Cara mengetik hiragana dan katakana kecil di keyboard Jepang

Cara mengetik hiragana dan katakana kecil di keyboard Jepang

Jika Anda ingin mengetik hiragana atau katakana kecil, kuncinya bukan mencari tombol khusus, tetapi memahami pola input Jepang yang dipakai IME. Untuk っ / ッ, biasanya Anda cukup menggandakan konsonan berikutnya. Untuk ゃ / ゅ / ょ, Anda bisa mengetik kombinasi seperti kya, shu, atau cho. Sementara itu, kana kecil yang berdiri sendiri seperti atau biasanya dibuat dengan awalan x atau l, misalnya xa, xyo, la, atau lyo.

Daftar isi 7

Apa fungsi hiragana dan katakana kecil?

Kana kecil dipakai untuk mengubah bunyi kata. Bentuk yang paling sering muncul adalah , yang menandai konsonan ganda atau jeda singkat dalam pengucapan. Karena itu Anda akan melihatnya pada kata seperti がっこう (gakkō), きって (kitte), dan サッカー (sakkā).

Bentuk kecil ゃ / ゅ / ょ dipakai untuk membuat bunyi gabungan seperti きゃ, しゅ, atau ちょ. Kombinasi ini sangat umum dalam kosakata sehari-hari, jadi penting dipahami sejak awal.

Cara mengetik tsu kecil っ dan ッ

Ada dua cara yang paling sering dipakai:

  • Gandakan konsonan berikutnya: kitte menjadi きって, gakkou menjadi がっこう, dan sakkaa menjadi サッカー.
  • Ketik bentuk kecilnya secara langsung: gunakan xtu, ltu, xtsu, atau ltsu jika Anda hanya ingin menulis atau tanpa menunggu kana berikutnya.

Dalam praktik sehari-hari, menggandakan konsonan lebih cepat untuk menulis kata utuh. Input langsung dengan x atau l berguna saat Anda sedang belajar, membuat contoh, atau perlu menulis karakternya sendirian.

Cara mengetik ya, yu, yo kecil

Untuk gabungan yang sudah jadi, cukup ketik romaji normalnya:

  • kya menjadi きゃ
  • sha menjadi しゃ
  • cha menjadi ちゃ
  • nyu menjadi にゅ
  • ryo menjadi りょ
  • pyu menjadi ピュ

Jika Anda ingin mengetik bentuk kecilnya saja, tanpa kana di depan, gunakan pola berikut:

  • xya atau lya untuk
  • xyu atau lyu untuk
  • xyo atau lyo untuk

Aturan yang sama berlaku untuk katakana kecil ャ / ュ / ョ ketika Anda memakai input romaji.

Vokal kecil untuk kata serapan

Kana kecil bukan hanya dan ゃゅょ. Dalam katakana, vokal kecil sering dipakai untuk menyesuaikan bunyi kata asing, seperti pada ファ, フィ, ティ, atau ウィ.

Untuk mengetiknya, Anda biasanya bisa memakai:

  • xa atau la untuk ぁ / ァ
  • xi atau li untuk ぃ / ィ
  • xu atau lu untuk ぅ / ゥ
  • xe atau le untuk ぇ / ェ
  • xo atau lo untuk ぉ / ォ

Karena itu, pasangan seperti fa, fi, fe, fo, wi, dan we biasanya langsung dikonversi oleh IME menjadi bentuk kana yang sesuai.

Bagaimana kalau mengetik di ponsel?

Di ponsel, hasilnya tetap bergantung pada keyboard Jepang yang Anda aktifkan. Jika Anda memakai input romaji, aturan seperti kya, xtu, atau xyo biasanya tetap berlaku. Jika Anda memakai keyboard kana sentuh, varian kecil biasanya muncul lewat flick, tekan lama, atau daftar kandidat yang muncul saat Anda mengetik.

Intinya sama: Anda tidak perlu mencari alfabet kedua. Yang Anda butuhkan adalah metode input Jepang yang benar, lalu memilih kandidat kecil yang memang didukung keyboard tersebut.

Kana kecil yang memang ada

Tidak semua kana punya versi kecil. IME hanya bisa membuat bentuk yang memang ada di sistem penulisan Jepang, seperti ぁぃぅぇぉ, , ゃゅょ, , dan padanan katakananya. Karena itu, jika Anda mencoba membuat versi kecil bebas untuk setiap suku kata, hasilnya memang tidak akan selalu muncul.

Kana lama seperti dan juga masih bisa ditemukan pada beberapa tabel input, tetapi penggunaannya sudah tidak umum dalam bahasa Jepang modern.

Ringkasan cepat

  • っ / ッ: gandakan konsonan berikutnya, atau pakai xtu / ltu.
  • ゃ / ゅ / ょ: pakai kombinasi seperti kya, shu, cho, atau ketik xya, xyu, xyo untuk bentuk kecilnya saja.
  • ぁ / ぃ / ぅ / ぇ / ぉ: pakai xa, xi, xu, xe, xo atau versi la, li, lu, le, lo.
  • Jika bentuk kecil tidak muncul, periksa lagi apakah Anda sedang memakai input Jepang yang benar.

Begitu pola dasarnya dipahami, mengetik hiragana dan katakana kecil terasa jauh lebih mudah, baik saat menulis kata Jepang umum maupun kata serapan modern.

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.