Monster adalah manga karya Naoki Urasawa yang diterbitkan berseri di majalah Big Comic Original dari Desember 1994 hingga Desember 2001 dan diadaptasi menjadi anime pada 2004 dengan 74 episode. Karena sudah lama terbit, sedikit orang yang sempat menikmati karya luar biasa ini; saya sendiri lama ragu karena gaya gambarnya dan layar persegi. Akhirnya saya mendapat kesempatan menonton mahakarya ini, yang memadukan ketegangan, thriller psikologis, dan pertanyaan tentang keberadaan monster di dalam diri manusia. Kalau Anda belum menonton, segera tonton!
Anime ini tidak memiliki unsur supranatural: ceritanya berlangsung di Jerman dan menampilkan seorang dokter bernama Tenma yang memutuskan untuk menyelamatkan seorang anak laki-laki yang tertembak di kepala. Bertahun-tahun kemudian, anak itu menjadi pembunuh berantai psikopat yang memanipulasi orang. Anime ini menunjukkan bagaimana kata-kata dan tindakan sederhana dapat membuat orang menjadi monster tanpa perasaan.
Daftar isi 3
Monster tanpa nama
Dalam ceritanya, muncul sebuah buku bergambar berjudul Namae no nai kaibutsu (なまえのないかいぶつ) yang secara harfiah berarti monster tanpa nama. Judul aslinya dalam bahasa Ceko adalah Obluda, která nemá své jméno. Cerita ini hadir di sepanjang serial, terutama lewat kalimatnya:
Lihat aku, lihat aku! Monster yang tumbuh di dalam diriku sudah menjadi sangat besar! (Boku wo mite! Boku wo mite! Boku no naka no kaibutsu ga konnani ookiku natta yo.)
Cerita ini cukup kompleks, dan maknanya baru benar-benar dipahami setelah menonton anime. Dalam artikel ini, saya memakainya untuk mempelajari beberapa ekspresi bahasa Jepang.
Anda bisa menggunakan cerita ini untuk belajar bahasa Jepang. Saya menyukainya karena diceritakan dengan gaya cerita anak-anak, dengan kata-kata sederhana, onomatope, dan banyak pengulangan. Di artikel ini saya ingin Anda memeriksa ceritanya sendiri, kalimat demi kalimat, kata per kata, kanji demi kanji, mengikuti metode belajar bahasa Jepang dengan anime dan drama. Untuk mencari arti kata, saya sarankan memakai situs Jisho. Dengan begitu Anda dapat membuat kalimat sendiri untuk Anki dan belajar sekaligus lewat pengulangan tersebar (SRS).
Mempelajari cerita dalam bahasa Jepang
Setiap blok menyajikan teks Jepang, cara bacanya dalam romaji, lalu terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Jika kanji masih terasa sulit, panduan itu menjelaskan cara memulainya.
昔々ある所に名前の無い怪物がいました。
mukashi mukashi, aru tokoro ni namae no nai kaibutsu ga imashita.
Dahulu kala, di suatu tempat, ada monster tanpa nama.
怪物は名前が欲しくて欲しくて、仕方ありませんでした。
kaibutsu wa namae ga hoshikute hoshikute, shikata arimasen deshita.
Monster itu sangat ingin punya nama, sampai tidak tahan lagi.
そこで怪物は旅に出て名前を探すことにしました。
soko de kaibutsu wa tabi ni dete namae wo sagasu koto ni narimashita.
Karena itu, monster itu memutuskan untuk pergi mencari nama.
でも世界は広いので怪物は二つに別れて旅に出ました。
demo sekai wa hiroi node kaibutsu wa futatsu ni wakarete tabi ni demashita.
Tetapi karena dunia ini luas, monster itu terbagi menjadi dua dan pergi dalam perjalanan.
一匹は東へ、もう一匹は西へ。
ippiki wa higashi e, mou ippiki wa nishi e.
Yang satu ke timur, yang satu lagi ke barat.
東へ行った怪物は村を見付けました。
higashi e itta kaibutsu wa mura wo mitsukemashita.
Monster yang pergi ke timur menemukan sebuah desa.
村の入口にはかじやがいました。
mura no iriguchi ni wa kajiya ga imashita.
Ada seorang pandai besi di pintu masuk desa.
「かじやのおじさん、僕にあなたの名前をください。」
"kajiya no ojisan, boku ni anata no namae wo kudasai."
"Pak pandai besi, berikan namamu kepadaku."
「名前なんてあげられるものか。」
"namae nante agerareru mono ka."
"Tidak mungkin aku memberikan namaku."
「名前をくれたら、お礼におじさんの中に入って力を強くしてあげるよ。」
"namae wo kuretara, orei ni ojisan no naka ni haitte, chikara wo tsuyoku shite ageru yo."
"Kalau kau memberiku namamu, sebagai balas budi aku akan masuk ke dalammu dan membuatmu kuat."
「本当か?力が強くなるなら、名前を上げよう。」
"hontou? chikara ga tsuyoku naru nara, namae wo ageyou."
"Benarkah? Kalau aku jadi kuat, aku akan memberikan namaku."
怪物はかじやの中に入っていきました。
kaibutsu wa kajiya no naka ni haitte ikimashita.
Monster itu masuk ke dalam diri pandai besi.
怪物はかじやのオットーになりました。
kaibutsu wa kajiya no Ottō ni narimashita.
Monster itu menjadi Otto, si pandai besi.
かじやのオットーは村一番の力持ち。
kajiya no Ottō wa mura ichiban no chikaramochi.
Otto adalah orang terkuat di desa.
でも、ある日
demo aru hi
Tetapi suatu hari:
「僕を見て、僕を見て、僕の中の怪物がこんなに大きくなったよ。」
"boku wo mite, boku wo mite, boku no naka no kaibutsu ga konnani ookiku natta yo."
Lihat aku, lihat aku. Monster di dalam diriku sudah tumbuh sebesar ini!
*バリバリ、グシャグシャ、バキバキ、ゴクン*
baribari, gushagusha, bakibaki, gokun
Kriuk kriuk, kunyah kunyah, krak krak, glek.
おなかの空いた怪物はオットーを中から食べてしまいました。
onaka no suita kaibutsu wa Ottō wo naka kara tabete shimaimashita.
Monster yang lapar itu memakan Otto dari dalam.
怪物はまた名前の無い怪物にぎゃくもどり、靴屋のハンスの中に入っても
kaibutsu wa mata namae no nai kaibutsu ni gyaku modori, kutsuya no Hans no naka ni haitte mo
Monster itu kembali menjadi monster tanpa nama. Meskipun ia masuk ke dalam diri Hans si tukang sepatu:
*バリバリ、グシャグシャ、バキバキ、ゴクン*
baribari, gushagusha, bakibaki, gokun
Kriuk kriuk, kunyah kunyah, krak krak, glek.
また、名前の無い怪物にぎゃくもどり、かりゅうどのトマスに入っても
mata, namae no nai kaibutsu ni gyaku modori, karyūdo no Thomas ni haitte mo
Monster itu kembali menjadi monster tanpa nama. Meskipun ia masuk ke dalam diri Thomas si pemburu:
*バリバリ、グシャグシャ、バキバキ、ゴクン*
baribari, gushagusha, bakibaki, gokun
Kriuk kriuk, kunyah kunyah, krak krak, glek.
やっぱり名前のない怪物にぎゃくもどり。
yappari, namae no nai kaibutsu ni gyaku modori.
Seperti sebelumnya, ia kembali menjadi monster tanpa nama.
怪物はお城の中にすてきな名前を探しに行きました。
kaibutsu wa oshiro no naka ni suteki na namae wo sagashi ni ikimashita.
Monster itu pergi ke istana untuk mencari nama yang indah.
お城の中に病気の男の子がいました。
oshiro no naka ni wa byouki no otoko no ko ga imashita.
Di dalam istana ada anak laki-laki yang sakit.
「きみの名前を僕にくれたら、強くしてあげるよ。」
"kimi no namae wo boku ni kuretara, tsuyoku shite ageru yo."
"Kalau kau memberikan namamu kepadaku, aku akan membuatmu kuat."
「病気が直って強くなるなら、名前を上げる。」
"byouki ga naotte tsuyoku naru nara, namae wo ageru."
"Kalau penyakitku sembuh dan aku jadi kuat, aku akan memberikan namaku."
怪物は男の子の中に入って行きました。
kaibutsu wa otoko no ko no naka ni haitte ikimashita.
Monster itu masuk ke dalam diri anak laki-laki itu.
男の子はとても元気になりました。
otoko no ko wa totemo genki ni narimashita.
Anak laki-laki itu menjadi sangat sehat.
王さまは大喜び、「王子は元気になった!王子は元気になった!」
ousama wa ooyorokobi, "ouji wa genki ni natta! ouji wa genki ni natta!"
Raja sangat gembira. "Pangeran sudah sehat! Pangeran sudah sehat!"
怪物は男の子の名前が気に入りました。
kaibutsu wa otoko no ko no namae ga ki ni irimashita.
Monster itu menyukai nama anak laki-laki itu.
お城の暮らしも気に入りました。
oshiro no kurashi mo ki ni irimashita.
Ia juga menyukai kehidupan di istana.
だから、おなかが空いても がまんしました。
dakara, onaka ga suitemo gaman shimashita.
Karena itu, ia bersabar meskipun lapar.
毎日毎日、おなかがペコペコでもがまんしました。
mainichi, mainichi, onaka ga pekopeko de mo gaman shimashita.
Setiap hari, meskipun perutnya keroncongan, ia tetap bersabar.
でも、あまりおなかが空いてしまったので
demo, amari onaka ga suite shimatta node
Tetapi, karena ia terlalu lapar:
「僕を見て、僕を見て、僕の中の怪物がこんなに大きくなったよ。」
"boku wo mite, boku wo mite, boku no naka no kaibutsu ga konnani ookiku natta yo."
Lihat aku, lihat aku. Monster di dalam diriku sudah tumbuh sebesar ini!
男の子は王様もけらいもみんな食べてしまいました。
otoko no ko wa ousama mo kerai mo minna tabete shimaimashita.
Anak laki-laki itu memakan raja, para pelayan, dan semua orang.
*バリバリ、グシャグシャ、バキバキ、ゴクン*
baribari, gushagusha, bakibaki, gokun
Kriuk kriuk, kunyah kunyah, krak krak, glek.
誰もいなくなってしまったので、男の子は旅に出ました。
dare mo inaku natte shimatta node, otoko no ko wa tabi ni demashita.
Karena tidak ada lagi siapa-siapa, anak laki-laki itu pun pergi dalam perjalanan.
何日も何日も、歩き続けて。
nannichi mo, nannichi mo, arukitsuzukete.
Ia berjalan dan terus berjalan selama berhari-hari.
ある日、男の子は西へ行った怪物に出会いました。
aru hi, otoko no ko wa nishi e itta kaibutsu ni deaimashita.
Suatu hari, anak laki-laki itu bertemu dengan monster yang pergi ke barat.
「名前がついたよ。すてきな名前なんだ。」
"namae ga tsuita yo. suteki na namae nan da."
"Aku sudah punya nama. Nama yang indah."
西へ行った怪物は言いました。「名前なんていらないわ。名前なんてなくてもしあわせよ。わたしたちは名前の無い怪物ですもの。」
nishi e itta kaibutsu wa iimashita: "namae nante iranai wa. namae nante nakutemo shiawase yo. watashitachi wa namae no nai kaibutsu desu mono."
"Aku tidak butuh nama. Aku bahagia meski tanpa nama, karena kita ini monster tanpa nama."
男の子は西へ行った怪物を食べてしまいました。
otoko no ko wa nishi e itta kaibutsu wo tabete shimaimashita.
Anak laki-laki itu memakan monster yang pergi ke barat.
せっかく名前がついたのに、名前をよんでくれる人はいなくなりました。
sekkaku namae ga tsuita noni, namae wo yonde kureru hito wa inaku narimashita.
Padahal ia sudah punya nama, tidak ada lagi orang yang memanggilnya dengan nama itu.
「ヨハン」、すてきな名前なのに。
"Johann," suteki na namae nanoni.
Johan. Padahal itu nama yang indah.
Arti buku bergambar dalam Monster
Johan Liebert mendengar cerita ini sejak kecil dan akhirnya mengidentifikasi dirinya dengan monster tanpa nama. Buku ini menjadi bagian penting dari karakternya: kisah tentang monster yang mengambil nama lalu memakan orang-orang di sekitarnya mengikuti logika yang sama dengan tindakan Johan dalam serial. Di dalam cerita, kisah-kisah bergambar itu adalah karya Franz Bonaparta, psikiater yang buku-bukunya membekas di masa kecil Johan.
Buku bergambar ini diterbitkan di Jepang oleh Shogakukan pada 2008 sebagai volume tambahan edisi kanzenban Monster. Edisi itu memuat empat cerita bergambar, dan yang pertama, Namae no nai kaibutsu, dikreditkan ke Emil Scherbe, nama pena Bonaparta. Untuk pembelajar, teksnya ramah pemula: kalimatnya pendek, banyak pengulangan, dan hampir semuanya berbentuk lampau sopan ~ました yang muncul di awal hampir semua metode belajar bahasa Jepang. Di Indonesia, manga Monster diterbitkan oleh m&c comics pada 2003, dan animenya mulai tersedia secara internasional di Netflix pada Januari 2023.






Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar