Akai Ito - Legenda benang merah takdir

Akai Ito - Legenda benang merah takdir

Benang itu boleh kusut. Yang konon tidak pernah terjadi: putus.

Pernah mendengar legenda akai ito? Di Jepang orang percaya dua orang bisa terhubung oleh benang merah yang tidak kelihatan — meski belum kenal, meski terpisah jauh. Namanya lengkap unmei no akai ito (運命の赤い糸). Yang sering terlewat: cerita itu tidak lahir di Jepang.

Kata akai ito [赤い糸] secara harfiah berarti benang merah. Versi tuanya datang dari Tiongkok, diikat di pergelangan kaki. Di Jepang benang itu pindah ke jari kelingking, lalu masuk drama, anime, dan janji yubikiri. Benangnya boleh meregang atau kusut. Yang konon tidak pernah terjadi: putus.

Daftar isi 5

Asal usul legenda Akai Ito

Legenda mengatakan benang merah bisa meregang atau kusut, tetapi tidak akan pernah putus: berapa pun lama waktunya, dua orang itu akan bertemu. Di Jepang, benang itu biasanya digambar di jari kelingking. Di Tiongkok klasik, yang diikat justru pergelangan kaki.

Yang mengikatnya adalah Yuè Xià Lǎorén (月下老人), sering disingkat Yuè Lǎo (月老): orang tua di bawah bulan, dewa perjodohan. Cerita paling tua yang biasanya dikutip ada di kisah Dinghùn Diàn (定婚店), dimasukkan ke dalam kumpulan Tàipíng Guǎngjì pada zaman Song Utara — itulah yang kadang disebut periode Hokuso. Latar ceritanya sendiri adalah Dinasti Tang.

Di situ muncul Wéi Gù (韋固). Di bawah sinar bulan, di depan kuil, ia bertemu orang tua yang sedang membaca buku perkawinan dan membawa kantong tali merah. Yue Lao bilang tali itu mengikat pergelangan kaki pasangan yang sudah ditetapkan, tidak peduli jarak atau status. Ketika Wei Gu bertanya siapa istrinya, yang ditunjuk adalah anak perempuan berusia tiga tahun yang dibawa pedagang sayur. Ia marah, menyuruh pelayan menyerang anak itu, lalu pergi. Bertahun-tahun kemudian ia menikah dengan gadis cantik yang punya bekas luka di antara alis — dan baru sadar itu anak yang sama.

Dari Tiongkok cerita itu menyebar ke Asia Timur. Jepang mengadopsinya sampai nama Jepangnya yang paling akrab sekarang justru akai ito, dan motifnya muncul di berbagai mitos dan legenda Jepang, plus anime, drama, manga, dan film. Ada juga drama berjudul Akai Ito — saya rekomendasikan kalau mau melihat bagaimana benang itu dipakai sebagai sumbu romansa, bukan cuma hiasan.

Kolase tiga pasangan anime yang dihubungkan benang merah di jari

Perbedaan legenda Tiongkok dan Jepang

Perbedaan yang paling jelas kelihatan di tubuh: di Tiongkok tali merah mengikat pergelangan kaki. Di Jepang, kelingking. Beberapa penjelasan menambahkan versi Korea, dengan benang di kelingking kedua belah pihak. Di gambar modern, termasuk Jepang, jari manis atau kelingking hampir selalu yang dipakai — lebih mudah dibaca di layar daripada pergelangan kaki.

Yang sering disalahpahami: “versi Jepang” dan “versi Tiongkok” seolah dua kanon resmi yang berbeda. Yang klasik adalah kisah Wei Gu di atas. Yang beredar luas di internet Jepang dan Indonesia adalah retelling lisan: anak laki-laki melempar batu ke gadis yang ditunjuk Yue Lao, lalu bertahun-tahun kemudian menikahi wanita cantik yang menutupi bekas luka di alis. Alurnya sama — menolak jodoh, melukai, menikah tanpa sadar — hanya pelakunya yang berubah dari pelayan bersenjata menjadi anak yang melempar batu.

Intinya tetap keras kepala manusia versus tali yang tidak putus. Wei Gu tidak bisa memilih gadis lain. Anak yang melempar batu juga tidak. Benang itu tidak romantis seperti kartu ucapan. Ia lebih dekat ke peringatan bahwa jodoh sudah dicatat sebelum kita sempat protes.

Kalau mau melihat bagaimana orang Jepang bicara soal rasa itu di kehidupan nyata, bukan di mitos, coba cara mengatakan cinta dalam bahasa Jepangsuki, ai, dan koi tidak saling menggantikan begitu saja.

Pasangan merajut benang merah, sketsa janji kelingking, dan gadis anime memegang benang

Yubikiri Genman (指切り拳万)

Karena kelingking yang sama itulah orang sering menaruh Yubikiri Genman (指切り拳万) di artikel tentang akai ito. Itu janji Jepang: dua orang mengaitkan kelingking dan menyanyikan:

指切りげんまん、嘘ついたら針千本飲ます、指切った。
Yubikiri genman, uso tsuitara hari senbon nomasu, yubi kitta.
Janji kelingking: kalau aku berbohong, aku menelan seribu jarum dan memotong jariku.

  • — jari
  • 切り — potong
  • げんまん / 拳万 — tinju sepuluh ribu kali
  • うそ — bohong
  • うそついたら — kalau aku berbohong
  • — jarum
  • 針千本 — seribu jarum
  • 飲ます — menelan
  • 指切った — jariku sudah kupotong.

Itu bukan bukti sejarah bahwa yubikiri “lahir” dari akai ito. Yang jelas: keduanya memakai kelingking, jadi di anime dan di sekolah dasar Jepang keduanya sering muncul berdekatan. Hukuman di lirik itu sadis dengan sengaja — janji anak-anak yang bunyinya seperti sumpah dewasa.

Kalau benang merah berbicara tentang orang yang belum ketemu, yubikiri berbicara tentang orang yang sudah berdiri berhadapan. Yang satu takdir. Yang satu kontrak. Keduanya bisa muncul di karya yang sama, misalnya saat tokoh melakukan kokuhaku lalu mengunci janji dengan kelingking.

Kolase adegan yubikiri: kelingking dikaitkan dan pasangan terhubung benang merah

Anime, film, dan drama terkait Akai Ito

Baik akai ito maupun yubikiri muncul berkali-kali di anime, musik, dan game. Kenangan saya yang paling baru adalah di opening kedua Oreimo. Beberapa karya yang memakai benang itu secara terang-terangan:

Akai Ito — drama tentang Mei dan Atsushi, satu sekolah, ulang tahun yang sama, hidup yang tidak sama. Karya yang meminjam judul artikel ini memperlihatkan bagaimana benang merah dipakai untuk menyatukan dua orang, bukan hanya sebagai metafora di poster.

Koizora — drama dan film dari novel ponsel yang jadi romansa besar. Bukan ensiklopedia akai ito, tapi Mika mengejar cinta di SMA dengan ritme “sudah ditakdirkan ketemu” yang orang Jepang langsung kenali.

Koi to Uso — anime yang justru menekan benang itu. Pemerintah memilih pasangan nikah. Kalau kamu jatuh cinta pada orang lain, apakah tali merah masih berlaku? Karya ini lebih jujur daripada banyak dongeng: takdir resmi dan keinginan pribadi bisa bentrok.

Kimi no Na wa — film Makoto Shinkai yang pada 2016/2017 merangkum aksi, komedi, dan romansa dengan musubi dan benang merah yang kelihatan di layar. Dua anak muda saling bertukar tubuh. Yang mengikat mereka bukan cuma kebetulan, melainkan motif tali yang sudah tua.

Poster Koi to Uso: empat siswa SMA dengan garis merah di latar merah muda

Hal yang sering tercampur dengan Akai Ito

Di India ada rakhi, tali merah antara kakak-adik yang berfungsi sebagai jimat perlindungan. Warnanya sama, artinya bukan. Rakhi tidak menghubungkan dua kekasih di seberang negeri. Ia mengikat saudara, kadang secara harfiah di pergelangan tangan.

Di media sosial Indonesia, orang sekarang sering menulis “teori benang merah” seolah itu temuan baru. Itu nama baru untuk cerita yang sama: Yue Lao, tali merah, dua orang yang belum tentu siap. Bukan hipotesis ilmiah. Bukan juga jaminan bahwa crush di kelas akan jadi suami.

Di game The Legend of Zelda: Skyward Sword, salah satu franchise favorit saya, ada referensi kecil. Penjahat utama Lord Ghirahim bilang Link ditakdirkan bertemu dengannya dan mereka dihubungkan benang merah takdir. Ia bahkan mendapat serangan terkait di Hyrule Warriors.

Film dan drama lain yang menyinggung motif itu antara lain Dolls, plus anime seperti Inuyasha, Toradora!, Tsuki ga Kirei, dan masih banyak. Kalau mau turun dari mitos ke praktik, ada juga artikel tentang bagaimana kencan dan hubungan di Jepang — karena benang merah tidak menggantikan kokuhaku, restoran, atau keberanian bilang suka.

Kapan terakhir kali Anda menemukan akai ito dalam karya Jepang? Tinggalkan komentar, dan kalau mau, bagikan ke teman. Terima kasih, sampai jumpa.

Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.