18 Jenis Es Krim dalam Bahasa Jepang

Pelajari cara menyebut es krim dalam bahasa Jepang, bedakan soft cream, mochi ice, kakigōri, dan pahami 18 istilah...

Kalau yang ingin kamu cari adalah kata “es krim” dalam bahasa Jepang, bentuk yang paling umum adalah アイスクリーム (aisukurīmu). Dalam percakapan santai, orang Jepang juga sering menyingkatnya menjadi アイス (aisu). Namun saat membuka menu, konbini, atau rak freezer di Jepang, kamu akan menemukan istilah yang lebih spesifik daripada itu.

Itulah sebabnya memahami kosakata es krim dalam bahasa Jepang tidak cukup berhenti pada satu kata. Ada istilah resmi pada label, ada gaya sajian yang sangat populer di tempat wisata, dan ada nama dessert beku yang sering dikira “es krim” padahal teksturnya berbeda. Kalau kamu sedang memperluas kosakata makanan, lihat juga daftar makanan dalam bahasa Jepang yang lebih lengkap.

Daftar isi 5

Cara mengatakan es krim dalam bahasa Jepang

Istilah yang paling netral adalah アイスクリーム. Kata ini berasal dari bahasa Inggris “ice cream” yang diserap ke katakana. Dalam obrolan sehari-hari, bentuk pendek アイス jauh lebih sering terdengar karena lebih ringkas dan terasa alami.

Yang sering membuat pembelajar bingung adalah tidak semua produk beku di Jepang memakai label yang sama. Dua dessert yang sama-sama terlihat seperti es krim bisa masuk kategori berbeda pada kemasannya, tergantung kandungan susu dan cara pembuatannya. Jadi, memahami istilah di bawah ini akan sangat membantu saat kamu belanja atau membaca menu.

Empat kategori yang sering muncul di label Jepang

  • アイスクリーム (aisukurīmu) adalah kategori dengan kandungan susu paling tinggi, sehingga rasanya biasanya paling kaya dan teksturnya paling padat.
  • アイスミルク (aisu miruku) masih creamy, tetapi kandungan susunya sedikit lebih rendah dibanding kategori pertama.
  • ラクトアイス (rakuto aisu) adalah dessert beku berbasis susu yang lebih ringan dan sangat umum di supermarket serta konbini.
  • 氷菓 (hyōka) adalah kelompok dessert beku dengan sedikit atau hampir tanpa susu, termasuk es loli buah dan beberapa versi kakigōri.
Aneka es krim Jepang dengan tampilan lembut dan topping manis.
Istilah pada label Jepang sering memberi petunjuk tentang kandungan susu dan tekstur, bukan hanya nama rasa.

18 istilah es krim dalam bahasa Jepang yang paling berguna

Tidak semua istilah berikut adalah kategori resmi pada kemasan. Sebagiannya adalah nama gaya saji, jenis dessert beku, atau rasa yang sangat umum ditemukan di Jepang. Justru kombinasi inilah yang paling berguna saat kamu membaca menu atau memilih dessert.

  1. アイスクリーム (aisukurīmu) — istilah umum untuk es krim dan juga nama kategori premium pada label.
  2. アイス (aisu) — bentuk singkat yang sangat umum dipakai dalam percakapan sehari-hari.
  3. ソフトクリーム (sofuto kurīmu) — soft serve Jepang dengan tekstur sangat lembut dan putaran spiral yang khas.
  4. アイスミルク (aisu miruku) — kategori es krim dengan kandungan susu sedang, rasanya tetap lembut tetapi tidak sepadat ice cream penuh.
  5. ラクトアイス (rakuto aisu) — dessert beku berbasis susu yang ringan dan sangat populer di toko serba ada.
  6. 氷菓 (hyōka) — dessert beku yang lebih dekat ke es buah, es loli, atau es serut daripada es krim susu.
  7. ジェラート (jerāto) — gelato, biasanya terasa padat, halus, dan menonjolkan rasa bahan utamanya.
  8. シャーベット (shābetto) — sherbet atau sorbet yang cenderung ringan, dingin, dan menyegarkan.
  9. かき氷 (kakigōri) — es serut khas Jepang yang sering disiram sirup, susu kental, atau topping kacang merah.
  10. 餅アイス (mochi aisu) — es krim berlapis mochi kenyal, dekat dengan konsep daifuku dingin.
  11. モナカアイス (monaka aisu) — es krim yang dijepit kulit wafer monaka, kombinasi renyah dan lembut yang sangat khas Jepang.
  12. アイスキャンディー (aisu kyandī) — es loli atau popsicle yang biasa dijual dalam bentuk batang.
  13. 抹茶アイス (matcha aisu) — es krim matcha dengan rasa pahit lembut yang jadi favorit banyak orang.
  14. あずきアイス (azuki aisu) — es krim kacang merah manis, sering terasa lebih klasik dan tradisional.
  15. バニラアイス (banira aisu) — es krim vanila, pilihan aman yang hampir selalu ada.
  16. チョコアイス (choko aisu) — es krim cokelat, dari rasa ringan sampai yang lebih pekat.
  17. ゆずシャーベット (yuzu shābetto) — sorbet yuzu dengan rasa segar dan sitrus yang sangat cocok untuk musim panas.
  18. たい焼きアイス (taiyaki aisu) — es krim yang disajikan bersama taiyaki, memberi kontras hangat, dingin, renyah, dan lembut sekaligus.

Jenis yang paling sering dicari saat jalan-jalan di Jepang

Kalau tujuanmu adalah mencoba dessert yang terasa khas Jepang, tiga nama yang paling sering muncul adalah soft cream, mochi ice, dan kakigōri. Soft cream dikenal karena rasa susunya kuat dan teksturnya sangat halus. Mochi ice menarik karena lapisan luarnya kenyal, sedangkan kakigōri lebih dekat ke es serut lembut yang diberi sirup atau topping manis.

Kalau ingin mengenal dua dessert terakhir lebih dalam, baca juga artikel tentang mochi dan kakigōri. Keduanya sering dibicarakan bersama es krim, tetapi tekstur, bahan, dan cara menikmatinya tidak sama.

Soft cream Jepang dengan putaran spiral lembut di atas cone.
Soft cream biasanya jadi pilihan paling mudah ditemukan di area wisata, rest area, dan toko susu lokal.
Semangkuk kakigōri Jepang dengan es serut dan topping manis.
Kakigōri termasuk keluarga dessert beku yang berbeda dari es krim susu biasa, tetapi tetap sangat penting dalam kosakata musim panas di Jepang.
Video ini memberi gambaran cepat tentang variasi es krim yang mudah ditemukan di Jepang, dari cup sampai bar dan cone.

Ungkapan singkat yang berguna saat memesan

  • アイスをください。 (Aisu o kudasai.) — Tolong, saya mau es krim.
  • 抹茶アイスが好きです。 (Matcha aisu ga suki desu.) — Saya suka es krim matcha.
  • ソフトクリームをひとつお願いします。 (Sofuto kurīmu o hitotsu onegaishimasu.) — Satu soft cream, tolong.

Jadi, kalau kamu hanya ingin mengingat satu kata, pegang アイスクリーム. Kalau ingin membaca menu dan kemasan dengan lebih percaya diri, tambahkan アイスミルク, ラクトアイス, 氷菓, ソフトクリーム, dan かき氷 ke dalam kosakatamu. Lima istilah itu sudah cukup untuk membuat rak freezer Jepang terasa jauh lebih mudah dipahami.

Sumber dan tautan berguna
Kevin Henrique

Tentang penulis: Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.