Bermain catur dengan penutur bahasa Jepang atau mengikuti siaran turnamen internasional menjadi jauh lebih mudah ketika Anda memahami istilah teknis yang digunakan di atas papan. Dalam bahasa Jepang, permainan catur Barat dikenal dengan sebutan チェス (chesu). Karena catur internasional berkembang modern di Jepang melalui pengaruh Barat, sebagian besar nama buah catur dan aturan khusus menggunakan kata serapan bahasa Inggris yang ditulis dengan katakana. Pada saat yang sama, para pemain dan komentator tetap memakai istilah tradisional permainan papan seperti 駒 (koma, buah catur) dan 手 (te, langkah), yang juga digunakan dalam permainan shogi, catur Jepang.
Daftar isi 6
Dasar Permainan dan Papan Catur dalam Bahasa Jepang
Sebelum mempelajari nama setiap buah dan manuver taktis, pemain perlu memahami istilah dasar yang menggambarkan papan permainan, petak, giliran melangkah, dan warna bidak. Papan catur standar terdiri dari 64 petak tempat bertemunya bidak putih dan hitam.
| Romaji | Jepang | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| chesu | チェス | Catur (catur Barat internasional) |
| chesu ban | チェス盤 | Papan catur |
| koma | 駒 | Bidak catur atau keping permainan papan |
| masu | マス [升] | Petak di papan catur (misalnya hitomasu untuk satu petak) |
| shiro | 白 (シロ) | Putih (pemain atau bidak putih) |
| kuro | 黒 (クロ) | Hitam (pemain atau bidak hitam) |
| ban | 番 | Giliran melangkah pemain |
| te | 手 | Langkah catur atau giliran langkah |
| ippo | 一歩 | Satu langkah (bergerak sejauh satu petak) |
| shiai | 試合 | Pertandingan atau laga catur |
| rūru | ルール | Aturan permainan (rules) |
| nyūmon | 入門 | Pengantar atau panduan dasar bagi pemula |
| senshuken | 選手権 | Kejuaraan atau gelar turnamen |
Nama Bidak Catur dalam Bahasa Jepang
Berbeda dengan shogi tradisional yang menggunakan kanji di atas keping kayu, catur Barat hampir seluruhnya menggunakan kata serapan katakana untuk menyebut buah catur. Setiap buah catur memiliki singkatan standar dalam notasi internasional, tetapi istilah katakana berikut adalah yang paling sering diucapkan saat berbicara atau berdiskusi.
| Romaji | Jepang | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| kingu | キング | Raja (King) |
| kuiin | クイーン | Ratu atau Menteri (Queen) |
| rūku | ルーク | Benteng (Rook) |
| bishoppu | ビショップ | Gajah atau Peluncur (Bishop) |
| naito | ナイト | Kuda (Knight) |
| pōn | ポーン | Pion (Pawn) |
Istilah umum untuk menyebut seluruh buah catur adalah 駒 (koma). Ketika pemain mengatur posisi awal seluruh bidak sebelum pertandingan dimulai, istilah yang digunakan adalah 配置 (haichi, susunan atau formasi bidak), didampingi kata kerja 並べる (naraberu, menyusun atau menata bidak di atas papan).
Gerakan, Penangkapan, dan Aturan Khusus
Dinamika pertandingan catur ditentukan oleh aturan langkah yang terukur dan manuver khusus yang diakui secara internasional. Beberapa aturan khusus seperti rokade dan en passant memiliki adaptasi fonetik katakana yang khas dalam komunitas catur Jepang.
| Romaji | Jepang | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| ugokasu | (駒を)動かす | Menggerakkan bidak (kata kerja transitif) |
| ugoku | (駒が)動く | Bergerak (kata kerja intransitif) |
| toru | 取る (とる) | Menangkap atau memakan bidak lawan |
| torikaesu | 取り返す (とりかえす) | Menangkap kembali bidak (membalas memakan) |
| koukan | 交換 | Pertukaran bidak yang setara nilainya |
| tenkai suru | 展開する | Mengembangkan bidak (development) |
| kyasuringu | キャスリング | Rokade (castling, langkah khusus raja dan benteng) |
| anpasan | アンパサン | En passant (penangkapan pion khusus saat pion melangkah dua petak) |
| puromōshon | プロモーション (昇格) | Promosi pion (perubahan pion saat mencapai baris terakhir) |
| chekku | チェック | Skak (ancaman langsung terhadap raja) |
| chekkumeeto | チェックメート | Skakmat (posisi raja tidak dapat diselamatkan) |
Fase Permainan dan Kosakata Strategi
Untuk membaca ulasan pertandingan dan memahami analisis master catur, penguasaan istilah strategi sangat penting. Bahasa Jepang membagi alur permainan ke dalam tiga babak utama, yaitu babak pembuka, babak tengah, dan babak akhir.
| Romaji | Jepang | Bahasa Indonesia |
|---|---|---|
| joban | 序盤 | Babak pembuka (opening) |
| chuuban | 中盤 | Babak tengah (middlegame) |
| shuuban | 終盤 | Babak akhir (endgame) |
| senjutsu | 戦術 | Taktik (kombinasi langkah jangka pendek) |
| senryaku | 戦略 | Strategi (rencana posisi jangka panjang) |
| kyokumen | 局面 | Posisi atau situasi papan saat permainan berjalan |
| kuukan | 空間 | Ruang (penguasaan ruang atau wilayah petak di papan) |
| atsuryoku wo kakeru | 圧力をかける | Menerapkan tekanan pada posisi lawan |
| shihai suru | 支配する | Menguasai (mengontrol petak atau lajur penting) |
| kougeki | 攻撃 | Serangan ke area pertahanan lawan |
| hangeki | 反撃 | Serangan balasan (counter-attack) |
| kifu | 棋譜 | Notasi atau rekaman langkah permainan |
| kaisetsu | 解説 | Komentar atau analisis jalannya pertandingan |
Etiket dan Ungkapan Praktis Saat Bermain Catur
Di Jepang, etiket bermain catur dan permainan papan lainnya sangat dijunjung tinggi. Pemain menunjukkan rasa hormat kepada lawan melalui salam pembuka sebelum langkah pertama dijalankan dan ucapan penutup setelah pertandingan berakhir:
- Yoroshiku onegai shimasu (よろしくお願いします): Diucapkan di awal pertandingan sambil sedikit membungkuk, bermakna permohonan untuk bermain dengan baik dan saling menghormati.
- Makemashita (負けました) atau Tōryō (投了): Ungkapan resmi saat seorang pemain memutuskan untuk menyerah karena posisi sudah tidak dapat dipertahankan.
- Arigatō gozaimashita (ありがとうございました): Diucapkan bersama setelah pertandingan selesai sebagai ucapan terima kasih atas pengalaman bermain dan evaluasi bersama.
Perbedaan Catur Barat (Chesu) dan Shogi Tradisional
Meskipun shogi sering dijuluki sebagai catur Jepang, kedua permainan ini memiliki perbedaan mendasar pada sistem aturan dan peristilahannya. Pada catur Barat, setiap bidak yang ditangkap akan keluar dari papan secara permanen. Sebaliknya, dalam shogi berlaku aturan drop (打つ, utsu), di mana keping lawan yang ditangkap dapat dimasukkan kembali ke papan sebagai pasukan sendiri oleh pemain yang menangkapnya.
Perbedaan lainnya terlihat pada pengucapan skak dan skakmat. Pada catur Barat, ancaman terhadap raja disebut チェック (chekku) dan akhir permainan disebut チェックメート (chekkumēto). Sementara itu, dalam shogi istilah yang digunakan adalah 王手 (ōte) untuk skak dan 詰み (tsumi) untuk skakmat. Memahami istilah permainan strategi seperti ini merupakan cara yang menyenangkan untuk belajar bahasa Jepang dengan cepat dan efektif, karena Anda dapat memperluas perbendaharaan kata praktis sekaligus mendalami budaya permainan asah otak di Jepang.






Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar