Leekspin - Asal Usul Bawang Daun dan Ievan Polkka

Leekspin - Asal Usul Bawang Daun dan Ievan Polkka

Meme Loituma Girl, lagu Finlandia, dan daun bawang yang jadi lambang Miku.

Apakah Anda ingat Hatsune Miku mengoyangkan daun bawang sambil menyanyikan Ievan Polkka? Banyak yang mengira meme itu lahir bersama Vocaloid. Padahal loop yang membuat lagu Finlandia itu meledak sudah beredar setahun sebelumnya, dan di bingkainya belum ada Miku.

Leekspin, yang juga disebut Loituma Girl, adalah animasi Flash atau gif pendek: karakter anime perempuan memutar sayur hijau berulang-ulang. Pertanyaan yang tak terelakkan tetap sama: itu daun bawang atau bawang prei? Di Jepang, kalau dicari negi (ねぎ), objek viral Hatsune Miku langsung muncul. Di bahasa Inggris, leek justru berarti bawang prei — dan dari situlah nama meme ini.

Daftar isi 5

Apa itu Leekspin?

Loop itu dipotong dari episode kedua anime Bleach. Orihime Inoue baru belanja, ngobrol dengan Ichigo dan Rukia, lalu memutar batang hijau di tangan sambil membanggakan belanjaannya. Adegan itu bagian dari lelucon lama karakternya: masakan Orihime sering terdengar tidak masuk akal.

Leekspin bukan animasi bisu. Yang membuatnya nempel di kepala adalah potongan a cappella Ievan Polkka dari grup Finlandia Loituma, kira-kira 27 detik syair scat yang diulang tanpa henti. Empat bingkai Orihime, lagu yang tidak bisa dilepas, dan cukup itu untuk merambat dari LiveJournal Rusia ke internet Inggris dan Jepang di pertengahan 2000-an.

Daun bawang, negi, atau bawang prei?

Di versi Jepang Bleach, sayur itu negi — daun bawang. Dub Inggris menyebutnya leek, bawang prei. Nama Leekspin mengikuti dub, bukan dapur Jepang.

Negi lebih dekat ke daun bawang yang dipakai di masakan rumah Jepang. Bawang prei lebih tebal, lebih Eropa, dan jarang jadi belanjaan Orihime di episode itu. Karena meme internasional memakai kata leek, banyak penggemar Miku sampai sekarang mengira dia membawa bawang prei. Di Jepang, item karakternya tetap negi.

Bagaimana meme ini muncul?

Setahun sebelum remix Miku, animasi bernama Leekspin muncul pada 23 April 2006. Sumber budaya internet Rusia Lurkmore menautkannya ke pengguna LiveJournal g_r_e_e_n; jejak sejenis sudah terlihat beberapa hari sebelumnya. Flash itu dulu berputar di kalangan LiveJournal Rusia, lalu pada 6 Mei 2006 situs leekspin.com menayangkan loop yang sama tanpa basa-basi.

Dari situ file itu dibagikan di blog anime, Myspace, LiveJournal, GeoCities, dan dipakai sebagai umpan di 4chan. Di Jepang, parodi dan ASCII art menyebar di Futaba Channel dan 2channel. Pada Juli 2006, koran Helsingin Sanomat menulis bahwa Loituma kebanjiran surat penggemar dari luar negeri — sebagian menyebut Leekspin sebagai alasan mereka menemukan lagu itu. Parodi YouTube menyusul, termasuk remix yang kemudian ditonton jutaan kali.

Hatsune Miku memegang daun bawang hijau, item yang menempel setelah remix Ievan Polkka

Ievan Polkka, polka Finlandia yang jadi ringtone

Ievan Polkka berarti polka Ieva. Liriknya dicetak tahun 1928 oleh Eino Kettunen, dalam dialek Savonia timur, menempel pada melodi rakyat yang lebih tua. Setelah Perang Dunia II lagu ini sempat populer, lalu hampir hilang di akhir 1970-an. Loituma menghidupkannya lagi lewat aransemen a cappella di album debut 1995 (rilis Amerika 1998 berjudul Things of Beauty).

Bagian yang diputar di Leekspin bukan cerita Ieva yang kabur menari. Itu bait scat: suku kata Finlandia yang disusun di tempat, tanpa arti tetap, sehingga banyak orang mencari lirik dan tidak menemukannya di halaman lagu. Ejaan ikut kacau: Levan Polkka, Ievas Polkka, Leekspin Song. Huruf I kapital mudah terbaca sebagai L.

Hatsune Miku, Otomania, dan Hachune

Di Nico Nico Douga, bukan di “YouTube Jepang”, jejak itu berubah jadi identitas Vocaloid. Pada 4 September 2007, produser Otomania mengunggah cover Ievan Polkka dengan Hatsune Miku yang baru dirilis. Videonya menampilkan versi chibi yang kemudian dikenal sebagai Hachune Miku, mengoyangkan negi mengikuti meme Orihime.

Cover itu menjadi salah satu karya pertama Miku yang benar-benar viral, sejajar dengan lagu-lagu awal yang menancapkan namanya di Niconico. Dari situ daun bawang menempel di merchandise, fan art, dan kemudian di seri Hatsune Miku: Project DIVA, sering sebagai musik tutorial. Orihime memulai putaran; Miku yang mewarisi sayurnya.

Apa pendapat Anda tentang sukses Hatsune Miku dan Ievan Polkka? Tahukah Anda viral Leekspin sebelum Miku? Menurut Anda ini daun bawang atau bawang prei? Kami berharap mendengar pendapat Anda, dan berterima kasih atas komentar serta pembagian Anda.

Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.