Melon Pan – Temukan roti melon Jepang

HAI Meron-pan [メロンパン] atau roti melon (melon pan) adalah roti manis asal Jepang yang sangat populer di Jepang dan sangat sukses di barat.Melon pannya lembut, bulat dan dengan lapisan gula seperti kue.

Disebut roti melon karena bentuknya yang seperti melon. Biasanya rotinya tidak mengandung melon, tetapi terkadang ditambahkan sari melon untuk menambah aromanya. Beberapa biasanya mengisinya dengan cokelat.

Melon pan - tahu roti melon dan resepnya

Popularitas melon pan

Nama "panci”berasal dari roti Portugis, seperti semua jenis roti di Jepang. Sedangkan”meron" berasal dari bahasa inggris melon. Tapi diyakini telah muncul di Meksiko.

Meron-pan juga populer di Taiwan, Cina dan Amerika Latin (Meksiko). Mereka terbuat dari adonan yang diperkaya dengan lapisan tipis adonan kue panggang. Mereka juga bisa diisi dengan sirup cokelat, krim kocok atau krim rasa.

Ada juga jenis meron pan lainnya yang berbentuk melon bulat dan ada juga yang sering memiliki bongkahan kacang putih. Ini sering populer di wilayah Kansai dan Hiroshima.

Di Hong Kong ada kue nanas (roti nanas) sangat mirip dengan panci melon. Sebagai perbandingan, gaya Jepang lebih ringan dalam berat dan rasa, sedikit lebih kering, dan memiliki lapisan luar yang lebih kencang.

Melon pan - tahu roti melon dan resepnya

resep roti melon

Di bawah ini adalah resep roti melon untuk Anda buat di rumah. Resepnya terdiri dari dua bagian, adonan yang terdiri dari roti dan biskuit yang terdiri dari bagian luar yang renyah di sekitar roti. Ikuti langkah-langkahnya dengan cermat untuk menghindari kesalahan.

Bahan Pasta

  • 300g tepung terigu untuk roti
  • 40 gram gula pasir
  • 1 telur sedang ditambah air untuk menyelesaikan 200g
  • 24g mentega yang dilunakkan
  • 6 gram susu bubuk
  • 6g ragi kering untuk roti
  • 5 gram garam

bahan biskuit

  • 60g mentega tawar pada suhu kamar
  • 85 gram gula pasir
  • 40 gr telur kocok
  • 180 gram tepung terigu
  • 1/2 sendok teh ragi bubuk
  • Choco chips (potongan coklat – opsional)
  • gula pasir

Cara menyiapkan panci melon

1- Mulailah menyiapkan adonan kue. Kocok mentega hingga mengembang. Tambahkan gula dan kocok hingga putih. Tambahkan telur 2 atau 3 kali, kocok rata setelah setiap penambahan. Ayak tepung ragi di atas campuran dan aduk sampai membentuk adonan yang konsisten. Jika mau, tambahkan choco chips di bagian akhir dan selesaikan pencampuran.

2 – Buat silinder dan bungkus dalam bungkus plastik.

3 – Dinginkan dan biarkan selama minimal 30 menit. Jika adonan tidak terlalu dingin, akan sulit untuk melepaskannya setelah diregangkan.

4 – Untuk roti, siapkan seperti biasa. Saran: bagi tepung menjadi 2 mangkuk. Di satu tambahkan mentega dan garam, dan di yang lain, bahan lainnya. Dalam mangkuk telur, campur semuanya dengan baik. Kocok sampai gelembung naik dan menjadi massa elastis.

5 – Tambahkan isi mangkuk lainnya dan aduk rata hingga semua tepung masuk ke dalam adonan.

Melon pan - tahu roti melon dan resepnya

6 – Letakkan adonan di atas meja dan uleni hingga membentuk adonan yang halus dan lembut. Jangan tambahkan tepung lagi, terus uleni sampai keluar dari tangan Anda. Butuh waktu tapi bersabarlah. Semakin banyak Anda menguleni, semakin lembut adonan Anda.

7 – Masukkan kembali adonan ke dalam mangkuk, tutup dengan bungkus plastik dan biarkan berfermentasi selama 1 jam atau sampai mengembang dua kali lipat. Setelah mengembang, berikan beberapa pukulan di seluruh permukaan adonan untuk menghilangkan gas yang terkumpul.

8 – Bagi adonan menjadi 12 bagian (masing-masing 50 gram). Bentuk menjadi bola-bola dan diamkan selama 15 menit.

9 – Keluarkan adonan kue dari lemari es dan bagi menjadi 12 bagian. Ambil satu potong dan masukkan kembali adonan ke dalam lemari es.

10 – Buka di antara dua film untuk membentuk lingkaran sekitar 10 hingga 12 cm. Ambil sedikit adonan, uleni sebentar dan bentuk lagi. Kemudian, letakkan bola di tengah adonan kue dan tutup dengan bantuan plastik pembungkus yang tertinggal di bawahnya. Berhati-hatilah agar bagian bawah biskuit tidak menutupi adonan roti sepenuhnya.

11 – Potong-potong adonan kue dan olesi dengan gula pasir. Susun di atas loyang, sisakan ruang di antara keduanya.

12 – Biarkan fermentasi 20 atau 30 menit lagi. Panaskan oven hingga 200ºC.

13 – Panggang selama 15 menit atau sampai agak kecoklatan.

Bagikan Artikel Ini:


Tinggalkan komentar