5 legenda urban Jepang gila dan aneh

5 legenda urban Jepang gila dan aneh

Lima kisah dari kebakaran toserba, pop-up internet, iklan tisu, bisbol Osaka, dan terowongan 444 meter di Kyoto.

Jepang adalah negara yang penuh legenda, mitologi, dan takhayul. Dalam artikel ini, kami memilih 5 legenda urban Jepang yang benar-benar aneh dan gila. Kami sarankan Anda juga membaca artikel kami tentang monster, mitos, dan legenda Jepang yang juga sangat aneh.
Daftar isi 5

Kebakaran Shirokiya dan wanita berkimono tahun 1932

Pada 16 Desember 1932, toserba Shirokiya berlantai delapan terbakar di Tokyo, menewaskan 14 orang. Ada rumor bahwa wanita di lokasi yang mengenakan kimono terdesak ke atap dan menolak melompat ke jaring pengaman pemadam kebakaran karena takut tubuhnya terlihat. Secara tradisi, wanita biasanya tidak memakai pakaian dalam ala Barat saat mengenakan kimono. Dipercaya setelah insiden itu, manajemen toko memerintahkan semua pramuniaga memakai pakaian dalam bersama kimono, dan praktik ini menyebar perlahan ke seluruh Jepang. Meskipun legendanya kuat dan muncul dalam buku, hal ini tidak pernah terbukti. Sejarawan Shōichi Inoue, yang meneliti adat Jepang, menyatakan bahwa sebagian besar orang diselamatkan pemadam kebakaran, dan kisah wanita yang lebih memilih mati demi kesopanan mula-mula dibuat untuk pembaca di Barat. Wanita Jepang tersenyum memakai kimono

Kutukan Kamar Merah

Legenda ini didasarkan pada animasi Flash (SWF) horor yang sering disebut Akai heya, muncul sekitar akhir 1990-an. Sebuah pop-up muncul di internet dan rekaman suara bertanya, "Apakah kamu suka kamar merah?" Bahkan jika Anda menutup pop-up, jendela itu terus muncul kembali sampai pertanyaan selesai diucapkan. Tidak lama kemudian, penonton dikabarkan dibunuh dan kamarnya dicat merah dengan darahnya sendiri. Legenda urban ini menjadi terkenal setelah diketahui bahwa siswi berusia 11 tahun yang membunuh siswi 12 tahun di Sasebo pada 2004 menyimpan animasi Flash itu di favorit komputernya.

Iklan Kleenex Terkutuk

Pada 1986, Kleenex meluncurkan tiga iklan eksklusif untuk Jepang. Di iklan yang paling sering dikutip, aktris Keiko Matsuzaka berpakaian putih duduk di atas jerami di samping anak yang didandani sebagai oni, setan dalam cerita rakyat Jepang. Lagu latarnya adalah "It's a Fine Day" yang dinyanyikan Jane.
Seperti yang Anda lihat dalam iklan di atas, banyak penonton merasa iklan itu mengganggu. Karena iklan-iklan ini, rumor kutukan mulai menyebar. Rumor mengatakan lagu "It's a Fine Day" adalah kutukan Jerman, padahal dinyanyikan dalam bahasa Inggris, dan kru iklan menghadapi kematian dini. Rumor paling keras menimpa aktris utama, Keiko Matsuzaka: ia dikabarkan meninggal, dirawat di rumah sakit jiwa, atau melahirkan anak setan. Keiko Matsuzaka terus berkarier sebagai aktris, dan kematian yang dikaitkan dengan syuting itu tidak pernah terbukti.

Kutukan Kolonel Sanders

Menurut penggemar tim bisbol Hanshin Tigers, Kolonel Sanders dari KFC menjadi alasan utama tim lama tidak meraih gelar lagi setelah 1985. Pada 1985, setelah kemenangan pertama Tigers di Central League, penggemar melemparkan patung Kolonel Sanders ke sungai Dōtonbori di Osaka. Tim kemudian memenangkan Japan Series di tahun yang sama. Penggemar percaya kutukan akan berakhir ketika patung asli ditemukan. Pada 10 Maret 2009, penyelam mengangkat torso kolonel. Keesokan harinya ditemukan tangan kanan dan bagian bawah tubuh; kacamata dan tangan kiri masih hilang. Pada 2023, Hanshin Tigers mengalahkan Orix Buffaloes dalam tujuh pertandingan dan meraih gelar baru, 38 tahun kemudian. Banyak penggemar menganggap kutukan itu sudah pecah.

Terowongan Kiyotaki

Pintu masuk Terowongan Kiyotaki, tempat legenda urban di Kyoto Terowongan ini, di barat Kyoto, dibangun pada 1927. Panjangnya 444 m (4 adalah angka terkutuk di Jepang, mirip dengan angka 13 bagi kebanyakan orang Barat). Kiyotaki, menurut legenda, dikutuk oleh semua pekerja yang meninggal saat membangunnya, karena kondisi kerja yang buruk pada masa itu yang memaksa mereka bekerja seperti budak, dan oleh semua orang yang meninggal di terowongan, korban kecelakaan yang disebabkan oleh roh para pekerja. Dikatakan bahwa hantu dapat dilihat di terowongan pada malam hari, dan bahkan dapat merasuki mobil Anda, dan menyebabkan kecelakaan. Mereka juga mengatakan bahwa ada cermin di terowongan ini, dan jika Anda melihatnya dan melihat hantu, Anda akan mengalami kematian yang mengerikan. Panjang terowongan juga dapat bervariasi, tergantung pada waktu dan periode saat Anda mengukurnya (malam atau siang). Kelima cerita ini menempel pada peristiwa atau tempat yang memang ada. Toserba Shirokiya terbakar, iklan Kleenex sempat tayang, patung kolonel benar-benar diceburkan, dan Terowongan Kiyotaki masih bisa dilalui. Yang membuatnya jadi legenda urban adalah rumor yang menempel lama setelah faktanya diketahui.
Sumber dan tautan berguna

Tentang penulis

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.