Apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimana cara mengungkapkan “semua” dalam bahasa Jepang? Ada beberapa bentuk — subete, zenbu, mina, marugoto, arayuru, zentai, zettai — dan masing-masing menyampaikan jenis totalitas tertentu: benda, orang, ide lengkap, konsep abstrak, atau bahkan perasaan “semua benar-benar, tanpa pengecualian”.

Dalam artikel ini, Anda akan memahami arti sebenarnya dari setiap kata, perbedaannya, kapan menggunakannya, serta kesalahan umum yang sering membingungkan pemula hingga siswa menengah. Ide-nya sederhana: membantu Anda menggunakan setiap istilah dengan alami, tanpa harus menghafal aturan yang mustahil.

1. 全て – subete “semua” dengan cara luas dan formal

Subete biasanya ditulis dalam hiragana (すべて) dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kanji-nya menyampaikan ide “semua secara umum”, dengan cara lebih konseptual. Kata ini lembut, luas, dan sering digunakan dalam konteks formal, tertulis, atau lebih elegan.

Ia menggambarkan totalitas dalam arti abstrak: semua di dunia, semua yang ada, seluruh harapan, seluruh umat manusia. Gunakan subete ketika kalimat memiliki nada umum, puitis, akademis, atau filosofis.

神の目には人はすべて平等である。 
Kami no me ni wa hito wa subete byōdō de aru;

Di mata Tuhan, semua manusia setara.

すべてのバスは満員です。 
Subete no basu wa man'in desu;

Semua bus penuh.

その男はすべての希望を失った。 
Sono otoko wa subete no kibō o ushinatta;

Pria itu kehilangan seluruh harapannya.

お金がすべてではない。 
Okane ga subete de wa nai;

Uang bukanlah segalanya.

全ての人間は平等である。 
Subete no ningen wa byōdō de aru;

Semua manusia setara.

それが全てです。 
Sore ga subete desu;

Itu saja.

Jika Anda ingin memastikan kata mana yang lebih tepat dalam sebuah kalimat. Cukup tempel sebagian kalimat tersebut ke Google dan lihat kata mana yang muncul lebih banyak hasilnya dengan menggunakan pencarian (CTRL + F).

全部 – zenbu – “semua” konkret, langsung, sehari-hari

Zenbu adalah kata yang paling umum dalam kehidupan sehari-hari, digunakan untuk hal-hal yang dapat Anda hitung, ambil, selesaikan, konsumsi, atau jumlahkan. Ini adalah “semua” untuk daftar, objek, uang, jumlah, tugas — situasi praktis dan konkret.

Bagaimana jika kita mempelajari beberapa contoh kalimat?

彼は本を全部読んだ。 
Kare wa hon o zenbu yonda;

Dia membaca buku itu dari awal sampai akhir.

Kalimat ini juga dapat menunjukkan seluruh buku atau semua buku. Namun, kata 全部 (zenbu) dapat menunjukkan seluruh bagian dari sesuatu.

それは全部で100ドルでした。 
Sore wa zenbu de 100-doru deshita;

Totalnya 100 dolar.

Menggunakan 全部 untuk menunjukkan totalitas nilai yang dihabiskan.

我々は全部で、7人です。 
Wareware wa zenbu de nananin desu;

Kami berjumlah 7 orang.

Kalimat ini menggunakan 全部 untuk menyatakan totalitas sebuah kelompok.

生徒は全部で何人ですか? 
Seito wa zenbu de nanijin desu ka?

Berapa jumlah total siswa?

Kanji untuk Semua [全]

Perhatikan bahwa kedua kata tersebut terdiri dari kanji (全) yang berarti utuh, semua, dan lengkap. Berbagai kata menggunakan ideogram ini seperti:

  • Ensiklopedia – 大全 – taizen
  • Tidak sama sekali, tidak ada – 全然 – zenzen
  • Semua anggota – 全員 – zen-in
  • Seluruh negara – 全国 – zenkoku
  • Utuh, seluruhnya, pasti – 全体 – zentai
  • Keputusan, kehancuran total – 全滅 – zenmetsu
  • Seluruh sekolah – 全校 – zenkou

Kanji (全) juga hadir dalam kata kerja yang cukup sering digunakan untuk mengungkapkan kekesalan (mataku – 全く) yang berarti benar-benar, seluruhnya, memang, dan sepenuhnya. Karena alasan ini, kita harus berhati-hati saat mencoba menggunakan kata zenbu atau subete ketika sudah ada kata atau ungkapan lain yang menunjukkan totalitas sesuatu.

Apa perbedaan antara subete dan zenbu?

Kita bisa mulai dengan mengatakan bahwa subete (全て) adalah kata asal Jepang sedangkan zenbu (全部) hanya terdiri dari ideogram dan berasal dari asal Tionghoa. Kata zenbu juga terdiri dari kanji (部) yang menunjukkan bagian, departemen, komponen, dan elemen. Artinya, kata zenbu menunjukkan seluruh bagian atau seluruh elemen. Ingat bahwa kata subete biasanya ditulis dalam hiragana すべて.

Dipercaya bahwa subete adalah kata yang lebih lembut, sementara zenbu tampak lebih objektif. Subete dalam beberapa kasus bisa terdengar lebih indah dan puitis. Keduanya dapat digunakan sebagai kata benda, tetapi hanya subete (全て) yang dapat digunakan sebagai kata keterangan. Meskipun tidak ada bukti tentang hal ini, subete digunakan dalam situasi yang lebih formal daripada zenbu. Zenbu sering digunakan untuk merujuk pada uang, hitungan, dan angka.

Subete adalah kosakata yang sedikit lebih maju daripada zenbu, umumnya anak berusia 3 atau 4 tahun mengatakan zenbu ketika menginginkan semua mainan, tetapi saat berusia 10 tahun dia bisa mulai mengatakan subete. Zenbu cenderung lebih sering digunakan untuk segala sesuatu yang bersifat terbatas atau memiliki batas. Umumnya mendengar zenbu (全部) lebih sering daripada subete (全て). 全部 terasa lebih lengkap sementara 全 semua terasa lebih seperti semua, semua orang. Zenbu sering digunakan untuk merujuk pada uang, hitungan, dan angka.

Kata 全部 tidak pantas digunakan untuk menunjukkan sekelompok orang. Kita dapat menyimpulkan bahwa すべて dan 全部 dapat dipertukarkan dalam banyak situasi. Dalam pengertian ini, semua cenderung lebih sering digunakan pada topik umum, ide abstrak, atau sesuatu yang akademis.

Dizendo tudo em japonês - Zenbu vs subete - Qual usar?

5. 皆 / みんな – “semua” (untuk orang)

みんな digunakan secara eksklusif untuk merujuk pada kelompok orang, tidak pernah untuk benda. Ia berfungsi dalam konteks kasual dan alami, seperti ketika kita berbicara tentang teman, kolega, siswa, atau kolektif manusia lainnya.

Ketika seseorang mengatakan みんな, fokusnya ada pada seluruh kelompok sebagai satu kesatuan, tanpa penekanan pada setiap individu secara terpisah. Ini adalah cara yang paling umum dan langsung untuk mengatakan “semua” ketika topiknya melibatkan orang.

Contoh: みんな来たよ。– minna kita yo. – Semua sudah datang.

丸ごと – “secara utuh”

丸ごと menyampaikan ide sesuatu yang utuh, lengkap, tanpa pembagian. Ia sangat bagus ketika Anda ingin menekankan bahwa sesuatu dikonsumsi, dilakukan, atau dialami secara total, tanpa memisahkan bagian.

Ini adalah kata yang sangat visual, digunakan baik untuk objek fisik maupun untuk pengalaman lengkap, seperti bepergian, mengunjungi tempat, atau menikmati sesuatu dari awal hingga akhir.

Contoh: 日本を丸ごと楽しみたい。– nihon o marugoto tanoshimitai. – Saya ingin menikmati Jepang secara utuh.

有らゆる – “semua dan setiap”

有らゆる memberikan sensasi totalitas yang tersebar, di mana setiap elemen individu penting. Ia lebih formal dan sangat mirip dengan “every” dalam bahasa Inggris, sangat sering digunakan dalam teks penjelasan dan ucapan yang lebih terperinci.

Ketika Anda menggunakan 有らゆる, Anda mengatakan bahwa tidak hanya seluruh kelompok yang penting, tetapi juga setiap item yang menyusunnya, satu per satu.

Contoh: 有らゆる可能性。– arayuru kanōsei. – Semua kemungkinan.

全体 – “keseluruhan, totalitas”

全体 mewakili keseluruhan lengkap dari sesuatu, jumlah bagian yang membentuk satu tubuh. Ia tidak berarti “semua” secara bebas, melainkan “keseluruhan” dari sesuatu yang memiliki struktur.

Ideal untuk konteks yang melibatkan persentase, analisis umum, atau deskripsi satu kesatuan, seperti tubuh manusia, organisasi, atau kelompok statistik.

Contoh: 全体の3%。– zentai no san-pāsento. – 3% dari total.

絶対 – “secara mutlak”

絶対 tidak berarti “semua”, tetapi menyampaikan ide totalitas dalam arti kepastian mutlak. Ia mengekspresikan sesuatu yang definitif, tidak dapat dinegosiasikan, dan 100% dijamin atau mustahil.

Dapat menunjukkan tekad (“Saya akan pergi, bagaimanapun caranya!”) atau penolakan mutlak (“Tidak mungkin sama sekali”). Ia emosional, tegas, dan sangat sering digunakan dalam percakapan.

Contoh: 絶対行く!– zettai iku! – Saya akan pergi bagaimanapun caranya!

全然 – “tidak sama sekali / sepenuhnya”

全然 adalah kata yang menarik karena penggunaannya berubah. Secara tradisional berarti “sama sekali tidak”, tetapi dalam percakapan modern juga berarti “sepenuhnya” ketika digunakan dengan kalimat afirmatif.

Konteks dan nada menentukan arti mana yang sedang disampaikan. Dengan negatif → “tidak sama sekali”; dengan positif → “sangat / sepenuhnya”.

Contoh: 全然分からない。– zenzen wakaranai. – Saya tidak mengerti sama sekali.

Kevin Henrique

Kevin Henrique

Pakar budaya Asia dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan permainan. Penulis dan pelancong otodidak yang berdedikasi untuk mengajar bahasa Jepang, berbagi tips perjalanan, dan menjelajahi hal-hal menarik yang mendalam.

Eksplorasi konten lain dari Suki Desu

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca