Fukuoka terletak di pulau Kyushu dan merupakan salah satu dari 10 tempat paling layak huni di Bumi. Dialek ini dituturkan di Fukuoka dan sekitar kota, di Teluk Hakata.
Dialek ini memiliki keunikan yang membuatnya populer di kalangan orang Jepang dari pulau lain. Dialek ini disebut “Hakata Ben” [博多弁] dan dianggap sebagai dialek yang paling khas dalam Bahasa Jepang. Tata bahasa dan gaya penulisannya juga berubah.
Salah satu perubahan dalam dialek Hakata Ben adalah penggunaan “tto” saat membuat pertanyaan, misalnya:
- Normal: nani o shiteiru no?
- Hakata Ben: nan ba shiyo tto?
- Hakata Ben: nan shitō to?
Juga ada penggunaan beberapa kata:
- Saya – uchi
- Anda – ātan
- Ya – yoka
- Tidak – innya
Faktor menarik lainnya dalam dialek ini adalah membiarkan kata kerja dalam bentuk negatif, sementara dalam bahasa Jepang tradisional menggunakan “nai”, dialek Hakata hanya menggunakan “n” contoh: 食べない > 食べん
Contoh lainnya:
Di bawah ini beberapa contoh perubahan dalam tata bahasa dialek Fukuoka:
- te ita => totta / yotta
- te ita => totta / yotta
- nete ita => netotta / neyotta
- te aru => toru / tou
- kaite aru => kaitoru / kaitou
- akete aru => aketoru / aketou
- ja nai ka => roumon
- mitemo ii ja nai ka => mitemo yokaroumon
- komaru ja nai ka => komaroumon
- Conjugação “kedo” => batten
- Nihon-jin dakedo => Nihon-jin batten
- kana => kaina
- mou tsuita kana => mou tsuita kaina
- konai kana => kon kaina
- oishii kana => oishii kaina
- hima kana => hima kaina
Dialek Hakata cukup mirip dengan dialek Hichiku (肥筑) yang juga dituturkan di barat Jepang di pulau Kyushu dan mencakup semua dialek lain di daerah tersebut.
Di bawah ini saya akan menampilkan gambar yang menunjukkan sedikit kata-kata yang digunakan dalam dialek, jika Anda memiliki pengetahuan tentang hiragana dan bahasa Jepang, cobalah mengasimilasi kata-kata dengan gambar.
Kami juga merekomendasikan untuk membaca: Keigo – A formalidade no Idioma japonês



Tinggalkan Balasan