Bagaimana Anda mengatakan Suami dan Istri dalam bahasa Jepang?

[IKLAN] Iklan

Dalam bahasa Jepang, ada beberapa cara untuk menyebut istri dan suami, tergantung situasi dan hubungan antar manusia. Berikut adalah beberapa cara paling umum untuk menyebut istri dan suami dalam bahasa Jepang:

  • 夫 (otto) – suami (formal)
  • 妻 (tsuma) – istri (formal)
  • 旦那 (danna) – suami (informal)
  • 奥さん (okusan) – istri (informal)
  • 主人 (shujin) – suami (formal atau informal)
  • 家内 (kanai) – istri (formal atau informal)
  • マイペース (maipēsu) – suami (informal, gaul)
  • ラブラブ (raburabu) – istri (informal, gaul)
  • パパ (papa) – ayah (informal, juga digunakan untuk menyebut suami)
  • ママ (mama) – ibu (informal, juga digunakan untuk menyebut istri)
  • 家族 (kazoku) – keluarga
  • 私たち (watashitachi) – kami (dulu mengacu pada pasangan)

Selain itu, kata ganti pribadi “私 (watashi)” biasanya digunakan untuk menyebut diri sendiri dan “あなた (anata)” untuk merujuk pada pasangan, terlepas dari apakah itu suami atau istri. Namun, penting untuk diingat bahwa penggunaan kata ganti ini dapat berbeda menurut wilayah dan situasi, jadi selalu penting untuk mengetahui konvensi sosial setempat.

Juga umum menggunakan gelar "Tuan" dan "Nyonya" untuk menyebut suami dan istri secara lebih formal. Kata "tuan" dan "nyonya" dalam bahasa Jepang masing-masing adalah "ご主人様 (goshujin-sama)" dan "ご夫人様 (gofujin-sama)".

Bagaimana Anda mengatakan suami dan istri dalam bahasa Jepang?

Bagaimana cara memanggil pasangan Anda dalam bahasa Jepang?

Mungkin Anda tidak mengetahui perbedaannya atau tidak yakin cara mana yang dapat digunakan. Lihat detail tentang masing-masing di bawah ini:

  • 夫 (otto) dan 妻 (tsuma) masing-masing adalah cara yang lebih formal untuk menyebut suami dan istri. Mereka terutama digunakan dalam dokumen resmi atau dalam situasi formal.
  • 旦那 (danna) dan 奥さん (okusan) adalah cara informal untuk menyebut suami dan istri, kebanyakan digunakan dalam situasi informal, seperti antara teman atau di rumah.
  • 主人 (shujin) dan 家内 (kanai) masing-masing adalah cara formal dan informal untuk menyebut suami dan istri. Mereka digunakan dalam situasi formal dan informal, tergantung pada konteksnya.
  • マイペース (maipēsu) dan ラブラブ (raburabu) adalah cara informal untuk menyebut suami dan istri, digunakan terutama di antara teman atau dalam situasi informal, dianggap gaul.

Kata-kata untuk menyebut istri dan suami bisa berbeda-beda sesuai dengan usia masyarakatnya. Misalnya, orang muda lebih cenderung menggunakan kata-kata yang lebih informal, sedangkan orang yang lebih tua mungkin lebih suka kata-kata yang lebih formal.

Ada kata dan ungkapan lain untuk hubungan dalam bahasa Jepang. Misalnya, 彼 (kareshi) digunakan untuk merujuk pada pacar atau tunangan, sedangkan 彼女 (Kanojo) digunakan untuk merujuk pada pacar atau tunangan.

Kata terkait lainnya

Berikut beberapa kata lain yang mungkin berguna bagi Anda saat mengacu pada hubungan dalam bahasa Jepang:

  • 伴侶 (hanryo) – pasangan (digunakan untuk merujuk pada semua jenis pasangan, romantis atau lainnya)
  • 恋人 (koibito) – pacar (digunakan untuk merujuk pada pasangan romantis)
  • 結婚 (kekkon) – pernikahan
  • 結婚式 (kekkonshiki) – upacara pernikahan
  • 婚約 (kon'yaku) – komitmen (digunakan untuk merujuk pada komitmen pernikahan)
  • 交際 (kousai) – hubungan
  • 愛人 (aijin) – kekasih

Bagikan Artikel Ini: