Apa itu Vocaloid? Karakter, software, dan lagu sintetis

Apa itu Vocaloid? Karakter, software, dan lagu sintetis

Software Yamaha, Hatsune Miku, dan nama yang sering dikira Vocaloid padahal bukan.

Banyak orang melihat kuncir toska Hatsune Miku dan langsung menaruhnya di rak yang sama dengan tokoh anime. Padahal Miku adalah wajah sebuah mesin: Vocaloid, software nyanyian Yamaha yang di Jepang ditulis ボーカロイド (bookaroido). Yang keluar dari speaker bukan vokal rekaman utuh, melainkan suku kata yang kamu susun nada per nada, seperti merangkai piano roll jadi penyanyi.

Yang sering terlewat: Vocaloid pertama yang dijual bukan Miku. Pada 3 Maret 2004, studio Inggris Zero-G merilis Leon dan Lola, dua pustaka suara berbahasa Inggris. Karakter Jepang datang belakangan. Kami sudah menulis tentang Hatsune Miku, karakter yang paling bertanggung jawab membuat program ini kelihatan seperti idola. Tanpa dia, banyak nama di daftar bawah ini tidak akan dicari siapa-siapa.

Daftar isi 6

Apa itu Vocaloid?

Vocaloid adalah program komputer Yamaha. Kamu mengetik suku kata, memilih nada, dan mesin merangkai nyanyian dari sampel suara manusia yang sudah direkam. Pengembangannya dimulai sekitar Maret 2000 dan diumumkan pada 2003. Paket komersial pertama, Leon dan Lola, keluar pada 3 Maret 2004 lewat Zero-G.

Tampilan software Vocaloid Yamaha dengan piano roll dan pustaka suara

Program ini sempat terlihat seperti alat studio biasa. Yang mengubahnya jadi budaya adalah kemasan: orang Jepang memberi sampul karakter pada setiap paket suara, lalu penggemar membuat lagu dan video. Hatsune Miku, dirilis Crypton Future Media pada 31 Agustus 2007 untuk mesin Vocaloid 2, adalah paket yang paling terkenal.

Hatsune Miku dengan kuncir toska, mascot Vocaloid Crypton Future Media

Bersama situs video Jepang Nico Nico Douga, musik yang disintesis di program ini, plus animasi buatan penggemar, mempopulerkan karakter di sampul setiap suara. Kamu juga bisa mengimpor MIDI dan menempelkan lirik di atasnya, seolah piano berubah jadi vokal.

Mesinnya sendiri sudah jauh dari generasi pertama. Vocaloid 6 dirilis Yamaha pada 13 Oktober 2022, dengan mesin VOCALOID:AI, dukungan multibahasa, dan pustaka suara baru. Voicebank lama dari Vocaloid 3 ke atas masih bisa dipakai di editor terbaru. Jadi kalau kamu masih mendengar “Vocaloid sudah sampai versi lima”, itu berita yang ketinggalan.

Karakter Vocaloid yang sering dicari

Ini bukan katalog pabrik yang menjanjikan “semua nama yang pernah ada”. Yamaha dan studio lisensinya merilis puluhan voicebank, plus pembaruan. Yang berguna untuk pembaca adalah peta: siapa resmi, siapa yang sering muncul di lagu, dan siapa yang cuma kelihatan Vocaloid di fan art.

Nama Jepang saya taruh dalam kurung. Urutan penulisan kadang terbalik antara nama depan dan nama keluarga, tergantung bahasa yang kamu pakai untuk mencari. Gunakan pencarian di halaman jika kamu membawa satu nama dari video.

Beberapa karakter Vocaloid berpose bersama, termasuk gaya Crypton

Crypton dan nama yang paling dikenal

  • Hatsune Miku - [初音ミク]
  • Kagamine Rin - [鏡音リン]
  • Kagamine Len - [鏡音レン]
  • Megurine Luka - [巡音ルカ]
  • MEIKO - [メイコ]
  • KAITO - [カイト]
  • Kamui Gakupo / Gackpoid - [神威がくぽ]

Enam nama Crypton di atas (minus Gakupo, yang datang dari Internet Co.) adalah wajah yang paling sering tampil di konser hologram. Miku, Rin, Len, Luka, MEIKO, dan KAITO sering disebut bersama sebagai kelompok karakter Piapro.

Voicebank resmi lain yang sering muncul

  • GUMI / Megpoid - [グミ]
  • IA - [イア]
  • Fukase
  • Lily - [リリィ]
  • Yuzuki Yukari - [結月ゆかり]
  • Otomachi Una - [音街ウナ]
  • V FLOWER - [フラワ]
  • SF-A2 Miki - [SF-A2 開発コード miki]
  • Kaai Yuki - [歌愛ユキ]
  • Hiyama Kiyoteru - [氷山キヨテル]
  • Nekomura Iroha - [猫村いろは]
  • Utatane Piko - [歌手音ピコ]
  • SeeU - [시유]
  • Luo Tianyi - [洛天依]
  • YANHE - [言和]
  • Yuezheng Ling - [乐正绫]
  • Xin Hua - [シンファ]
  • MAIKA - [苺花]
  • Bruno
  • Clara
  • Oliver
  • DEX
  • DAINA
  • Avanna
  • Prima - [プリマ]
  • Tonio - [トニオ]
  • Sweet Ann
  • CYBER DIVA
  • CUL - [カル]
  • galaco - [ギャラ子]
  • Mayu - [まゆ]
  • Mew - [ニャー]
  • Aoki Lapis - [蒼姫ラピス]
  • Merli - [メルリ]
  • Kokone - [心響]
  • Tone Rion - [兎眠りおん]
  • Tohoku Zunko - [東北ずん子]
  • Rana - [ラナ]
  • Chika
  • LUMi - [ルミ]
  • ONE - [オネ]
  • UNI - [유니]
  • Macne Nana / Coco Macne
  • ARSLOID - [神生アキラ]
  • anon - [杏音] dan kanon - [歌音]
  • Leon dan Lola (paket pertama, bahasa Inggris)

Ada juga voicebank Spanyol dari Voctro Labs: Bruno, Clara, dan MAIKA. Di daftar lama MAIKA sering muncul sendirian; dua namanya yang lain mudah hilang kalau kamu hanya menghafal karakter Jepang.

Fanloid, UTAU, dan yang sering dikira Vocaloid

Daftar “lengkap” di internet hampir selalu mencampur tiga hal yang berbeda. Vocaloid resmi adalah produk berlisensi Yamaha. Fanloid adalah karakter buatan penggemar, sering dari memodifikasi suara Miku atau Rin. UTAU adalah software lain, freeware, dengan pustaka suara sendiri.

Kasane Teto [重音テト] adalah contoh yang paling membingungkan: lahir sebagai lelucon 1 April 2008 di 2channel, lalu jadi voicebank UTAU, dan tetap tampil di fan art seolah-olah saudara Miku. Dia bukan produk Vocaloid Yamaha, meski lagunya hidup di komunitas yang sama.

Nama di bawah ini sering ikut dalam daftar lama, termasuk milik kami. Mereka bagian dari budaya Visual, bukan katalog pabrik:

  • Kasane Teto - [重音テト] (UTAU)
  • Yowane Haku - [弱音ハク]
  • Akita Neru - [亞北ネル]
  • Akaito - [アカイト]
  • Hachune Miku - [はちゅねミク]
  • Hagane Miku - [鋼音ミク]
  • Zatsune Miku - [雑音ミク]
  • Hatsune Mikuo - [初音ミクオ]
  • Sakine Meiko - [咲音メイコ]
  • Calne Ca - [骸音シーエ]
  • Tako Luka - [たこルカ]
  • Utane Uta / Defoko - [唄音ウタ / デフォ子]
  • Momone Momo - [桃音モモ]
  • Namine Ritsu - [波音リツ]
  • Yokune Ruko - [欲音ルコ]
  • Kasane Ted - [重音テッド]
  • Sukone Tei - [健音テイ]

Lagu Vocaloid: dari NicoNico ke panggung Jakarta

Software hanya setengah cerita. Yang membuat Vocaloid kedengaran seperti genre adalah produser rumahan yang mengunggah lagu ke NicoNico, lalu ke YouTube. Karakter di sampul jadi “penyanyi”; manusia di belakangnya yang menulis melodi, lirik, dan video.

Tidak ada podium resmi “lagu Vocaloid terbaik”. Yang ada adalah lagu yang berulang kali tampil di konser dan di memori penggemar: World is Mine (ryo / supercell), Melt, Senbonzakura, Rolling Girl, Tell Your World. Masing-masing punya produser sendiri, bukan “album Miku” dalam arti label pop biasa.

Untuk pembaca di Indonesia, satu tanggal menempel: 28–29 Mei 2014, Hatsune Miku Expo pertama di dunia diadakan di Jakarta Convention Center. Di setlist itu Miku juga menyanyikan lagu berbahasa Indonesia, Venus di Ujung Jari, karya mohax dari komunitas VOCALO.ID. Software Inggris 2004, idola Jepang 2007, dan lagu Indonesia di panggung hologram: rantai yang sama, tiga negara.

Kalau kamu hanya ingat rambut toska, daftar di atas cukup untuk memisahkan idola, mesin, dan lelucon penggemar yang terlalu sukses. Kalau kamu mau masuk lebih dalam ke satu nama, mulai dari Miku; hampir semua jalan Vocaloid masih lewat dia.

Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.