Banyak yang mengenal bendera Hinomaru, yang merupakan bendera resmi Jepang sejak 1870. Namun, sebelum bendera ini digunakan, ada bendera atau simbol lain yang digunakan untuk mewakili negara, wilayah terpisah, atau periode tertentu dalam sejarah Jepang.
Simak berikut, kronologi bendera-bendera Jepang:
Catatan: Jepang baru mulai menggunakan bendera nasional pada periode Shogunat Tokugawa. Sebelum itu, Jepang, karena diperintah oleh klan-klan yang berbeda, memiliki emblem yang dikenal sebagai Mon (紋 lit.: “jambul”) yang mewakili klan yang berkuasa pada periode masing-masing, namun tidak diketahui apakah itu dianggap sebagai simbol nasional.
Daftar Isi
1. Shogunat Kamakura (1185 – 1333)

Pada awalnya, ini adalah emblem yang digunakan untuk mewakili klan Minamoto yang memerintah Jepang antara abad ke-12 dan ke-14.
Kemudian, karena kejatuhan klan Minamoto akibat kudeta klan Ashikaga pada tahun 1333, Jepang tidak memiliki simbol untuk mewakilinya karena tidak ada pemerintahan sama sekali antara 1333 dan 1336.
Kemudian, pada tahun 1336 Takauji Ashikaga mengambil kekuasaan dan mendirikan shogunat baru, dan sebuah emblem baru diwajibkan untuk mewakili pemerintahan baru tersebut.
2. Shogunat Ashikaga (1336 – 1573)

Ini adalah emblem yang mewakili pemerintahan klan Ashikaga antara abad ke-14 dan ke-16. Namun, emblem tersebut berhenti digunakan setelah Yoshiaki Ashikaga dicopot dan dengan demikian memulai periode Azuchi-Momoyama.
3. Periode Azuchi-Momoyama (1573 – 1600)

Klan Oda dan Klan Toyotomi bertanggung jawab atas berakhirnya Shogunat Ashikaga dan dengan demikian memerintah Jepang selama 27 tahun. Kemudian, Jepang memiliki dua emblem untuk mewakili pemerintahan kedua klan tersebut.
Pada tahun 1600, periode Azuchi-Momoyama berakhir dan Klan Tokugawa mendirikan shogunat baru.
4. Shogunat Tokugawa (1600 – 1868)

Untuk pertama kalinya, Jepang memiliki bendera untuk mewakili negaranya. Bendera Shogunat Tokugawa berwarna putih dengan garis hitam di tengah.
Namun, meskipun ada bendera untuk mewakili periode ini, umumnya Mon Klan Tokugawa digunakan untuk mewakili periode dalam konteks sejarah.
Kemudian, bendera dan emblem tersebut digantikan oleh Hinomaru setelah Restorasi Meiji pada tahun 1868, yang digunakan hingga saat ini.
5. Kekaisaran Jepang (1868 – 1947)

Hinomaru, berwarna putih dengan lingkaran merah yang mewakili Matahari Terbit. Bendera ini pertama kali digunakan pada tahun 1870, setelah berakhirnya Jepang feodal dan Restorasi Meiji. Secara resmi, dinamai Nisshōki (日章旗 lit.: “Bendera Tanda Matahari”), namun baru diakui secara resmi pada tahun 1999, bertahun-tahun setelah dissolusi Kekaisaran Jepang.
Pada gambar di atas di sisi kanan adalah kyokujitsuki (Bendera Matahari Terbit). Digunakan secara resmi oleh Pasukan Bela Diri Maritim Jepang.
Namun, Kyokujitsuki juga membawa sentimen nasionalis dan imperialis Jepang, terutama pada Perang Dunia I dan II karena digunakan oleh tentara Jepang pada masa itu.
Dengan demikian, penggunaan bebas Kyokujitsuki di Jepang saat ini menjadi kontroversial di Tiongkok dan Korea karena konflik sejarah.
6. Bendera Hinomaru (1947 – sekarang)

Bendera saat ini adalah versi yang dimodifikasi dari Hinomaru dan baru diresmikan pada tahun 1999. Asal-usulnya berasal dari waktu yang lama sebelumnya, pada tahun 1870 Hinomaru diresmikan sebagai bendera perdagangan untuk pertama kalinya. Dibutuhkan lebih dari 100 tahun untuk menjadi simbol resmi Jepang.
Jika ingin tahu lebih banyak tentang bendera Jepang, kami memiliki artikel yang membahas keunikan bendera Jepang. Jika menyukai artikel ini, bagikan dan berikan komentar Anda.


Tinggalkan Balasan