Fakta menarik tentang kereta api di Jepang

Kenapa jaringan kereta Jepang begitu menonjol.

Setiap tahun, orang di Jepang menempuh lebih dari 260 miliar kilometer dengan kereta api. Sebagai perbandingan, orang Amerika hanya menempuh sekitar 10 miliar kilometer per tahun, meski negara itu lebih besar dan populasinya juga lebih besar. Dalam artikel ini, kita akan melihat beberapa keunikan tentang kereta api di Jepang.

Jepang memiliki lebih dari 20.000 km jalur kereta api, dan kereta sering menjadi cara paling mudah untuk berkeliling. Jaringan ini telah membentuk budaya Jepang dalam banyak hal sekaligus meningkatkan kualitas hidup sehari-hari.

Tahukah Anda? Di stasiun kereta Jepang ada stempel yang bisa dikoleksi. Klik untuk tahu lebih lanjut...

Manfaat naik kereta di Jepang

Kereta lebih sering dipakai daripada mobil karena jauh lebih praktis dan membawa banyak manfaat, seperti:

  • Kesehatan - Biasanya Anda harus berjalan ke stasiun.
  • Biaya lebih ringan - Banyak perusahaan menanggung ongkos perjalanan dengan kartu transportasi.
  • Keamanan - Risiko tertabrak mobil jauh lebih kecil.
  • Tepat waktu - Kereta di Jepang sangat disiplin, dan keterlambatan beberapa detik saja pun dianggap serius.
  • Tanpa macet - Anda tidak perlu berurusan dengan kemacetan jalan.
  • Layanan profesional - Pelayanan jadi prioritas, stasiun tertata rapi, dan staf biasanya memakai seragam.
  • Malam hari - Naik kereta membuat keluar malam jadi lebih mudah.
  • Membaca dan belajar - Di kereta, Anda bisa membaca, belajar, bahkan tidur.
  • Pemandangan kota - Perjalanan sering terasa lebih menyenangkan.
  • Lingkungan - Kereta mencemari lebih sedikit dan memakai energi lebih efisien dibanding mobil.
  • Perjalanan antarkota - Anda bisa melintasi banyak wilayah hanya dalam beberapa jam.

Shinkansen - kereta cepat di Jepang

Kereta cepat yang terkenal, disebut Shinkansen [新幹線] dalam bahasa Jepang, adalah salah satu moda transportasi tercepat dan teraman di dunia. Biasanya kereta ini beroperasi hingga 320 km/jam.

Sejak dibuka pada 1964, tidak pernah ada kecelakaan besar yang melibatkan anjloknya kereta atau kejadian serupa. Beberapa rangkaian bahkan sudah menempuh jarak yang cukup untuk mengelilingi bumi 30.000 kali.

Saat ini, jaringan Shinkansen mencakup lebih dari 2.397 kilometer dan menghubungkan banyak wilayah Jepang. Kereta cepat Jepang nyaman dan senyap, hampir seperti pesawat yang melaju di atas rel.

Kami rekomendasikan membaca: Kereta cepat dan burung kingfisher; penguin dan burung hantu

Kereta cepat Shinkansen di Jepang

Oshiya - petugas pendorong penumpang

Di beberapa tempat pada jam sibuk, kereta di Jepang bisa sangat padat sehingga perlu ada petugas yang membantu mendorong penumpang agar semua orang muat di dalam gerbong. Pekerja ini disebut Oshiya [押し屋].

Penumpang juga bisa saling membantu saat masuk atau bahkan di dalam kereta, tetapi harus dilakukan dengan lembut, memakai tubuh dan bukan tangan, dan hanya jika memang diperlukan. Kalau tidak, tindakan itu bisa dianggap tidak sopan atau pelecehan tergantung situasinya.

Kami rekomendasikan membaca: Semua tentang chikan, pelecehan seksual di Jepang

Petugas oshiya yang membantu penumpang di Jepang

Hiasan di kereta Jepang

Beberapa kereta di Jepang dihiasi karakter anime dan manga, dan kadang-kadang stasiunnya juga memakai dekorasi bertema. Di internet ada banyak foto menarik yang sebenarnya bisa mengisi satu artikel penuh.

Kereta juga penuh iklan. Tergantung wilayahnya, warna dan desainnya bisa berbeda-beda. Ada yang berwarna cerah dan mencolok, ada juga yang menampilkan iklan lokal.

Kami rekomendasikan membaca: Train Melody - Lagu kecil kereta api di Jepang

Kereta di Jepang dengan dekorasi bertema anime dan iklan lokal

Stasiun kereta di Jepang

Untuk menutup artikel ini, berikut video dari kanal Jepang nosso de cada dia yang menunjukkan seperti apa kereta dan stasiun di sana.

Kami rekomendasikan membaca: Cara naik kereta di Jepang

Kevin Henrique

Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.