Tim Baseball Jepang: 12 Tim Paling Penting di NPB dan Lainnya

Dari Yomiuri Giants hingga Chiba Lotte Marines: peta 12 klub NPB yang membentuk baseball Jepang

Bisbol adalah kegemaran di Jepang. Olahraga ini ditonton dan dimainkan oleh jutaan penggemar Jepang, dan pesonanya menjangkau berbagai provinsi di kepulauan ini. Dalam artikel ini, kita akan mengenal tim-tim bisbol utama di Jepang.

Daftar isi 15

Koshien dan liga industri

Salah satu acara paling berkesan dan memiliki daya tarik populer yang sangat besar adalah Koshien (甲子園). Nama ini merujuk pada stadion utama yang menjadi tuan rumah kompetisi, sekaligus istilah umum untuk turnamen bisbol sekolah menengah atas nasional. Tim-tim berisi pemain muda berbakat dari seluruh negara bersaing di turnamen ini. Koshien sering muncul dalam budaya pop Jepang, terutama di anime, manga, dan film. Penontonnya sangat besar dan kompetisi ini biasanya sangat dihormati.

Selain tim-tim bisbol sekolah menengah, ada juga tim dari liga industri yang mewakili perusahaan-perusahaan terkenal, seperti Yamaha dan banyak lainnya.

Tim profesional Nippon Professional Baseball (NPB)

Ilustrasi panduan 12 tim baseball utama Jepang di liga NPB, dengan logo dan maskot yang tersusun di sekitar lapangan baseball

Liga bisbol profesional Jepang adalah Nippon Professional Baseball League (NPB), juga dikenal sebagai Puro Yakyū (プロ野球), dan telah ada sejak 1950 — meskipun turnamen profesional sudah berlangsung sejak 1936 dengan nama lain. Saat ini, NPB terorganisir sebagai berikut:

  • Tim-tim dibagi ke dalam dua liga utama: Liga Pasifik dan Liga Sentral, masing-masing dengan 6 tim.
  • Liga Pasifik terdiri dari Saitama Seibu Lions, Tohoku Rakuten Golden Eagles, Hokkaido Nippon Ham Fighters, Orix Buffaloes, Chiba Lotte Marines, dan Fukuoka SoftBank Hawks.
  • Liga Sentral terdiri dari Hiroshima Toyo Carp, Tokyo Yakult Swallows, Chunichi Dragons, Hanshin Tigers, Yomiuri Giants, dan Yokohama DeNA BayStars.
  • Setiap tim memainkan 143 pertandingan pada musim reguler.
  • Berbeda dengan MLB (Major League Baseball), seri imbang bisa saja terjadi dalam pertandingan NPB. Seri imbang diumumkan apabila skor tetap sama setelah 12 inning.
  • Diperkirakan hampir 30 juta orang Jepang (sekitar 27 juta) menonton NPB, dan hampir 50% (48%) menjadikan bisbol sebagai olahraga favorit mereka.
  • Negara ini memiliki pemain terbaik dunia saat ini: Shohei Ohtani.
  • Tim-tim paling populer adalah Yomiuri Giants, Hanshin Tigers, dan Hiroshima Carp.
  • Banyak pemain Brasil yang pernah bermain di bisbol Jepang, di antaranya Henrique Shigeo Tamaki, Daniel Matsumoto, Reinaldo Sato, Thyago Vieira, Felipe Natel, Vitor Ito, dan lainnya.

Baca juga: Shohei Ohtani – sang jenius bisbol dunia

Di bawah ini, Anda dapat mengenal lebih dekat masing-masing tim:

Yomiuri Giants

Tim Liga Sentral yang bermain di Tokyo Dome (東京ドーム Tōkyō Dōmu) dan dianggap luas sebagai tim terbesar dalam sejarah Jepang. Memiliki 22 gelar Nippon Series, sehingga menjadi tim dengan jumlah gelar juara terbanyak di NPB. Memiliki basis penggemar yang sangat besar dan banyak idola, termasuk legenda Sadaharu Oh, "raja home run".

Hanshin Tigers

Tim bisbol lain yang sangat tradisional dan populer. Memiliki 2 gelar Nippon Series, dengan gelar terakhir pada 2023. Kemenangan pertama mereka terjadi pada 1985. Biasanya menjadi tuan rumah pertandingan di Koshien Stadium, di Nishinomiya (prefektur Hyogo).

Hiroshima Carp

Hiroshima Toyo Carp juga memiliki basis penggemar besar di Jepang. Pitcher Brasil Shigeo Henrique Tamaki bermain selama lebih dari satu dekade di Carp. Mereka bermain di Liga Sentral dan telah mengoleksi 3 gelar Japan Series — satu lebih banyak daripada Hanshin Tigers. Pertandingan kandang mereka berlangsung di Mazda Zoom-Zoom Stadium Hiroshima, stadion milik kota Hiroshima.

Yakult Swallows

Pernah memiliki beberapa pemain Brasil dalam skuad, termasuk Daniel Matsumoto dan Reinaldo Sato. Mengoleksi 5 gelar Japan Series, dengan stadion kandang Meiji Jingu Stadium (明治神宮野球場 Meiji Jingu Yakyūjō) yang terletak di Tokyo. Maskot tim ini adalah burung layang-layang ("swallow" dalam bahasa Inggris).

Chunichi Dragons

Berbasis di Nagoya, Dragons adalah waralaba lama yang didirikan pada 1936. Ciri khas tim ini adalah dua maskotnya: Naga Kecil Biru (Chunichi Dragons Shaolon) dan Koala (Chunichi Dragons Doala). Sepanjang sejarahnya mereka mengoleksi 2 gelar Japan Series, dengan stadion Vantelin Dome Nagoya バンテリンドーム ナゴヤ (Banterin Dōmu Nagoya). Tim ini juga bagian dari Liga Sentral.

Yokohama BayStars

Sejak 2012, BayStars dikelola oleh perusahaan layanan daring DeNA, yang bergerak di bidang telepon seluler dan platform mobile. Di lemari trofi terdapat 2 gelar Japan Series (1960 dan 1998), meski mereka sudah lebih dari 25 tahun tidak menjuarainya lagi.

Berbasis di Kanagawa, tim ini bermain di Yokohama Stadium dan memiliki maskot berupa hamster dengan bintang di wajahnya. Warna utama tim adalah putih dan biru.

Seibu Lions

Tim tempat pemain Brasil Bo Takahashi bermain saat ini. Adalah juara terbesar kedua dalam sejarah NPB, dengan 13 gelar Japan Series. Bermain di Liga Pasifik. Stadion utamanya adalah Seibu Dome (西武ドーム) yang terletak di Saitama.

Tohoku Rakuten Golden Eagles

Juara Japan Series hanya sekali, pada 2013. Pemain Brasil juga pernah bermain untuk tim ini, seperti Fernando Luciano dan Shigeo Tamaki (Henrique Tamaki). Markas tim berada di Sendai, prefektur Miyagi, tempat mereka menjadi tuan rumah pertandingan (Miyagi Baseball Stadium).

Hokkaido Nippon Ham Fighters

Mewakili pulau paling utara di kepulauan ini, Ham Fighters memiliki 3 gelar Japan Series dan menjadi tuan rumah pertandingan di Sapporo Dome, yang dibuka pada 2001. Stadion ini cukup unik, dengan dua lapangan (satu untuk sepak bola dan satu untuk bisbol), rumput yang dapat digeser, serta desain yang menyerupai katak dengan lidah terjulur — lidahnya adalah lapangan sepak bola tanpa atap.

Orix Buffaloes

Hasil penggabungan Orix BlueWave dengan Osaka Kintetsu Buffaloes. Ichiro Suzuki, salah satu legenda terbesar bisbol Jepang, membela tim ini selama sembilan musim. Tim yang menjadikan banteng sebagai maskot ("buffalo bell") ini telah menjuarai Japan Series sebanyak lima kali, dengan gelar terakhir pada 2022. Stadion kandangnya adalah Kyocera Dome Osaka (Osaka Dome), sebuah stadion futuristik berkapasitas lebih dari 50 ribu penonton (sekitar 51 ribu).

Fukuoka SoftBank Hawks

Perwakilan Liga Pasifik ini dibeli oleh grup SoftBank pada Januari 2005 dan saat itu berganti nama menjadi Fukuoka SoftBank Hawks. Sebelumnya, tim ini bernama Fukuoka Daiei Hawks (1988–2005) dan Nankai Electric Railway Company (1938–1988). Memiliki 11 gelar Japan Series dan bermain di Fukuoka Dome.

Chiba Lotte Marines

Tim terakhir dari Liga Pasifik ini memiliki 4 gelar Japan Series dan bermarkas di wilayah Chiba, tempat mereka bermain di ZOZO Marine Stadium (Chiba Marines Stadium). Maskotnya adalah bebek bernama Mar-kun (マーくん). Ada juga Zuu-chan (ズゥちゃん) dan Riin-chan (リーンちゃん), versi feminin dari maskot tersebut.

Halaman berguna tentang bisbol Jepang

Untuk mengenal lebih jauh tentang bisbol Jepang, ikuti dua akun Instagram ini: @beiseboljapones dan @reidasrebatidas.

Dari 12 tim tadi, mana yang paling membuat Anda penasaran — dan kalau sempat, ingin nonton langsung di Tokyo Dome atau Koshien Stadium? Suasana di stadion NPB terkenal beda dari tayangan TV; tulis pengalaman atau pertanyaan Anda di kolom komentar.

Sumber
Kevin Henrique

Tentang penulis: Kevin Henrique

Spesialis dengan pengalaman lebih dari 10 tahun dalam budaya Asia, berfokus pada Jepang, Korea, anime, dan game. Otodidak, penulis, dan pelancong yang fokus mengajarkan bahasa Jepang, tips wisata, dan fakta menarik yang mendalam.

Komunitas

Komentar

0 komentar

Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.

Kirim komentar

Komentari artikel ini

Memuat pemeriksaan keamanan...

Jangan kirim tautan, embed, atau promosi. Komentar melewati anti-spam dan terjemahan otomatis sebelum tampil.