Kota kecil Takayama berada di pegunungan, di barat laut Tokyo dan timur laut Kyoto. Kota ini terkenal dengan distrik bersejarahnya dan Takayama Matsuri, festival yang berlangsung dua kali setahun: pada musim semi (Sanno Matsuri, 14 dan 15 April) dan pada musim gugur (Yahata Matsuri, 9 dan 10 Oktober).
Takayama Matsuri dianggap sebagai salah satu dari tiga festival terindah di Jepang. Festival ini dimulai pada abad ke-16 dan menarik pengunjung dari seluruh Jepang, serta wisatawan dari luar negeri.
Karena itu, sebaiknya Anda memesan hotel jauh-jauh hari, karena pilihan penginapan di kota ini sangat terbatas dan cepat penuh selama dua hari festival. Jika tidak bisa menginap di Takayama, Furukawa dan Gero Onsen adalah pilihan terdekat.
Baca juga:
- 7 onsen untuk dikunjungi di Jepang
- Setsubun – Melempar biji ke Oni untuk menyambut musim semi
- Daftar Festival Jepang – Matsuri dalam Bahasa Jepang

Bagaimana menuju ke Takayama Matsuri?
Tidak ada kereta langsung dari Tokyo ke sana. Anda harus lebih dulu pergi ke Nagoya, lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta ekspres ke Takayama. Total perjalanan memakan waktu sekitar 4 sampai 5 jam.
Dari Kyoto juga ada kereta ekspres ke Takayama, yang waktunya kurang lebih sama, sekitar 4 sampai 5 jam. Hati-hati jangan sampai naik kereta yang terlalu sering berhenti, karena perjalanannya akan jauh lebih lama.
Hal penting lain yang perlu diingat adalah cuaca. Karena Takayama berada di pegunungan, suhunya jauh lebih dingin daripada kota-kota di dataran rendah. Pada April 2006, masih ada sisa salju di ladang, dan suhu berada di kisaran 5 derajat.
Saya sarankan membeli sarung tangan dan topi di sana, supaya tidak kedinginan, terutama pada malam hari saat arak-arakan mobil hias berlangsung di hari pertama festival.

Daya tarik Takayama Matsuri
Daya tarik utama festival ini adalah mobil hias atau yatai, yang merupakan warisan budaya Jepang. Pada hari-hari festival, yatai dipamerkan di jalanan kota. Kalau hujan, mereka dipindahkan ke “garasi” di beberapa titik kota.
Mobil-mobil hias yang terlihat di jalan benar-benar luar biasa: diukir dari kayu atau logam, dipernis, dicat dengan detail yang sangat halus, dan dihiasi ornamen berlapis emas. Semuanya adalah harta bergerak yang sudah berusia ratusan tahun, dan menjadi kebanggaan kota pengrajin ini.
Mobil hias untuk festival musim semi berbeda dari yang dipakai pada musim gugur: ada 12 pada musim semi dan 11 pada musim gugur, menurut situs dan panduan perjalanan. Menjelang pukul 18.30, prosesi malam dimulai, dengan mobil hias diterangi lentera dan dibawa melalui jalan-jalan kota, sementara anak-anak melambai dari atas.
Beberapa mobil hias punya musik sendiri, dan pada yang lain orang dewasa serta anak-anak memainkan seruling, baik di atas mobil maupun sambil berjalan di depan dan di belakangnya. Parade malam hanya berlangsung pada malam pertama festival, jika tidak turun hujan.

Pada hari kedua, jadwalnya sama, kecuali parade malam. Mobil hias tetap dipamerkan di jalanan pada siang hari, ada pertunjukan boneka pada dua waktu berbeda, pagi dan sore, serta prosesi siang hari. Pada hari pertama altar dibawa dari kuil ke lokasi lain, lalu pada hari kedua kembali ke kuil dan menutup perayaan.
Jika Anda mengunjungi Takayama di luar hari festival, Anda masih bisa melihat beberapa mobil hias di Yatai Kaikan, ruang khusus yang menampilkan 4 dari 25 mobil hias sepanjang tahun. Mobil-mobil itu tidak selalu sama, karena kadang diganti dari waktu ke waktu.

Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar