harus memakai pakaian yang pantas untuk golf, biasanya kemeja berkerah. Di klubhouse, membungkuk masih lebih berguna daripada basa-basi keras. Biasanya ada bendera kuning di fairway sekitar 230 yard dari tee — kira-kira di zona pendaratan drive yang bagus.

Bendera tambahan lain menandai pukulan berikutnya kalau bola jatuh di luar batas. Aturan lokal umum lainnya adalah tiang bergaris hitam dan kuning untuk menandai area di luar batas. Berbeda dari out of bounds biasa, hukumannya hanya satu stroke, dengan pukulan berikutnya dari tempat bola melewati garis penanda.

Lapangan golf Jepang dengan jembatan merah di atas danau, pohon hijau, dan Gunung Fuji bersalju di kejauhan

Berapa biaya bermain golf di Jepang

Golf bukan olahraga murah di Barat, dan di Jepang ia sempat jauh lebih mahal karena tanah mahal dan lapangan memakan banyak ruang. Pada 1980-an, satu ronde bisa sepuluh kali lipat harga di Amerika Serikat.

Hari ini bermain golf di Jepang jauh lebih terjangkau. Banyak asosiasi mahal tutup karena utang. Tinggal dua jenis klub yang mudah dikenali: yang tinggi yang bertahan, dan yang semi-publik dengan biaya dalam yen yang masuk akal untuk publik.

Pada hari kerja, satu ronde 18 hole sering berada di kisaran 7.000 sampai 12.000 yen per orang, sudah termasuk makan siang dan kereta golf. Akhir pekan, musim ramai, dan lapangan dekat kota besar lebih mahal. Caddie dan sewa stik biasanya tambahan. Yang menghambat pengunjung asing bukan hanya harga: reservasi hampir selalu dalam bahasa Jepang. Hanya sebagian lapangan yang menerima pesan dalam bahasa Inggris atau daring. Caddie yang bicara Inggris jarang; hotel atau agen perjalanan biasanya lebih berhasil mengurus tee time daripada telepon sendiri. Group dua orang sering diterima, tapi kadang kena biaya tambahan dibanding tiga atau empat pemain.

Selain ribuan lapangan, ada ratusan driving range di seluruh negeri bagi siapa saja yang hanya ingin berlatih pukulan tanpa menghabiskan hari di rumput. Tempat-tempat ini murah dan biasanya membebankan sekitar 10 yen per bola, meski tarif bisa naik tergantung lokasi dan jam.

Kiri: driving range bertingkat dengan lampu malam di Jepang. Kanan: kereta caddie menaiki rel di lereng berhutan

Fakta menarik seputar golf di Jepang

Lapangan resmi pertama adalah Kobe Golf Club di Gunung Rokko, Hyogo, dibuka 1903 — lubang-lubang awal sudah mulai dibuka sekitar 1901. Ledakan popularitas baru datang puluhan tahun kemudian, ketika Torakichi Nakamura dan Koichi Ono memenangkan Piala Kanada 1957 di Kasumigaseki Country Club, siaran yang membawa golf ke percakapan kantor di seluruh negeri.

  • Pada 2010, seorang pegolf di Sendai membakar sekitar 900 meter persegi lapangan: pukulannya menghasilkan percikan api di rumput yang sangat kering.
  • Golf begitu meresap sampai ada patung Dewi Belas Kasih (Kannon) memegang stik dan bola. Patung itu ada di kuil Zenshoji di Annaka, Gunma — bukan di Tokyo — dan pegolf datang ke sana untuk berdoa.
  • Aliran Perfect Liberty (PL Kyōdan) mengajarkan kredo “hidup adalah seni” dan mengelola lapangan golf sendiri di kawasan markasnya dekat Osaka.
  • Pada 2001, sebagian besar dari sekitar 2.400 klub golf menanggung utang. Hingga 2005 ratusan lapangan ditutup. Beberapa menjadi resor atau lahan tenaga surya.

Kalau Anda kebetulan dapat tee time, siapkan hari penuh, bukan sambil lalu. Golf di Jepang baru terasa Jepang begitu bendera kuning muncul di fairway dan makan siang datang di hole ke-9 — bukan ketika stik masih di tas.

Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.