Dalam artikel ini, Anda akan memiliki keistimewaan untuk berkonsultasi daftar kata bahasa Jepang yang terdiri dari empat kanji – “Yojijukugo” (四字熟語, よじじゅくご) yang terkenal.

Jumlah Yojijukugo dalam bahasa Jepang sangat besar dan hampir mustahil untuk mencantumkan semua yang ada hanya dalam satu artikel.

Memikirkan hal itu, kami hanya memilih yang kami anggap paling penting dan yang sering muncul dalam anime, manga, dan teks bahasa Jepang.

Ingat bahwa, jika kami lupa akan Yojijukugo penting, Anda dapat memberi tahu kami melalui komentar atau menghubungi melalui email.

CATATAN: Kamus ini akan diperluas secara berkala.

Baca juga artikel: Kanji dan Kata Terpanjang dalam Bahasa Jepang

yojijukugo - Super Dicionário de Yojijukugo – Palavras formadas por 4 kanji

Kamus Yojijukugo

  • 全身全霊 (Zenshinzenrei) – Dari tubuh dan jiwa, pengabdian lengkap, dedikasi total, dengan dedikasi maksimal.
  • 海千山千 (Umisenyamasen) – Orang berpengalaman, mewakili gagasan tentang sesuatu atau seseorang yang sudah memiliki banyak pengalaman. Secara harfiah: “seribu laut dan seribu gunung”.
  • 花鳥風月 (Kachoufuugetsu) – Kecantikan alam.
  • 風林火山 (Fuurinkazan) – Cepat seperti angin, tenang seperti hutan, agresif seperti api, dan kokoh seperti gunung.
  • 一期一会 (Ichigoichie) – Pertemuan sekali seumur hidup (momen unik). Menandakan pentingnya pertemuan dengan seseorang.
  • 賃貸住宅 (Chintaijuutaku) – Tempat tinggal untuk disewakan.
  • 時期尚早 (Jikishousou) – Terlalu dini.
  • 存在意義 (Sonzaiigi) – Alasan untuk menjadi, Alasan untuk ada, motivasi untuk keberadaan, makna hidup.
  • 四字熟語 (Yojijukugo) – Kata yang terdiri dari 4 ideogram.
  • 年中無休 (Nenjuumukyuu) – Buka sepanjang tahun, Tanpa istirahat sepanjang tahun, tidak tutup.
  • 悪戦苦闘 (Akusenkutou) – Pertarungan sulit dan menyakitkan.
  • 死活問題 (Shikatsumondai) – Masalah hidup atau mati.
  • 一言半句 (Ichigonhanku) – Satu kata sederhana, Tidak ada kata.
  • 天上天下 (Tenjoutenge) – Seluruh alam semesta. Langit dan bumi.
  • 一網打尽 (Ichimoudajin) – Mengakhiri/Mengalahkan/Menangkap semua sekaligus.
  • 疾風怒濤 (Shippuudotou) – Badai dan gelombang ganas.
  • 以心伝心 (Ishindenshin) – Memahami sesuatu bahkan tanpa kata-kata, Telepati, Pemahaman diam-diam.
  • 先手必勝 (Sentehisshou) – Kemenangan akan pergi ke orang yang mengambil langkah pertama.
  • 異口同音 (Ikudouon) – Dalam satu suara, Serempak, Dengan bulat, Secara bulat.
  • 一衣帯水 (Ichiitaisui) – Hampir tetangga, Sangat dekat.
  • 一言居士 (Ichigenkoji) – Orang yang sangat kritis, Orang yang mengkritik segala sesuatu selalu, Kritikus.
  • 一石二鳥 (Issekinichou) – Menangkap dua kelinci (burung) dengan satu batu.
  • 自問自答 (Jimonjitou) – Monolog, Berbicara sendiri, Solilokui, Berbicara dengan diri sendiri.
  • 一致団結 (Icchidanketsu) – Solidaritas, Bersolidaritas satu sama lain, Bekerja sama, Bertindak sebagai tim untuk mencapai tujuan bersama.
  • 喜怒哀楽 (Kidoairaku) – Emosi manusia (kegembiraan, kemarahan, kesedihan, dan kesenangan).
  • 自画自賛 (Jigajisan) – Memuji diri sendiri, Menyetujui diri sendiri, Menganggap diri sendiri yang terbaik, Egois.
  • 十人十色 (Juunintoiro) – Banyak kepala, Banyak pendapat, Setiap orang berbeda, Setiap orang memiliki pendapat/cara mereka sendiri. Secara harfiah: “10 warna, 10 orang”.
  • 誠心誠意 (Seishinseii) – Dari lubuk hati, Dengan sepenuh hati.
  • 諸行無常 (Shogyoumujou) – Semua berlalu, Tidak ada yang permanen, Semua mengikuti alurnya.
  • 起死回生 (Kishikaisei) – Pemulihan tak terduga, Kebangkitan tak terduga, Pemulihan mendadak, Bangkit dari dasar jurang.
  • 起承転結 (Kishoutenketsu) – Pengenalan Pengembangan Pergeseran (Twist) Kesimpulan
  • 弱肉強食 (Jakunikukyoushoku) – Hukum yang lebih kuat, Hukum rimba, Yang kuat bertahan, Mata ganti mata, gigi ganti gigi.
  • 古今東西 (Kokontouzai) – Semua era dan tempat.
  • 前代未聞 (Zendaimimon) – Tanpa preseden, Belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah, Tanpa paralel dalam sejarah dunia.
  • 危機一髪 (Kikiippatsu) – Di saat genting, Di momen yang tepat, Dengan selisih tipis, Dengan sehelai rambut.
  • 針小棒大 (Shinshouboudai) – Pelebih-lebihan, Berlebihan, Membuat badai dalam cangkir air, Membesar-besarkan.
  • 八方美人 (Happoubijin) – Orang yang baik dengan semua orang (tapi sebenarnya tidak begitu), Orang palsu, Orang yang tampak menyukai semua orang.
  • 三日坊主 (Mikkabouzu) – Orang yang tidak bisa melakukan hal yang sama untuk waktu yang lama.
  • 自業自得 (Jigoujitoku) – Menuai apa yang ditabur, Mendapat apa yang pantas.
  • 指名手配 (Shimeitehai) – Dicari oleh keadilan.
  • 試行錯誤 (Shikousakugo) – Trial and error.
  • 中途半端 (Chuutohanpa) – Setengah jalan, Tidak lengkap, Dikerjakan dengan setengah hati.
  • 民間伝承 (Minkandenshou) – Folklor.
  • 単刀直入 (Tantouchokunyuu) – Langsung, Terus terang, Langsung ke intinya, Dengan blak-blakan.
  • 青春時代 (Seishunjidai) – Zaman Muda, Masa Muda, Bunga masa muda, Tahun-tahun muda.
  • 悪因悪果 (Akuinakka) – Siapa yang menabur kejahatan, menuai kejahatan.
  • 安全第一 (Anzendaiichi) – Keselamatan di atas segalanya.
  • 不撓不屈 (Futoufukutsu
  • 唯唯諾諾 (Iidakudaku) – Tunduk, Patuh.
  • 東西南北 (Touzainanboku) – Titik mata angin (timur, barat, selatan, dan utara).
  • 上下左右 (() – Empat arah (atas, bawah, kiri, dan kanan).
  • 相互作用 (Sougosayou) – Interaksi.
  • 勧善懲悪 (Kanzenchouaku) – Keadilan puitis, Memberi imbalan pada kebaikan dan menghukum kejahatan.
  • 拒絶反応 (Kyozetsuhannou) – Menolak sepenuhnya, Ketidaksetujuan total.
  • 正当防衛 (Seitoubouei) – Pembelaan diri yang sah.
  • 切磋琢磨 (Sessatakuma) – Saling mendorong. Upaya terus-menerus (dalam studi), mengembangkan karakter sendiri dengan belajar keras.
  • 七転八起 (Shichitenhakki) – Jatuh 7 kali, bangkit 8 kali (mewakili pasang surut kehidupan dan kebutuhan untuk selalu bangkit setelah kekalahan).
  • 天地無用 (Tenchimuyou) – Menunjukkan bahwa tidak boleh menangani kotak, kemasan, atau paket dengan kepala terbalik.
  • 独立自尊 (Dokuritsujison) – Kemandirian dan kepercayaan diri (menghormati diri sendiri).
  • 和魂洋才 (Wakonyousai) – Jiwa Jepang dengan pembelajaran Barat (berarti harus menggabungkan sesuatu dari Barat sambil menjaga jiwa dan tradisi Timur). Istilah yang umum digunakan oleh nasionalis Jepang yang takut akan modernisasi dan pengaruh berlebihan dari Barat setelah berakhirnya isolasi negara dan periode pasca-perang Pasifik.
  • 天真爛漫 (Tenshinranman) – Ketulusan, Kejujuran, Kesederhanaan.
  • 二人三脚 (Nininsankyaku) – Kerja tim, Bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. Istilah ini awalnya mengacu pada olahraga lari di mana dua orang berjalan/berlari bersama dengan kaki diikat.
  • 年功序列 (Nenkoujoretsu) – Dikenal sebagai “sistem nenko”, di mana seorang karyawan dipromosikan sesuai dengan waktu yang tersisa hingga pensiun dalam sebuah perusahaan. Senioritas berdasarkan masa kerja.
  • 四捨五入 (Shishagonyuu) – Membulatkan (sebuah angka). Pembulatan.
  • 森羅万象 (Shinrabanshou) – Semua, Semua hal di alam, Seluruh ciptaan.
  • 利害関係 (Rigaikankei) – Kepentingan bersama, Kepentingan, Pihak yang berkepentingan.
  • 満場一致 (Manjouicchi) – Kesepakatan bulat.
  • 大義名分 (Taigimeibun) – Alasan, Pembenaran, Motif.
  • 二者択一 (Nishatakuitsu) – Pilihan antara dua alternatif. Dua opsi.
  • 既成事実 (Kiseijijitsu) – Fakta yang sudah terjadi, Fakta yang terbukti.
  • 不言実行 (Fugenjikkou) – Bertindak alih-alih berbicara. Kurang bicara, lebih banyak bertindak. Tindakan sebelum kata-kata.  
  • 一喜一憂 (Ikkiichiyuu) – Bergoyang antara kegembiraan dan kekhawatiran.
  • 言語道断 (Gongodoudan) – Keluar biasa, Memalukan, Menyinggung.
  • 珍紛漢紛 (Chinpunkanpun) – Tidak mengerti apa yang dikatakan, Omong kosong, Hanya hal yang tidak masuk akal, Bahasa yang tidak dapat dipahami.
  • 気分転換 (Kibuntenkan) – Perubahan suasana hati.
  • 無我夢中 (Mugamuchuu) – Kehilangan diri sepenuhnya dan bertindak tanpa sadar, benar-benar dikuasai secara mental dan bertindak tanpa berpikir.
  • 馬耳東風 (Bajitoufuu) – Berbicara untuk tidak ada orang, Mengobrol dengan dinding (menunjukkan ketidakpedulian total dari pendengar).
  • 過小評価 (Kashouhyouka) – Meremehkan sesuatu, penilaian rendah terhadap sesuatu.
  • 粉骨砕身 (Funkotsusaishin) – Memberikan yang terbaik dari diri sendiri.
  • 意思疎通 (Ishisotsuu) – Memahami satu sama lain, Pemahaman timbal balik.
  • 日進月歩 (Nisshingeppo) – Kemajuan terus-menerus, Kemajuan cepat dan konstan.
  • 再三再四 (Saisansaishi) – Berkali-kali.
  • 本末転倒 (Honmatsutentou) – Mengacaukan yang utama dengan yang esensial.
  • 呉越同舟 (Goetsudoushuu) – Ketika musuh bersatu demi suatu tugas. Berada di perahu yang sama.
  • 公序良俗 (Koujoryouzoku) – Standar sosial, Ketertiban dan moral publik, Nilai-nilai.
  • 意識過剰 (Ishikikajou) – Imajinasi murni.
  • 自暴自棄 (Jiboujiki) – Keputusasaan total.
  • 臨機応変 (Rinkiouhen) – Untuk tujuan yang tepat, Dengan tujuan tertentu, Disesuaikan dengan tuntutan momen.
  • 四苦八苦 (Shikuhakku) – Penderitaan besar. Kata Buddha yang mengacu pada 4 penderitaan: usia tua, penyakit, kematian, dan perpisahan cinta.
  • 質実剛健 (Shitsujitsugouken) – Tubuh dan pikiran kuat, Ketulusan, Pikiran dan tubuh kuat.
  • 電光石火 (Denkousekka) – Sangat cepat, Dalam sekejap mata, Dengan kecepatan cahaya, Dalam sekejap.
  • 最後通牒 (Saigotsuuchou) – Ultimatum (syarat dan tuntutan terakhir dari suatu negara dalam perang misalnya).
  • 初志貫徹 (Shoshikantetsu) – Menyadari niat/tujuan awal, Melakukan apa yang direncanakan awalnya.
  • 悠々自適 (Yuuyuujiteki) – Hidup tenang dan tanpa khawatir (waktu senggang dengan bermartabat).
  • 三位一体 (Sanmiittai) – Trinitas suci, Tiga tubuh.
  • 清浄潔白 (Seijoukeppaku) – Hati murni dan hati nurani bersih.
  • 温故知新 (Onkochishin) – Mengembangkan ide berdasarkan masa lalu dan tradisi.
  • 臥薪嘗胆 (Gashinshoutan) – Melewati kayu dan batu untuk mencapai tujuan, Menderita banyak untuk mendapatkan sesuatu.
  • 通過儀礼 (Tsuukagirei) – Ritus peralihan.
  • 百鬼夜行 (Hyakkiyagyou) – Sebuah kekacauan sejati, banyak orang yang merencanakan kejahatan. Awalnya mengacu pada sesuatu seperti “100 makhluk berjalan di jalan pada malam hari (membawa teror)” dalam semacam parade malam.
  • 新風満帆 (Shinpuumanpan) – “Angin penuh”. Sesuatu (atau seseorang) yang berkembang dengan sangat menguntungkan. Sesuatu yang berjalan dengan baik, menguntungkan dan konstan, seperti angin yang menarik layar kapal.
  • 風林火山 (Fuurinkazan) – Secara harfiah berarti “angin, hutan, api, dan gunung”, tetapi artinya adalah sesuatu seperti “cepat seperti angin, tenang seperti hutan, berani seperti api, dan tidak bergerak seperti gunung”. Mengacu pada strategi militer kuno, dari masa Miyamoto Musashi.
  • 意気消沈 (Ikishouchin) – Kekecewaan, Merasa kecewa. Keputusasaan, kehilangan semangat karena sesuatu.
  • 四苦八苦 (Shikkuhakku) – Menjadi tertekan, berada dalam situasi sulit, berada dalam penderitaan mendalam. Secara harfiah: “4 dan 8 jenis penderitaan” (konsep Buddha).

Bagaimana? Suka artikelnya? Jadi komentar, suka, dan bagikan dengan teman-teman Anda!

Kevin Henrique

Kevin Henrique

Pakar budaya Asia dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan permainan. Penulis dan pelancong otodidak yang berdedikasi untuk mengajar bahasa Jepang, berbagi tips perjalanan, dan menjelajahi hal-hal menarik yang mendalam.

Eksplorasi konten lain dari Suki Desu

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca