Operasi Plastik di Jepang - Statistik dan Fakta Menarik

Sekilas tentang standar kecantikan Jepang dan prosedur yang paling diminati.

Saat menelusuri situs web masyarakat internasional bedah plastik estetika, kita dengan mudah menemukan sebuah peringkat khusus. Di dalamnya, Jepang hampir selalu muncul di antara negara-negara teratas.

Peringkat ini menunjukkan negara-negara yang paling banyak melakukan operasi plastik dan prosedur estetika di dunia. Dan wajar saja, di mana pun di dunia, orang ingin memperbaiki penampilan.

Dan faktanya, angka ini terus meningkat, baik di kalangan pria maupun wanita. Di Jepang, Brasil, maupun negara lain, permintaan terhadap prosedur ini bertambah setiap hari.

Cirurgia plástica no Japão

Operasi yang Paling Umum

Operasi yang paling umum adalah operasi yang mengubah wajah dan kepala. Adalah operasi seperti:

  • menaikkan alis;
  • operasi telinga (otoplasti)
  • operasi kelopak mata
  • transplantasi rambut
  • Rinoplasti

Dalam peringkat ini, Jepang diklasifikasikan pada tahun 2016 dengan total 165.496 prosedur bedah. Di belakang Brasil, AS, Rusia, Meksiko, dan India, Jepang mewakili 3,9% dari semua operasi jenis ini di dunia.

Jangan tanya saya mengapa, tetapi operasi yang paling dicari di Jepang adalah operasi kelopak mata. Atau lebih tepatnya, lipatan kelopak mata itu tampaknya menjadi semacam standar kecantikan di sana.

Saking banyaknya, negara itu sudah menjadi salah satu ahli dalam teknik tersebut. Jumlah prosedur yang dilakukan pada tahun 2016 mencapai angka luar biasa 106.177. Ini berarti lebih dari 60% dari total operasi jenis ini.

Disusul oleh rinoplasti, yaitu operasi untuk memperkecil hidung, dengan sedikit lebih dari 23.000 prosedur. Singkatnya, operasi lain angkanya jauh lebih kecil sehingga tidak perlu dibahas satu per satu di sini.

Operasi Kelopak Mata

cirurgia plástica

Karena operasi ini sangat umum di Jepang, mari kita jelaskan sedikit lebih jelas.

Operasi kelopak mata, atau blefaroplasti, bertujuan untuk memperbaiki penampilan kelopak mata. Prosedur ini bisa dilakukan pada kelopak mata atas, bawah, atau keduanya. Tujuannya adalah meremajakan area mata, apalagi di negara dengan populasi yang menua.

Operasi ini dapat menangani, antara lain:

  • Kulit longgar atau kendur yang menciptakan lipatan atau mengganggu kontur alami kelopak mata atas
  • Deposito lemak yang muncul sebagai pembengkakan di kelopak mata
  • Kantung di bawah mata
  • Kelopak mata bawah turun yang memperlihatkan putih di bawah iris
  • Kulit berlebih dan kerutan halus dari kelopak mata bawah

Dengan begitu, lebih mudah dipahami mengapa prosedur ini sangat dicari di Jepang. Tujuan operasi bisa saja lebih luas dari contoh yang ditampilkan di sini.

Kesimpulan

Operasi plastik adalah dilema besar bagi banyak orang. Sebagian merasa tidak seharusnya mengubah apa yang sudah diciptakan alam, sementara yang lain menganggapnya sah jika dilakukan dengan hati-hati. Yang terpenting adalah selalu mencari dokter dan tenaga profesional yang terakreditasi.

Kami tidak menampilkan angka pastinya di sini, tetapi kematian dalam prosedur bedah tetap merupakan hal yang serius. Sebagian besar kasus berasal dari klinik yang tidak terakreditasi atau ilegal. Karena itu, keamanan harus selalu menjadi prioritas pertama. Lagipula, operasi memang punya harga, tetapi hidup tidak.

Jika topik ini menarik buat Anda, Anda juga bisa membaca tentang tips kecantikan orang Jepang. Bagikan halamannya jika Anda suka, lalu tulis pendapat Anda di komentar. Terima kasih sudah membaca sampai akhir.

Kevin Henrique

Tentang penulis: Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.