Jepang bukan satu jenis perjalanan. Dalam satu rute, Anda bisa berpindah dari lorong torii di Kyoto ke lampu neon Osaka, lalu berakhir di tepi danau yang menghadap Gunung Fuji. Justru pilihan yang terlalu banyak sering membuat rencana liburan terasa kabur sebelum tiket dibeli.
Daftar ini mengumpulkan 50 tempat wisata populer dari berbagai wilayah dan suasana. Bukan peringkat yang kaku, melainkan peta awal: pilih yang paling cocok dengan waktu, musim, dan alasan Anda ingin datang ke Jepang.

Daftar isi 6
Pulau, gunung, dan danau yang memberi jeda dari kota
- Ōkunoshima — Pulau kecil di Laut Pedalaman Seto ini dikenal karena kelinci liar yang hidup di sana. Cocok untuk perjalanan singkat dari kawasan Hiroshima.
- Miyajima — Nama lain dari Itsukushima, pulau di dekat Hiroshima yang terkenal dengan gerbang torii laut dan suasana kuilnya.
- Aogashima — Pulau vulkanik di Kepulauan Izu yang bentuk kalderanya membuatnya mudah dikenali. Perjalanan ke sini perlu direncanakan lebih matang daripada destinasi kota.
- Semenanjung Izu — Wilayah di selatan Tokyo ini menggabungkan pantai, mata air panas, dan pemandangan pesisir.
- Hashima atau Gunkanjima — Pulau bekas tambang batu bara di lepas Nagasaki, dengan bangunan beton yang menjadi jejak masa industrinya.
- Gunung Fuji — Gunung tertinggi Jepang ini dapat dinikmati dari kejauhan maupun melalui jalur pendakian pada musim yang sesuai.
- Danau Kawaguchi — Salah satu dari Lima Danau Fuji, populer untuk melihat siluet Gunung Fuji dari tepi air.
- Danau Ashi — Danau di Hakone yang sering dipilih untuk menikmati perpaduan air, perbukitan, dan pemandangan Fuji saat cuaca cerah.
- Danau Yamanaka — Danau terbesar di kawasan Lima Danau Fuji, dengan suasana yang lebih terbuka untuk melihat gunung.
- Gunung Ontake — Gunung berapi di perbatasan Gifu dan Nagano. Destinasi ini lebih cocok bagi pelancong yang mencari lanskap pegunungan daripada keramaian kota.


Kawasan kota yang punya karakter sendiri
- Harajuku — Area di sekitar Stasiun Harajuku dikenal lewat fashion jalanan, toko kecil, dan kedekatannya dengan Meiji Jingū.
- Roppongi — Kawasan Minato dengan museum, kompleks Roppongi Hills, restoran, dan kehidupan malam.
- Shibuya — Persimpangan pejalan kaki, pusat belanja, dan kawasan yang terus berubah menjadikan Shibuya salah satu wajah Tokyo modern.
- Asakusa — Pilihan tepat bila Anda ingin berjalan di sekitar Sensō-ji, Nakamise-dōri, dan suasana Tokyo yang lebih tradisional.
- Dōtonbori — Kanal, papan neon, dan deretan tempat makan membuat kawasan Osaka ini hidup hingga malam.
- Minato Mirai — Area tepi laut Yokohama dengan Landmark Tower, museum, pusat belanja, dan jalur jalan kaki yang lapang.
- Arashiyama — Di barat Kyoto, kawasan ini dikenal lewat hutan bambu, Jembatan Togetsukyō, dan jalur menuju Iwatayama Monkey Park.
- Gion — Distrik bersejarah di Kyoto dengan jalan sempit, rumah kayu tradisional, dan suasana sore yang khas.
- Sapporo — Kota utama Hokkaido ini cocok dijadikan basis untuk kuliner, taman kota, dan perjalanan musim dingin.
- Kanazawa — Kota di pesisir Laut Jepang yang menarik untuk taman, kawasan samurai, dan jejak perdagangan era Edo.


Taman untuk mengikuti perubahan musim
- Hamarikyū Gardens — Taman di Tokyo dengan kolam pasang surut dan rumah teh di tengah lanskapnya.
- Rikugi-en — Taman lanskap di Tokyo yang dirancang untuk dinikmati perlahan lewat jalan setapak, kolam, dan bukit kecil.
- Taman Yoyogi — Ruang hijau besar di dekat Harajuku dan Meiji Jingū, ramai pada akhir pekan dan saat musim sakura.
- Shinjuku Gyoen — Taman luas di pusat Tokyo dengan gaya taman Jepang, Inggris, dan Prancis dalam satu kawasan.
- Nara Park — Taman besar di Nara yang juga menghubungkan pengunjung dengan rusa, Tōdai-ji, dan Kōfuku-ji.

Menara, observatorium, dan hiburan keluarga
- Tokyo Skytree — Menara siaran dan observatorium di Sumida. Pilihan menarik untuk melihat Tokyo dari ketinggian.
- Tokyo Tower — Menara merah-putih di Minato yang tetap menjadi siluet klasik Tokyo.
- Tokyo Metropolitan Government Building — Gedung pemerintahan di Shinjuku dengan dek observasi yang memperlihatkan cakrawala kota.
- Yokohama Landmark Tower — Bangunan tinggi di Minato Mirai dengan observatorium dan pemandangan teluk Yokohama.
- Universal Studios Japan — Taman hiburan di Osaka untuk pengunjung yang ingin mengalokasikan satu hari penuh bagi wahana bertema film dan karakter.
- Tokyo Disneyland — Salah satu taman di Tokyo Disney Resort, berada di Urayasu, Chiba.
- Tokyo DisneySea — Taman pendamping Tokyo Disneyland dengan tema pelabuhan dan petualangan laut.


Museum, akuarium, dan jejak sejarah modern
- Museum Ghibli — Museum di Mitaka yang memperkenalkan dunia Studio Ghibli melalui ruang pameran dan rancangan animasi.
- Museum Nasional Tokyo — Museum besar di Ueno untuk melihat seni dan benda budaya Jepang dari berbagai periode.
- Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima — Ruang peringatan di pusat Hiroshima yang mengajak pengunjung memahami dampak bom atom terhadap kota dan warganya.
- Kubah Bom Atom — Bangunan yang tersisa dari 1945 ini berada dekat taman perdamaian dan menjadi salah satu penanda sejarah Hiroshima.
- Osaka Aquarium Kaiyukan — Akuarium besar di Teluk Osaka dengan rute pameran yang menampilkan ekosistem Pasifik.
- Okinawa Churaumi Aquarium — Akuarium di Okinawa yang dikenal dengan tangki besar dan pameran kehidupan laut setempat.

Kastel, kuil Buddha, dan kuil Shinto
- Kastel Himeji — Kastel putih di Hyōgo ini terkenal dengan kompleks bangunan kayunya yang terawat.
- Kastel Osaka — Landmark utama Osaka dengan taman luas dan menara yang menghadap kota.
- Kastel Nijō — Kompleks bersejarah di Kyoto yang berkaitan dengan pemerintahan shogun Tokugawa.
- Kastel Hikone — Kastel di tepi Danau Biwa yang mempertahankan menara utama bersejarahnya.
- Kinkaku-ji — Paviliun Emas di Kyoto, dikenal karena bangunan berlapis daun emas di tepi kolam.
- Kiyomizu-dera — Kuil di timur Kyoto yang terkenal dengan panggung kayu dan pemandangan kota.
- Tōdai-ji — Kuil besar di Nara yang berada tidak jauh dari Nara Park.
- Hōryū-ji — Kompleks kuil di Ikaruga, Nara, penting bagi sejarah arsitektur Buddhis Jepang.
- Sensō-ji — Kuil Buddha di Asakusa yang mudah dipadukan dengan jalan kaki di kawasan tradisional Tokyo.
- Fushimi Inari Taisha — Kuil Shinto di Kyoto dengan jalur gerbang torii yang menanjak ke Gunung Inari.
- Meiji Jingū — Kuil Shinto di tepi hutan kota, dekat Harajuku dan Yoyogi.
- Itsukushima Shrine — Kuil di Miyajima yang terkenal karena gerbang torii di perairan pasang surut.


Untuk rencana pertama, jangan mencoba memasukkan semua nama ini ke satu perjalanan. Pilih satu atau dua wilayah, sisakan waktu untuk perjalanan antarkota, lalu gunakan daftar ini untuk menentukan tempat yang benar-benar sesuai dengan minat Anda.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar