Semangka adalah buah yang berasal dari Afrika, namun dikenal dan disukai di seluruh dunia, terutama di negara-negara tropis seperti Brasil. Hal ini karena, dengan memiliki musim panas yang sangat panas, negara-negara ini mencari pilihan untuk menyegarkan diri, dan semangka, selain sangat baik untuk kesehatan, juga menghidrasi dan menyegarkan siapa pun yang mengonsumsinya.
Kita semua sudah mengenal semangka tradisional, dengan kulit hijau, daging merah, dan banyak biji, tetapi sekarang kita akan mengenal varian yang sangat berbeda dari buah ini. Pernahkah Anda mendengar tentang semangka kuning?
Variasi dari semangka tradisional ini masih sedikit dikenal di Brasil, tetapi semakin mendapatkan tempat di supermarket dan di meja orang Brasil. Sebentar lagi akan mudah menemukan semangka kuning di pasar atau pasar di seluruh negara, jadi sebelum mulai mengonsumsi buah ini, lihat di sini semua yang perlu Anda ketahui tentangnya.
Daftar Isi
Asal usul semangka kuning
Meskipun ada di alam, semangka kuning yang sampai ke konsumen, sebenarnya, adalah variasi dari semangka merah yang diciptakan oleh perusahaan bernama EMBRAPA, yang mengembangkan dua jenis semangka berbeda: BRS Soleil dan BRS Kuarah. Kedua jenis tersebut dikembangkan sebagai alternatif untuk konsumen.
Semangka ini juga dikembangkan dengan mempertimbangkan kemudahan budidaya dan transportasinya, karena dapat ditanam di berbagai jenis tanah dan, karena sedikit lebih kecil dan lebih ringan dibandingkan dengan semangka tradisional, transportasinya juga jauh lebih mudah, sehingga menghindari pembusukan dini buah.
Untuk mencapai karakteristik khusus ini, semangka melalui proses hibridisasi dan pemuliaan konvensional, sehingga memberikannya warna kekuningan, ukuran dan berat yang berbeda dari yang konvensional, dan jumlah biji yang lebih sedikit dibandingkan dengan semangka merah.
Semangka Kuning di Jepang?
Semangka persegi di Jepang kembali populer sekarang, meskipun sudah ada sejak periode Edo. Berbeda dengan melon kuning, semangka tidak populer karena warna dan rasa yang lebih ringan.

Karakteristik utama semangka kuning
Karakteristik utama yang membedakan semangka kuning dari yang lain adalah kekayaannya dalam pigmen yang disebut karotenoid. Pigmen inilah yang memberikan warna kekuningan pada buah ini, dan juga dapat ditemukan pada wortel, misalnya. Semangka merah, sebaliknya, kaya akan likopen, pigmen yang memberinya warna kemerahan.
Meskipun tampak sangat berbeda, semangka kuning juga merupakan bagian dari keluarga Cucubitaceae, sama seperti semangka merah tradisional. Dalam hal ini, semangka kuning juga berbeda dalam ukuran, sedikit lebih kecil daripada semangka tradisional, dan jumlah biji, dengan semangka kuning memiliki biji yang jauh lebih sedikit daripada yang merah. Dan masih ada, dalam beberapa variasi, keberadaan biji yang dapat dimakan.
Selain itu, semangka ini beratnya antara dua hingga enam kilogram, selain matang lebih cepat daripada saudara perempuannya yang merah. Dengan kata lain, dapat dipanen dalam waktu kurang dari enam puluh hari, sementara semangka merah membutuhkan sekitar delapan puluh hari untuk matang dan siap dipanen.
Dengan demikian, juga dimungkinkan untuk menghindari munculnya hama dan penyakit di perkebunan. Selain itu, semangka kuning hadir dalam variasi lain yang tersebar di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang lebih dingin seperti Jepang dan Rusia.

Manfaat semangka kuning
Semua orang tahu bahwa semangka membawa banyak manfaat bagi kesehatan kita, dan semangka kuning tidak berbeda. Ia memiliki semua kualitas semangka biasa, tetapi dengan tambahan memiliki kelimpahan karotenoid, zat yang memberikan tampilan kekuningan pada buah, diubah di dalam tubuh menjadi vitamin A, yang terutama dikaitkan dengan pencegahan masalah penglihatan.
Selain itu, karena memiliki beberapa sifat diuretik, ia sangat direkomendasikan oleh dokter untuk orang yang menderita masalah ginjal. Sifat-sifat ini juga membantu orang yang sedang dalam proses menurunkan berat badan, bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi dan asam urat.
Penyakit lain yang membantu mencegah semangka kuning adalah asma. Karena kandungan zinc dan vitamin C yang tinggi, buah ini membantu menjaga dan melebarkan saluran pernapasan, sehingga menghindari kekambuhan asma. Ia juga dapat membantu memperkuat tulang, karena juga mengandung kalium dan kalsium, yang penting untuk pertumbuhan dan penguatan tulang.
Fakta menarik lainnya tentang semangka kuning
Ada banyak cara untuk mengonsumsi buah ini, seperti halnya semangka merah, dapat ditambahkan ke makanan seperti salad, dan smoothie buah, membuat jus atau hanya mengonsumsi secara normal seperti yang dilakukan dengan semangka merah.
Penyimpanan buah ini sangat mudah, jika tidak dipotong, dapat diletakkan di atas meja hingga dua minggu. Setelah dipotong, penting untuk menutupi bagian buah yang terpapar dengan plastik dan menyimpannya di lemari es, sehingga akan bertahan sekitar 3 hingga 5 hari.
Bagaimana, jadi ingin mencoba semangka kuning? Jika Anda berpikir untuk membeli atau menanam semangka kuning, ketahuilah bahwa harganya di Brasil sekitar R$ 18,00 untuk sepuluh biji semangka. Pasti Anda tidak akan menyesal memasukkan buah yang lezat dan bergizi ini ke dalam menu musim panas Anda.


Tinggalkan Balasan