Oshibori adalah handuk tradisional Jepang yang sering diberikan kepada tamu di restoran dan tempat usaha lainnya. Handuk ini biasanya terbuat dari katun atau linen dan sering diharumkan dengan aroma bunga.

Oshibori bisa berupa handuk dingin atau panas. Biasanya disediakan kepada pelanggan saat pertama kali duduk, dan digunakan untuk membersihkan tangan.

Oshibori panas biasanya digunakan di musim dingin untuk menghangatkan tangan. Menyediakan handuk basah dianggap sebagai tanda keramahan.

Handuk ini biasanya berwarna putih dan berbentuk persegi, tetapi dapat ditemukan dalam warna atau bentuk apa pun.

Oshibori biasanya terbuat dari bahan alami, seperti katun atau linen. Namun, mereka juga bisa terbuat dari bahan sintetis, seperti polyester.

Istilah oshibori cukup umum di Jepang, dan dapat menunjukkan jenis handuk basah atau lembap apa pun.

Kami juga merekomendasikan untuk membaca:

Cara Membuat Oshibori

Ada beberapa cara untuk membuat handuk Jepang. Metode yang paling umum adalah menggunakan sepotong kain katun atau linen seukuran serbet.

Kain dibasahi dengan air dan kemudian diperas. Setelah lembap, dapat digunakan untuk membersihkan tangan dan wajah.

Pertama, dapatkan kain yang menyerap air berbentuk persegi. Ukuran persegi akan tergantung pada ukuran handuk yang Anda gunakan.

Selanjutnya, lipat persegi menjadi dua, lalu lipat lagi menjadi dua. Sekarang, ambil panci air panas dan tuangkan ke dalam mangkuk. Tambahkan juga air dingin ke dalam mangkuk.

Selanjutnya, ambil handuk oshibori dan celupkan ke dalam air panas. Kocok-kocokkan, lalu celupkan ke dalam air dingin.

Oshibori dapat disimpan dalam kantong plastik di lemari es hingga satu minggu. Untuk menggunakan handuk, cukup basahi dan peras.

Kevin Henrique

Kevin Henrique

Pakar budaya Asia dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan permainan. Penulis dan pelancong otodidak yang berdedikasi untuk mengajar bahasa Jepang, berbagi tips perjalanan, dan menjelajahi hal-hal menarik yang mendalam.

Eksplorasi konten lain dari Suki Desu

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca