Menggunakan partikel wa(は) dan ga(が) dengan kata kerja dalam bahasa Jepang

Saat kita belajar bahasa Jepang, kita belajar bahwa partikel wa [は] adalah penanda topik, ga [が] adalah penanda subjek, wo [を] adalah penanda objek, ni [に] dan di dalam [で] adalah penanda lokasi dan dia [へ] adalah penanda arah. Kita menggunakan partikel , dan sebelum verba, tetapi bisakah kita menggunakan partikel wa [は] dan ga [が] dengan verba Jepang?

Dalam artikel ini, kita akan memahami kapan harus menggunakan partikel wa [は] dan ga [が] untuk menandai kata kerja dalam bahasa Jepang. Pertama-tama kita harus ingat bahwa tata bahasa Jepang bekerja dengan sistem SOV (subjek-objek-kata kerja). Dengan mengingat hal itu, mari kita lihat kapan menggunakan partikel dan sebelum kata kerja atau menggantikan partikel seperti .

Pengumuman

Salah satu situasi yang paling jelas adalah ketika kalimat tidak memiliki objek, hanya memiliki satu subjek. frase seperti [Saya berlari] ia sama sekali tidak memiliki objek untuk ditunjukkan oleh partikel wo [を], karena subjek adalah objek yang sedang berlari. Ini adalah salah satu situasi di mana kita dapat menggunakan dan sebelum kata kerja tanpa takut membuat kesalahan.

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kapan harus menggunakan wa atau ga, Anda dapat membaca artikel kami berikut ini: Apa perbedaan antara Partikel は (Wa) dan が (ga)

Menggunakan partikel wa(は) dan ga(が) dengan kata kerja dalam bahasa Jepang

Kapan menggunakan ga [が] atau wa [は] sebagai ganti wo [を]?

partikel ga [が] sering digunakan sebagai pengganti wo [を] ketika kata kerjanya adalah tindakan abstrak, mental atau non-fisik. Ini juga terjadi ketika kata kerja dalam bentuk potensial, karena menunjukkan bahwa tindakan itu mungkin dan bukan kenyataan. Kata kerja intransitif juga sering menggunakan partikel .

Pengumuman

Ada juga kelas kata kerja Jepang (biasanya predikat) yang subjek dan objeknya membawa alih-alih . Kata kerja ini sering berhubungan dengan kondisi atau kejadian yang terjadi secara independen dari keputusan, kehendak, atau kemauan manusia, seperti pemahaman, kebutuhan, atau kekuatan.

Beberapa kalimat dalam tabel di bawah ini mewakili penggunaan partikel ga [が] sebelum kata kerja dalam bahasa Jepang:

肉が食べられない Niku ga taberarena saya tidak bisa makan daging
日本語 が分かる Nihongo ga wakaru saya mengerti bahasa jepang
Pengumuman

Dalam kasus partikel wa [は], kita jarang perlu menggunakannya bersama dengan kata kerja tertentu. Mari kita gunakan saja dalam kalimat di mana tidak ada objek dan subjek melakukan tindakan. Dalam kasus ini kita dapat berpikir bahwa dapat mengekspresikan kontras. Jadi kita harus memutuskan antara wa dan ga sesuai dengan tujuan masing-masing.

Menggunakan atau dapat mengubah arti kalimat

Ada situasi di mana dan dapat dipertukarkan, tetapi ada kalanya partikel dapat mengubah arti kalimat secara total. Contoh kalimat yang tidak penting untuk digunakan wo atau ga adalah アノ[を/が] [piano_hikeru]. Tidak peduli partikel apa yang Anda gunakan, frasa akan terus berarti saya bermain piano dengan subjek tersembunyi dan piano sebagai objeknya.

Contoh yang menunjukkan bahwa partikel mengubah arti kalimat adalah dalam kalimat 魚が食べる [sakana ga taberu] agar kita bisa mengerti cara makan ikan. Jika kita menukar dengan itu akan memiliki arti makan ikan. HAI ga ia mengatakan bahwa ikan adalah subjek dan ia melakukan tindakan dari kata kerja. Selagi wo menunjukkan bahwa ikan adalah objek yang dimakan.

Pengumuman

Kata kerja potensial yang menggunakan partikel cenderung fokus pada kata benda, sedangkan menggunakan fokusnya pada keseluruhan kalimat. Ini bisa secara drastis mengubah apa yang kami coba katakan. Tentu saja, ada banyak situasi lain yang harus kita waspadai tentang penggunaan partikel yang benar, tetapi saya harap artikel kecil ini sedikit membantu Anda memahaminya.

Kami menghargai komentar dan berbagi Anda dan merekomendasikan membaca: