Doge adalah slang untuk dog — anjing, ya. Saya rasa hampir semua orang yang pernah buka internet sudah melihat wajah itu: Shiba Inu memandang ke samping, teks Comic Sans warna-warni menempel di udara, lucu atau sarkastik, kadang tidak nyambung sama sekali.
Yang bikin meme ini nempel bukan cuma fotonya. Ada bahasa sendiri: such wow, much, very, so — kata yang dipasang di tempat yang salah, seolah anjing itu sedang ngomong dalam hati. Wajah yang paling sering muncul punya nama: Kabosu.

Daftar isi 3
Bagaimana meme Doge muncul dan menyebar?
Kata doge lebih tua dari fotonya. Pada 24 Juni 2005, di episode boneka Homestar Runner berjudul “Biz Cas Fri 1”, Homestar memanggil Strong Bad sebagai “d-o-g-e”-nya. Ejaan konyol itu sempat hidup di sudut internet, jauh sebelum ada Shiba di sofa.
Shiba Inu adalah ras anjing Jepang yang mandiri dan agak keras kepala. Wajahnya sering kelihatan sombong tanpa berusaha — dan justru itu yang jadi bahan. Kalau kamu mau peta saudara-saudaranya, ada juga ras anjing Jepang lain di luar Shiba.
Wajah Doge yang paling terkenal milik Kabosu (かぼす). Guru taman kanak-kanak Jepang, Atsuko Sato, mengadopsinya pada November 2008 dari penampungan, setelah peternakan anak anjing tutup dan sekitar 19 Shiba lain ikut terdampar di sana. Namanya dari jeruk kabosu: muka Kabosu bulat seperti buah itu. Februari 2010, Sato mengunggah foto-foto anjingnya di blog pribadi. Yang menonjol: Kabosu duduk di sofa, kaki depan bersilang, memandang ke samping dengan alis terangkat.
Satu hal yang sering tertukar: judul Reddit Oktober 2010 “LMBO LOOK @ THIS FUKKIN DOGE” menempel di foto Corgi, bukan di sofa Kabosu. Kata doge jadi label untuk foto anjing konyol dulu. Wajah Kabosu baru jadi ikon belakangan, saat formatnya meledak pada 2013.
Pada Februari 2010 juga, fotografer Jonathan Fleming di San Francisco memotret Shiba-nya, Suki, memakai syal ungu yang mengecil setelah salah masuk mesin cuci. Foto malam itu — Suki di depan lampu kota — ikut jadi versi “hipster” dari meme yang sama. Baru pada 2012–2013 semuanya merapat: Tumblr Shiba Confessions menempelkan Comic Sans di foto Shiba, subreddit r/Doge muncul Januari 2013, ada video pertarungan Pokémon palsu yang membaca teks Doge, dan pada Agustus 4chan membanjiri r/MURICA dengan tentara Shiba.

Bahasa Doge: such wow, much, very
Teksnya yang membuat foto itu bicara: monolog dalam hati yang sengaja salah. Pola dasarnya dua kata: penguat (so, such, many, much, very) dipasang ke kata yang tidak seharusnya. “Much respect. So noble.” terlalu benar. Versi Doge-nya lebih dekat ke “much noble, so respect.” Sering ditutup satu kata: wow, kadang amaze atau excite.
Pengucapannya juga berantakan dengan sengaja. Yang paling umum kira-kira “doj” atau “dog” yang dipanjangkan. Di luar negara berbahasa Inggris kadang jadi “dodge”. Kalau kamu mau kata Jepang yang lurus untuk anjing, itu urusan lain: inu (犬), bukan Doge.
Fakta yang nempel di sekitar Doge
Begitu formatnya jadi bahasa bersama, internet menempelkan Doge ke hal-hal yang jauh dari sofa di Jepang:
- Desember 2013 lahir Dogecoin, kripto parodi yang memakai wajah Kabosu — meme coin yang kemudian jauh lebih besar dari lelucon awalnya.
- November 2013 YouTube sempat punya easter egg: cari “doge meme”, teks halaman jadi Comic Sans pelangi. Easter egg itu hilang setelah desain YouTube berubah, jadi jangan kaget kalau sekarang tidak muncul.
- Politisi Amerika sempat posting macro Doge pada akhir 2013. Sebagian orang langsung bilang meme-nya “mati” karena terlalu masuk ke ruang resmi.
- 1 April 2017, akun CCTV menyebarkan hoaks bahwa anjing aslinya sudah mati. Kabosu masih hidup saat itu. Jepang juga punya caranya sendiri merayakan April Mop.
- 24 Mei 2024, Sato mengumumkan Kabosu meninggal di Sakura, Chiba, usia 18 tahun, setelah leukemia dan penyakit hati. Di kota yang sama ada bangku taman (2023) dan tutup saluran (2024) dengan wajahnya.
Kabosu sendiri hidup tenang di Jepang. Sato pernah bilang tetangga-tetangganya hampir tidak tahu meme Doge. Internet membuat bahasa dari pandangan samping seekor Shiba. Di rumah, dia tetap Kabo-chan.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar