Banyak yang percaya bahwa bahasa Jepang sangat sulit untuk dipelajari. Dan memang dia menakutkan karena ribuan ideogramnya. Namun, kenyataannya adalah bahasa Jepang sangat sederhana, dalam artikel ini saya akan mencoba menunjukkan dalam hal apa bahasa Jepang sangat sederhana dan mudah dipelajari.

Perlu dijelaskan bahwa semua bahasa membutuhkan dedikasi dan kesabaran untuk dipelajari. Saya secara pribadi percaya bahwa fakta kita berbicara bahasa Portugis membuat proses belajar bahasa Jepang sedikit lebih sulit. Semua ini karena bahasa Portugis adalah bahasa yang sangat rumit, penuh dengan aturan tata bahasa dan memiliki struktur yang berbeda. Cukup bertele-tele dan mari kita pahami mengapa belajar bahasa Jepang bisa lebih mudah dari yang kita bayangkan.

Kesederhanaan dalam tata bahasa dan kata kerja

Berbeda dengan bahasa Portugis, bahasa Jepang tidak memiliki ribuan konjugasi kata kerja atau pronomina. Sementara bahasa Portugis memiliki 10 tenses kata kerja dalam indikatif dan 6 dalam subjungtif, bahasa Jepang hanya memiliki 2: sekarang dan masa lalu. Dalam bahasa Jepang, kata kerja tidak berkonjugasi sesuai subjek.

Contoh di bawah ini menunjukkan betapa banyak variasi berbeda yang ada dari kata kerja Pergi dalam bahasa Portugis dan betapa sedikitnya dalam bahasa Jepang:

  • Português – Ir – vou, vais, vai, vamos, ides, vão, fui, fostes, foi, fomos, fostes, foram, ia, ias, ia, íamos, íeis, iam, fora, foras, fora, fôramos, fôreis, foram, irei, irás, iremos, ireis, irão, iria, irias, iria, iríamos, iríeis, iriam, vá, vas, vá, vamos, vades, vão, fosse, fosses, fosse, fôssemos, fôsseis, fossem, for, fores, for, formos, fordes, forem, vai, vá, vamos, ide, vão, ires, irmos, irdes, irem;
  • Japonês 行く – iku – iki(masu), ikou, ike(nai), itte, itta, ika;

Hanya iku sudah cukup untuk digunakan dalam kebanyakan kasus. Variasi yang ditunjukkan di atas hanyalah untuk menambahkan akhiran yang mengubah kalimat menjadi masa lalu, sekarang, negatif atau untuk memberikan kesopanan, kondisi, penekanan, dll. (masu, mashita, nai, tte, ta, n da, zo.)

Bahasa Jepang juga tidak memiliki gender (maskulin dan feminin) pada kata benda dan juga tidak ada jamak. Dan juga tidak ada artikel tertentu maupun artikel tidak tertentu dalam bahasa Jepang.

O Idioma Japonês é difícil?

Pengucapan dan suku kata Jepang

Karena kita berbicara bahasa Portugis, belajar pengucapan bahasa Jepang sangat mudah. Berbeda dengan bahasa Inggris, suku kata bahasa Jepang mirip dengan bahasa Portugis, sehingga pengucapan bukanlah kesulitan. Belum lagi bahasa Jepang memiliki lebih sedikit suku kata daripada kebanyakan bahasa (109) dan mereka tidak mengubah nada (kata).

Hal lain yang memudahkan pembelajaran bahasa Jepang adalah meskipun ada 109 suku kata, hanya ada 46 kana (seperti huruf) yang mewakili suku kata. Bahasa Jepang menggunakan 2 alfabet yang terdiri dari 46 kana yang membentuk 71 suara berbeda. Ini dimungkinkan karena beberapa kana memiliki pengucapan berbeda karena 2 titik atau bola yang ditempatkan di atasnya. Lihat beberapa contoh di bawah ini:


ka

ki

ha

ba

he

ga

gi

gu

pa

pe

Menguasai 46 kana ini (hiragana dan katakana) dan 71 suara, Anda mampu berbicara dan membaca kata dan teks apa pun dalam bahasa Jepang yang tidak memiliki ideogram, atau yang menggunakan furigana (kana di atas ideogram).

O Idioma Japonês é difícil?

Pembentukan kata dalam bahasa Jepang

Bukti lain bahwa bahasa Jepang adalah bahasa yang mudah, adalah fakta bahwa banyak kata berasal dari bahasa Inggris dan Portugis. Banyak kata benda seperti benda, nama hewan dan bahkan beberapa kata kerja berasal dari bahasa lain atau memiliki versi asing. Kata-kata asing ini ditulis menggunakan katakana.

Meskipun banyak yang takut pada ideogram (kanji), kenyataannya adalah mereka sangat berguna. Bahasa Jepang menjadi jauh lebih mudah dan komprehensif ketika Anda mulai memahami ideogram dan melihat bahwa mereka memberi kehidupan pada kata-kata. Beberapa ideogram terdiri dari elemen dan bentuk yang masuk akal, seolah-olah kita melihat arti kata tersebut. Seperti bahasa Jerman, kita dapat dengan mudah menyadari bahwa banyak kata dalam bahasa Jepang adalah gabungan dari kata lain seperti contoh di bawah ini:

  • (tangan) + (kertas) = 手紙 (surat). Gabungan 2 ideogram membentuk satu kata;
  • (pohon) = (hutan kecil) = (hutan). Semuanya hanya dengan satu ideogram;
  • (pohon) + (meja) = (meja tulis). 2 ideogram berbeda menjadi satu ideogram;
O Idioma Japonês é difícil?

Kesimpulan

Bahasa Jepang adalah bahasa yang sangat sederhana dan mudah, kesulitannya adalah menghafal ideogram dan tulisannya. Tata bahasa, meskipun sederhana, bisa rumit karena berbeda dari bahasa Portugis, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama hingga kita terbiasa tidak menukar urutan kata. Bahasa Jepang juga bisa menjadi cukup kompleks karena variasi, dialek, formalitas, dan kesopanannya. Belum lagi bentuk penghitungan yang tak terhitung jumlahnya dan elemen lain yang bisa membuat Anda pusing.

Dengan demikian, saya merasa jauh lebih mudah mempelajari bahasa Jepang, meskipun membutuhkan waktu lebih lama dan dedikasi besar untuk menguasai ideogram. Bagaimana menurut Anda tentang bahasa Jepang? Menurut Anda mudah? Tinggalkan pendapat Anda di komentar.

Kevin Henrique

Kevin Henrique

Pakar budaya Asia dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan permainan. Penulis dan pelancong otodidak yang berdedikasi untuk mengajar bahasa Jepang, berbagi tips perjalanan, dan menjelajahi hal-hal menarik yang mendalam.

Eksplorasi konten lain dari Suki Desu

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca