Bagaimana cara mengucapkan Jepang dalam bahasa Jepang? Nihon atau Nippon?

Bagaimana cara mengucapkan Jepang dalam bahasa Jepang? Nihon atau Nippon?

Dua bacaan untuk satu kanji: bagaimana 日本 menjadi Nihon dan Nippon, dan mengapa dunia menyebutnya Japan.

Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa negara itu disebut Nihon dan Nippon di Jepang? Keduanya adalah bacaan untuk kanji yang sama, 日本. Di luar Jepang, nama itu berubah lagi menjadi Japan dalam bahasa Inggris, Jepang dalam bahasa Indonesia, dan Giappone dalam bahasa Italia. Perbedaan ini punya sejarah panjang, dari catatan dinasti Tiongkok sampai pilihan bacaan yang masih dipakai sehari-hari.

Untuk memahami mengapa satu kanji bisa dibaca dua cara, perlu dilihat bagaimana nama 日本 muncul, bagaimana bunyinya berubah, dan bagaimana pedagang asing menulisnya ulang di Eropa. Daftar nama Jepang dalam berbagai bahasa ada di bagian akhir sebagai pelengkap.

Daftar isi 7

Bagaimana mengatakan Jepang dalam bahasa Jepang?

Dalam bahasa Jepang, Jepang disebut nihon atau nippon [日本]. Keduanya memakai kanji yang sama, dan pilihan bacaannya bergantung pada konteks.

Ketika nama Jepang dipakai dalam konteks berbahasa asing, bentuk yang muncul adalah japan [ジャパン], katakana dari kata Inggris Japan. Nama inilah yang tercetak di sampul paspor Jepang bersama tulisan 日本国旅券, dan dipakai dalam dokumen resmi berbahasa Inggris.

Katakana juga dipakai untuk menuliskan nama Jepang dari bahasa lain. Bentuk japon [ジャポン] berasal dari kata Portugis dan Prancis untuk Jepang, masih muncul pada teks lama, tetapi jarang dipakai dalam percakapan sehari-hari.

Peta Jepang berwarna merah dengan kanji 日本 di atas latar merah dan hitam

Makna dan asal usul nama Jepang

Jepang dalam bahasa Jepang ditulis [日本]: [日] berarti matahari dan [本] berarti asal. Karena alasan ini, Jepang dikenal sebagai tanah matahari terbit dan memiliki bendera sederhana yang mewakili matahari. Kanji dalam bahasa Jepang memiliki berbagai bacaan yang memungkinkan pelafalan nihon dan nippon untuk nama negara [日本].

Hiragana dan katakana adalah dua aksara silabis dalam bahasa Jepang, dan setiap tanda mewakili satu suku kata. Menggunakan aksara ini, nihon dapat ditulis [にほん] atau [ニホン]. Ada juga perbedaan kecil pada nippon yang ditulis dalam hiragana dan katakana: [にっぽん] [ニッポン].

Huruf hiragana atau katakana yang digunakan hampir sama. Perbedaannya adalah nippon menggunakan handakuten (゜) untuk mengubah bunyi h menjadi p, dan tsu kecil [っ] untuk menahan bunyi p sejenak sebelum suku kata berikutnya. Asalnya sama, yang berubah hanya cara membacanya.

Mengapa Jepang disebut tanah matahari terbit? Ini karena menurut orang Tiongkok, negara itu terletak di sebelah timur daratan, tempat matahari tampak terbit. Tradisi Jepang juga menghubungkan nama ini dengan Amaterasu, dewi matahari dalam mitologi Shinto. Zona waktunya mencerminkan posisi itu: Jepang memakai UTC+9, dua jam lebih cepat dari WIB, satu jam dari WITA, dan sama dengan WIT.

Gunung Fuji bersalju di balik danau dengan kota kecil di tepiannya

Apa nama lama Jepang?

Orang Tiongkok menyebut Jepang sebelum menjadi negara resmi sebagai Wa [倭], yang dalam bahasa Jepang dikenal sebagai Wakoku [倭国]. Pelafalan istilah itu mungkin berbeda pada masa itu.

Kanji [倭] juga memiliki makna "orang kerdil", sehingga para penulis Jepang menggantinya dengan [和] yang berarti harmoni atau perdamaian. Dari situ muncul [大和], yang dibaca Yamato. Nama ini sempat menjadi sebutan utama untuk negeri itu sebelum 日本 menggantikannya.

Di Eropa, nama Jepang muncul dalam beberapa varian kata japan, dan asal usulnya dibahas di bagian berikutnya.

Mengapa menyebutnya Jepang di Barat?

Apakah Anda pernah bertanya-tanya mengapa Barat menyebut negara matahari terbit itu Jepang dan bukan Nihon atau Nippon? Ini terjadi karena nama itu masuk ke Eropa lewat perantara. Marco Polo yang terkenal mencatat Cipangu sekitar tahun 1300 berdasarkan keterangan dari Tiongkok, kemungkinan dari 日本國, sebutan untuk negeri asal matahari.

Dalam bahasa Mandarin modern, kanji Nihon atau Nippon [日本] dibaca Rìběn. Dalam dialek Wu, bunyinya mendekati Zeppen, dan dalam Min Nan ji̍t-pún, bentuk yang lebih dekat dengan Cipangu. Dari catatan Marco Polo, Cipangu masuk ke bahasa Italia dan peta-peta Eropa, yang kemudian juga menuliskannya sebagai Zipangu.

Pada abad ke-16, pedagang Portugis di Malaka mendengar kata Melayu Jepang, Jipang, dan Jepun, lalu membawanya ke Eropa. Kata Giapan muncul dalam dokumen berbahasa Inggris pada abad ke-16, dan dari situ berkembang menjadi Japan. Dalam bahasa Portugis, nama itu menjadi Japão. Dalam bahasa Jepang, Japan ditulis menggunakan katakana [ジャパン].

Bentuk lain yang tercatat adalah Jippon. Bunyi 日 dapat dibaca jitsu, dan bila digabung dengan 本 hasilnya Jippon. Kamus bahasa Jepang-Portugis terbitan 1603–1604 mencatat nihon, nippon, dan jippon sebagai bacaan yang hidup pada masa itu.

Perubahan bunyi memang terjadi. Dalam kamus yang sama, nifon tercatat sebagai bentuk lama dari nihon, karena bunyi h dalam bahasa Jepang dahulu dekat dengan p lalu melemah. Jejak bunyi lama itu masih terlihat pada nama-nama Eropa yang berawal dari bunyi Z atau J, seperti Zipangu dan Japan.

Ilustrasi abad pertengahan tentang perjalanan Marco Polo, dengan kapal dan kota berbenteng

Kapan menggunakan Nihon dan Nippon?

Kedua bacaan sudah lama hidup berdampingan. Catatan Tiongkok menyebut perubahan nama ke 日本 pada 703, dan di dalam Jepang sendiri perubahan itu diperkirakan terjadi antara 665 dan 703. Bacaan Nihon diperkirakan muncul di wilayah Kantō pada periode Edo. Distrik komersial Tokyo disebut Nihonbashi, sedangkan distrik komersial Osaka yang dekat dengan Kyoto (ibu kota lama) disebut Nipponbashi.

Dalam sejarah Nihon, orang membahas bentuk terbaik atau bentuk resmi untuk melafalkan [日本], apakah itu Nihon atau Nippon. Pada 1930-an ada upaya menyatukan bacaan menjadi Nippon, tetapi keputusan resmi tidak pernah diambil. Pada 2009, pemerintah Jepang menjawab pertanyaan di parlemen dengan menyatakan bahwa kedua bacaan sama-sama berlaku dan tidak perlu disatukan. Bahasa Jepang sendiri disebut nihongo [日本語], bukan nippongo.

Nippon lebih umum dipakai ketika kata itu berdiri sendiri, terutama dalam pidato resmi, uang kertas, prangko, dan sorakan di pertandingan internasional seperti "Ganbare Nippon!". Jika kata itu digabungkan dengan kanji lain yang menyebut konsep atau ide negara, bacaan Nihon lebih umum, seperti pada nihongo, nihonjin, dan Nihonbashi.

Nama negara dalam dokumen resmi adalah 日本国, yang dibaca Nippon-koku atau Nihon-koku. Tidak ada undang-undang yang secara langsung mengatur bacaan resmi nama negara.

Wanita dengan tas ransel merah berdiri di depan pusat perbelanjaan di Jepang

Bentuk lain untuk merujuk ke Jepang

Pada dasarnya nama Jepang terdiri dari 2 kanji yang dapat dibaca dengan cara berbeda. Apakah selalu seperti ini? Sebelum 日本 dipakai, bagaimana negeri itu disebut, dan adakah alternatif untuk kata Jepang, Nihon, dan Nippon?

Sebelum Nihon dan Nippon [日本], tanah matahari terbit disebut Yamato [大和], atau hanya Wa [倭], atau lebih tepatnya, wakoku [倭国] dalam catatan Tiongkok. Nama itu berasal dari catatan tentang negeri di seberang laut. Negara pada masa itu dibagi menjadi beberapa provinsi kuno. Yamato adalah yang utama, bertanggung jawab untuk mendirikan istana kekaisaran di Nara.

Lama-kelamaan, kanji [倭] digantikan oleh [和] yang berarti harmoni dan perdamaian. Kanji ini masih banyak digunakan dalam berbagai kata, seperti washoku [和食] untuk masakan Jepang. Bunyi wa juga muncul dalam wafū [和風], yang merujuk pada gaya Jepang.

Peta wilayah Yamato kuno di samping ilustrasi seorang prajurit Jepang

Seiring sejarah Nihon atau Nippon, ia mendapatkan nama dan julukan lain seperti:

  • Ōyashima [大八洲] negara delapan pulau besar;
  • Yashima [八島] delapan pulau;
  • Hinomoto [日の本];
  • Akitsukuni [秋津国];
  • Shikishima [敷島];
  • Mizuho [瑞穂];
  • Fusō [扶桑];

Bagaimana mengatakan Jepang dalam bahasa lain?

Nama Jepang berubah bentuk di setiap bahasa, tetapi banyak yang masih menyimpan jejak bunyi dari bahasa Tionghoa atau Melayu. Tabel berikut merangkum 49 di antaranya.

BahasaNama Jepang
Amharikጃፓን (japani)
Arabاليابان (al-yābān)
Armeniaճապոնիա (Chaponia)
AzerbaijanYaponiya
Bengaliজাপান (Jāpān)
BasqueJaponia
BelarusiaЯпонія (Japonija)
KatalanJapó
KroasiaJapan
CekoJaponsko
BelandaJapan
InggrisJapan
FilipinoHapón (Japón)
FinlandiaJapani
PrancisJapon
GalisiaO Xapón
Georgiaიაპონია (iaponia)
JermanJapan
YunaniΙαπωνία (Iaponía)
HawaiiIapana
Ibraniיפן (Yapan)
Hindiजापान (jāpān)
HungariaJapán
IslandiaJapan
IndonesiaJepang
IrlandiaAn tSeapáin
ItaliaGiappone
KazakhЖапония (Japoniya)
Khmerជប៉ុន (japon)
KurdiJaponya
Melayuجڤون‎ (Jepun)
MaltaĠappun
MongoliaЯпон
Persiaژاپن (žāpon)
PolandiaJaponia
RumaniaJaponia
RusiaЯпония (Yaponiya)
Gaelik SkotlandiaIapan
Sinhalaජපානය (Japanaya)
SlovakJaponsko
SpanyolJapón
SwediaJapan
Tamilஜப்பான் (Jappaan)
Thaiญี่ปุ่น (yīpun)
TurkiJaponya
UkrainaЯпонія (Yaponiya)
Urduجاپان (jāpān)
WalesSiapan
XhosaJaphan

Jika harus memilih, gunakan Nihon untuk percakapan sehari-hari dan untuk gabungan seperti nihongo. Gunakan Nippon ketika nama negara berdiri sendiri dalam situasi resmi, misalnya pada uang kertas dan prangko, atau saat menyoraki tim nasional. Kedua bacaan benar, dan orang Jepang memahami keduanya tanpa perlu penjelasan.

Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.