Selama bertahun-tahun, para peneliti Jepang terus mencoba membangun robot humanoid, dan sekarang mereka sudah semakin dekat. Jika Anda juga ingin melihat sisi pop dari kegemaran Jepang terhadap robot, Anda bisa membaca artikel kami tentang mecha di Jepang. Di sini, kita tetap fokus pada android sungguhan.

Kita akan fokus hanya pada android, robot dengan tampilan manusia. Video-video di bawah ini menunjukkan bagaimana mereka diperkenalkan dan bagaimana teknologi ucapan serta gerakannya berkembang dari waktu ke waktu.
Ngomong-ngomong, bentuk feminin dari robot biasanya disebut ginoid.
Robot untuk melatih dokter gigi!
Universitas Showa menciptakan Showa Hanako untuk membantu calon dokter gigi berlatih profesinya.
Robot yang berbicara
Ini adalah kemajuan besar pada tahun 2010 ketika robot yang berbicara diperkenalkan, meskipun masih memiliki batasan yang sangat besar. Video ini menampilkan sedikit presentasinya; Anda harus tahu bahasa Inggris atau Jepang untuk memahaminya dengan baik.
Robot yang meniru gerakan
Liputan dan wawancara dengan dua robot
Asuna
Asuna adalah robot dengan gerakan yang lebih manusiawi, yang diperkenalkan pada 2014 dan 2015, dan menunjukkan kemajuan besar dalam robotika. Walaupun belum sepenuhnya realistis dan terkadang terasa agak menyeramkan, video-video itu memperlihatkan betapa natural dia menjawab pertanyaan.
Dalam dialog itu, seorang Jepang menanyakan namanya, dia menjawab dan bahkan menyebutkan usianya. Saat si Jepang berkata: 18 tahun? dia masih mengonfirmasi: "juugosai Dayo". Itu sudah cukup membuat saya terkesan.
Dia juga diperkenalkan di sebuah pameran pada Februari 2015 dengan versi yang sedikit berbeda.
Kita bisa melihat bahwa tampilannya mirip dengan persocon dari anime Chobits.
Robot yang bernyanyi dan menari
Robot perempuan HRP-4C yang ditampilkan pada video di bawah ini bisa bernyanyi dan menari.
Dengan begitu, Vocaloid seolah-olah mulai hidup.
Itulah beberapa video yang saya temukan untuk memberi gambaran seberapa jauh perkembangan android di Jepang. Menurut Anda bagaimana? Apakah mereka masih butuh waktu lama sebelum membangun robot yang lebih manusiawi?
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar