Sebelumnya kita sudah membahas tentang ideogram yang mirip dan serupa, tetapi apakah Anda pernah menyadari bahwa dalam bahasa Jepang terdapat berbagai kata yang mirip, dengan pelafalan yang sama dan hampir sama artinya? Apa perbedaan di antara mereka?

Dalam artikel ini, kita akan melihat beberapa kata yang dikenal yang hampir sama, tetapi memiliki perbedaan, baik dalam ideogram maupun artinya. Mereka adalah sinonim dan homonim pada saat yang bersamaan.

Bagaimana menemukan kata-kata Jepang yang mirip?

Ada ribuan kata Jepang dengan pelafalan dan arti yang sama, tetapi yang memiliki perbedaan dan arti yang berbeda. Hal ini terjadi karena pembacaan radikal yang hampir sama.

Belajar kata-kata ini akan meningkatkan kecepatan kita dalam mempelajari bahasa Jepang dan pada saat yang sama akan memudahkan untuk menyamakan dengan kata-kata lain.

Anda dapat menggunakan jisho atau kamus terbaru kami dan di halaman kata tersebut Anda akan menemukan bentuk-bentuk lain. Biasanya bentuk-bentuk lain ini yang menentukan arti alternatif dari kata tertentu.

Perhatikan juga kata-kata lain saat mencari di kamus. Karena itu kami sarankan untuk selalu mencari dengan kana atau romaji agar muncul hasil yang mirip dalam pelafalan. Anda juga dapat mencari berdasarkan arti dalam bahasa Inggris.

hajime – [始め] vs. [初め] – Awal

Kedua kata tersebut dilafalkan hajime dan memberikan gagasan tentang awal atau permulaan sesuatu. Apa perbedaan antara kedua kata ini?

Hajime [始め] berarti awal, mulai, permulaan, pembukaan, pertama, asal, dll. Biasanya lebih sering digunakan untuk memulai sesuatu yang baru, menyarankan awal dari suatu tindakan atau proses.

Hajime

Palavras Japonesas iguais - Qual a diferença?

HITORI – [一人] vs. [独り] – SATU ORANG

Kedua kata tersebut dilafalkan hitori dan memberikan gagasan tentang satu orang atau sendirian. Perbedaannya adalah hitori [一人] secara harfiah menggunakan ideogram untuk satu orang sedangkan [独り] menggunakan ideogram untuk tunggal dan sendirian.

Hitori [一人] menekankan pada jumlah orang. Sedangkan [独] merujuk pada keadaan berada sendirian, dengan usaha sendiri, tanpa berinteraksi dengan orang lain. Merujuk secara harfiah pada keadaan kesepian.

Contoh ada pada kata hitorigoto** [独り言] yang berarti berbicara sendiri, monolog, solilokui. Hitorijime** [独り占め] yang berarti monopoli dan juga hitoritabi** [一人旅] yang berarti bepergian sendirian atau perjalanan yang sepi.

ARU – [有る] vs. [在る] – BERADA

Aru** adalah salah satu kata kerja terpenting dalam bahasa Jepang. Digunakan sebagai pelengkap dari berbagai kalimat dan kata kerja, dapat berarti menjadi, ada, dan berada. Tetapi apakah Anda tahu bahwa aru [ある] yang biasanya ditulis dalam hiragana memiliki perbedaan?

Pertama kita punya kata kerja [有る] yang berarti memiliki sesuatu, dapat setara dengan “memiliki” dan “memiliki”. Juga berarti menjadi, ada, berada di suatu lokasi, dilengkapi, terjadi dan lain-lain.

Sedangkan [在る] memiliki arti yang hampir sama, tetapi memberikan gagasan tentang keberadaan sesuatu secara khusus di lokasi tertentu. Kita dapat menggunakannya untuk merujuk pada lokasi atau keberadaan sesuatu.

Palavras Japonesas iguais - Qual a diferença?

Keduanya biasanya ditulis dalam hiragana, jadi kemungkinan besar kita tidak perlu membedakan salah satu dari kata-kata ini. Setiap kali kita membaca kalimat dengan [ある] kita sudah tahu artinya.

Anda dapat melihat ideogram ini digunakan dalam kata-kata seperti: Arubeki [有るべき] yang berarti ideal, diinginkan, seharusnya, target dan tujuan; Arugamama** [在るが儘] yang berarti sebenarnya, seperti ini, bagaimana Anda berada dan dalam praktiknya.

Kata-kata Jepang lainnya yang mirip tetapi dengan perbedaan

Fune** berarti kapal dalam bahasa Jepang, tetapi [船] digunakan untuk kapal dan kapal besar, sedangkan [舟] untuk perahu atau kapal kecil. Machi** dapat berarti jalan yang ramai [街] atau kota besar [町].

Marui** mewakili lingkaran atau keliling di mana marui** [丸い] merujuk pada bola dan bola tiga dimensi lainnya. Sedangkan marui** [円い] merujuk pada lingkaran dan keliling dua dimensi.

Contoh berikutnya tidak selalu kata yang sama. Perut dalam bahasa Jepang disebut onaka** [お腹], tetapi ada juga kata Jepang naka** [中] yang berarti pusat, tengah, internal dan juga merujuk dan berhubungan dengan bagian dalam kita. Ini menunjukkan bagaimana bahasa Jepang menghubungkan kata-kata untuk memudahkan hidup kita.

Ada dua cara untuk menulis kata kerja miru** yang adalah [見る] dan [観る] di mana keduanya dalam praktiknya berarti melihat. Perbedaannya adalah [観る] lebih spesifik bahwa Anda sedang menonton sesuatu seperti TV. Ada variasi lain dari miru seperti [診る] dan [看る] masing-masing jarang digunakan, tetapi digunakan untuk situasi tertentu.

Kami sudah menulis artikel tentang miru yang bisa Anda baca dengan mengklik di sini. Semoga Anda menyukai contoh-contoh kecil dalam artikel ini. Jika suka, bagikan dan tinggalkan komentar Anda.

Kevin Henrique

Kevin Henrique

Pakar budaya Asia dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan permainan. Penulis dan pelancong otodidak yang berdedikasi untuk mengajar bahasa Jepang, berbagi tips perjalanan, dan menjelajahi hal-hal menarik yang mendalam.

Eksplorasi konten lain dari Suki Desu

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca