Arti Itadakimasu dan Gochisousama Deshita

Arti Itadakimasu dan Gochisousama Deshita

Dua ungkapan makan Jepang ini dipakai sebelum dan sesudah makan, dengan nuansa rasa terima kasih yang berbeda.

Itadakimasu (いただきます) diucapkan sebelum makan, sedangkan gochisousama deshita (ごちそうさまでした) diucapkan setelah selesai. Keduanya sering diterjemahkan sebagai “selamat makan” dan “terima kasih atas makanannya”, tetapi fungsi utamanya adalah menyampaikan rasa terima kasih atas makanan serta orang-orang yang memungkinkan makanan itu sampai di meja.

Ungkapan ini terdengar di rumah, kantin sekolah, restoran, dan adegan anime. Jika ingin menggunakannya dengan wajar, ingat urutannya: itadakimasu saat hendak mulai makan, lalu gochisousama atau gochisousama deshita ketika makan sudah selesai.

Orang Jepang mengucapkan itadakimasu sebelum makan
Daftar isi 9

Perbedaan Itadakimasu dan Gochisousama Deshita

  • Itadakimasu — いただきます: diucapkan sebelum mulai makan. Makna dekatnya adalah menerima dengan rendah hati.
  • Gochisousama — ごちそうさま: diucapkan setelah makan dalam suasana santai, misalnya bersama keluarga atau teman dekat.
  • Gochisousama deshita — ごちそうさまでした: bentuk yang lebih sopan setelah makan; cocok ketika berbicara kepada tuan rumah, rekan kerja, atau staf restoran.

Terjemahan membantu, tetapi jangan menyamakannya sepenuhnya dengan ungkapan Indonesia. Itadakimasu bukan ajakan agar semua orang segera makan. Ucapan ini menandai bahwa seseorang menerima hidangan dengan rasa hormat. Sementara itu, gochisousama deshita mengakui makanan yang telah selesai dinikmati dan usaha di balik penyajiannya.

Apa arti itadakimasu?

Itadakimasu berasal dari itadaku (頂く), kata kerja yang dipakai dengan nuansa rendah hati saat menerima sesuatu. Dalam konteks makan, artinya bukan sekadar “saya akan makan”. Ucapan ini memberi ruang untuk menghargai bahan makanan, orang yang menanam atau menyiapkannya, dan tuan rumah yang menyajikannya.

Karena itu, ungkapan ini tetap masuk akal saat makan sendirian. Tidak ada kewajiban untuk membuatnya seperti ritual besar; banyak orang cukup mengucapkannya pelan. Menyatukan telapak tangan dan sedikit menundukkan kepala juga sering terlihat, tetapi itu adalah gestur yang menyertai ucapan, bukan syarat agar kalimatnya benar.

Gestur tangan saat mengucapkan itadakimasu

Kapan mengucapkan itadakimasu?

Ucapkan saat makanan sudah tersedia dan Anda siap mulai makan. Di rumah teman, tunggu sampai tuan rumah memberi tanda atau semua orang sudah mendapat hidangan. Di restoran, Anda dapat mengucapkannya sebelum mulai tanpa perlu berbicara keras. Saat menerima camilan atau minuman yang ditawarkan orang lain, ungkapan ini juga dapat dipakai untuk menunjukkan penghargaan.

Dalam situasi kelompok, itadakimasu berfungsi sebagai awal yang rapi: semua orang tahu waktu makan dimulai. Setelah itu, fokuslah pada percakapan dan etika menggunakan sumpit bila hidangannya memakai hashi.

Apa arti gochisousama deshita?

Gochisousama deshita dipakai setelah makan. Bagian gochisō (馳走) secara historis berkaitan dengan usaha berlari ke sana kemari untuk mengumpulkan bahan dan menyiapkan jamuan. Nuansa itu masih terasa dalam ucapan modern: terima kasih tidak hanya ditujukan pada rasa makanan, tetapi juga pada waktu, tenaga, dan keramahan di baliknya.

Bentuk tanpa deshita, yaitu gochisousama, terdengar lebih santai. Gunakan di rumah atau bersama teman dekat. Tambahan deshita membuatnya lebih sopan, sehingga aman untuk restoran, rumah orang lain, atau makan yang ditraktir seseorang.

Ucapan gochisousama setelah selesai makan

Di restoran, kepada siapa mengucapkannya?

Anda tidak perlu mencari koki ke dapur. Setelah selesai, cukup ucapkan gochisousama deshita kepada staf ketika membayar atau saat keluar, bila situasinya memungkinkan. Kalimat ini bukan pengganti pembayaran dan bukan tuntutan formal; ini cara yang hangat untuk menutup pengalaman makan.

Jika seseorang mentraktir Anda, ucapkan kalimat yang sama setelah makan sebagai penghargaan atas jamuan tersebut. Anda dapat menambahkan oishikatta desu (美味しかったです, “enak”) bila memang ingin memuji makanan, tetapi tidak perlu memaksakan tambahan itu.

Cara mengucapkan dan menulisnya

Untuk pemula, hafalkan bentuk berikut:

  • Itadakimasu — いただきます — sebelum makan.
  • Gochisousama — ごちそうさま — setelah makan, santai.
  • Gochisousama deshita — ごちそうさまでした — setelah makan, sopan.

Huruf ō pada romanisasi gochisō menandai bunyi vokal panjang. Dalam tulisan sehari-hari, Anda juga akan menemukan ejaan gochisousama; keduanya membantu pembaca Latin merujuk pada ごちそうさま. Saat mendengar kata ini di anime, perhatikan keadaan tokoh dan hubungan mereka: bentuk singkat biasanya muncul dalam suasana akrab, sedangkan bentuk dengan deshita terdengar lebih resmi.

Budaya makan dan ungkapan sopan dalam bahasa Jepang

Contoh penggunaan sehari-hari

Bayangkan Anda makan di rumah teman Jepang. Ketika semua hidangan sudah di meja dan tuan rumah siap mulai, ucapkan itadakimasu, lalu mulai makan. Setelah selesai, gochisousama deshita adalah pilihan aman untuk mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah. Jika makan bersama keluarga atau teman dekat, gochisousama yang singkat terdengar lebih akrab.

Di restoran, urutannya sama: itadakimasu sebelum makan dan gochisousama deshita ketika selesai. Anda tidak perlu mengubah kebiasaan menjadi pertunjukan. Ketepatan waktu, nada yang santun, dan perhatian pada orang di sekitar jauh lebih penting daripada mencoba meniru setiap gerakan yang pernah terlihat di layar.

Kesalahan yang sebaiknya dihindari

  • Jangan memakai itadakimasu setelah makan. Posisi yang tepat adalah sebelum suapan pertama.
  • Jangan menganggap gochisousama hanya untuk restoran mahal. Ucapan ini juga wajar di rumah dan saat makan bersama.
  • Jangan memaksa gestur. Ucapkan dengan tenang; volume suara dan gerakan tangan menyesuaikan tempat.
  • Jangan menerjemahkan kata demi kata saat berbicara. Hafalkan fungsi tiap ungkapan agar responsnya terasa alami.

Memahami dua frasa ini juga membantu saat belajar kosakata makanan dalam bahasa Jepang. Kata-kata di meja makan sering membawa tingkat kesopanan dan konteks yang tidak selalu tampak dari terjemahan singkat.

Makanan Jepang sebagai konteks penggunaan itadakimasu

Ringkasnya

Ucapkan itadakimasu sebelum makan untuk menerima hidangan dengan rasa terima kasih. Setelah selesai, gunakan gochisousama dalam suasana santai atau gochisousama deshita saat ingin terdengar lebih sopan. Tiga bentuk sederhana ini membuat kunjungan ke restoran Jepang, makan di rumah teman, atau menonton dorama terasa lebih mudah dipahami.

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.