Tokyo dan Osaka sering menjadi pintu pertama menuju Jepang, tetapi perjalanan bisa berubah suasana hanya dengan turun di kota yang jalannya lebih pelan. Di antara kuil, rumah kayu, onsen, dan pegunungan, kota-kota kecil ini menawarkan alasan untuk tinggal sedikit lebih lama.
Daftar ini bukan tentang kota yang paling besar atau paling ramai. Ini adalah pilihan tempat untuk mendekati sejarah, lanskap, dan kebiasaan setempat tanpa meninggalkan hal-hal yang membuat perjalanan ke Jepang terasa khas.
Daftar isi 9
Kamakura: jejak pemerintahan shogun di tepi laut
Kamakura adalah kota pesisir di Prefektur Kanagawa, di selatan Tokyo. Pada abad pertengahan, kota ini menjadi pusat pemerintahan shogun Kamakura; jejak masa itu masih terasa pada kuil, jalan lama, dan bukit-bukit yang mengapit kota.
Di Kamakura, Anda dapat mengunjungi Patung Buddha Besar, Hokokuji, Hasedera, Tsurugaoka Hachimangu, serta Engakuji. Saat cuaca hangat, kawasan Enoshima, pantai, dan jalur jalan kaki di perbukitan memberi sisi lain dari kota yang sering hanya dikenali dari kuilnya. Untuk perjalanan dengan pemandu, tersedia pilihan melalui GetYourGuide.
Nikko: kuil, hutan, dan warisan Tokugawa
Nikko berada di Prefektur Tochigi, di utara Tokyo, dan dikenal karena pegunungan, mata air panas, serta kompleks kuilnya. Toshogu menghormati Tokugawa Ieyasu, pendiri Keshogunan Tokugawa, sehingga kota ini menyatukan perjalanan alam dengan salah satu bab penting dalam sejarah Jepang.
Kompleks Kuil dan Kuil Buddha Nikko terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO dan mencakup Toshogu, Futarasan-jinja, serta Rinno-ji. Di luar kawasan religius, Air Terjun Kegon dan Danau Chuzenji memberi alasan untuk tidak terburu-buru kembali ke kota.

Takayama dan Shirakawa-go: kota pegunungan dengan rumah tradisional
Takayama berada di kaki Pegunungan Alpen Jepang. Letaknya yang relatif terpisah membantu membentuk suasana lokal yang kuat, terlihat pada kawasan kota tua, rumah kayu, dan festival musim semi serta musim gugur. Para tukang kayu dari wilayah Hida juga dikenal dalam sejarah bangunan tradisional Jepang.
Dari Takayama, banyak pelancong melanjutkan perjalanan ke Shirakawa-go di Prefektur Gifu. Bersama desa-desa Gokayama di Toyama, kawasan ini dikenal karena rumah gassho-zukuri beratap curam. Bentuk atapnya bukan hiasan: rumah-rumah itu berkembang untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan pegunungan dan salju.
Baca juga: Pegunungan Alpen Jepang yang terkenal: Hida, Kiso, dan Akaishi

Shirakawa-go dan Gokayama termasuk Warisan Dunia UNESCO. Rumah-rumah tradisionalnya tetap menjadi daya tarik utama, tetapi perjalanan ke sana juga mengingatkan bahwa cuaca dan musim menentukan ritme kawasan pegunungan ini.

Hakone: onsen dan pemandangan Gunung Fuji
Hakone lebih tepat dipahami sebagai kota kecil pegunungan daripada kota besar. Kawasan ini terkenal karena onsen, Danau Ashi, kereta gantung, dan lanskap vulkaniknya. Pada hari cerah, Gunung Fuji dapat terlihat dari beberapa titik di sekitarnya.
Dari Tokyo, Hakone sering dipilih untuk perjalanan singkat. Tiket terusan setempat dapat mencakup kereta, bus, kereta gantung, dan perahu, sehingga perpindahan antartitik terasa lebih mudah. Jika ingin menjelajah lebih jauh, Gotemba dan jalur di sekitar pegunungan Fuji dapat menjadi pilihan tambahan sesuai musim dan kondisi cuaca.

Beppu: kota onsen di Kyushu
Beppu di Pulau Kyushu dikenal sebagai salah satu kota onsen paling terkenal di Jepang. Uap yang muncul dari tanah, pemandian air panas, dan pemandian pasir memberi kota ini suasana yang berbeda dari resor pegunungan biasa.
Julukan “neraka” mengacu pada jigoku, kolam air panas berwarna dan beruap yang dikunjungi untuk dilihat, bukan untuk berendam. Untuk mandi, pilihlah onsen yang memang menerima pengunjung dan perhatikan aturan setiap tempat.
Baca juga: Mengenal Beppu, kota onsen di Jepang

Hiraizumi: jejak abad ke-12 di Iwate
Hiraizumi berada di Prefektur Iwate, di utara Jepang. Pada abad ke-12, kawasan ini berkembang sebagai pusat regional yang berpengaruh. Kini, kuil, taman, dan situs arkeologinya menjadi alasan utama untuk singgah.
Beberapa situs di Hiraizumi masuk daftar Warisan Dunia UNESCO. Suasananya jauh lebih tenang daripada rute kota-kota besar, cocok bagi pelancong yang ingin melihat sisi sejarah Tohoku tanpa jadwal yang padat.

Hikone: di tepi Danau Biwa
Hikone berada di Prefektur Shiga, di tepi Danau Biwa, danau air tawar terbesar di Jepang. Daya tarik utamanya adalah Kastel Hikone, salah satu kastel bersejarah yang masih berdiri dari masa awal Edo.
Kota ini cocok untuk perjalanan yang tidak hanya berpusat pada kastel. Tepi danau, jalan-jalan di sekitar pusat lama, dan ritme kota yang lebih kecil memberi kontras yang menyenangkan setelah Kyoto atau Osaka.

Inuyama: kastel dan Sungai Kiso
Inuyama dikenal karena Kastel Inuyama, bangunan dari abad ke-16 yang berdiri di atas bukit dekat Sungai Kiso. Kota ini juga memiliki tradisi ukai, yaitu menangkap ikan dengan bantuan burung kormoran, yang dapat disaksikan pada musim tertentu.
Ukuran kota yang ringkas membuat Inuyama mudah dipadukan dengan perjalanan dari Nagoya. Datanglah untuk kastelnya, lalu sisakan waktu untuk berjalan di sekitar sungai dan kawasan lama.
Urayasu: kota tempat Tokyo Disney Resort berada
Urayasu berada di Prefektur Chiba, di dekat Tokyo, dan menjadi lokasi Tokyo Disney Resort. Berbeda dengan kota-kota lain dalam daftar ini, daya tarik utamanya bukan kawasan kuno atau onsen, melainkan akses mudah ke taman hiburan besar di tepi Teluk Tokyo.
Karena letaknya, Urayasu sering dipilih sebagai basis bagi pengunjung yang ingin menggabungkan waktu di Tokyo dengan kunjungan ke Tokyo Disneyland atau Tokyo DisneySea.
Baca juga: Mengenal Tokyo DisneySea dan Disneyland Jepang

Kota kecil di Jepang tidak selalu berarti tempat yang terpencil atau sepi. Ada yang hidup dari kuil dan sejarah, ada yang mengandalkan onsen, dan ada pula yang menjadi pintu menuju pegunungan atau taman hiburan. Pilihlah berdasarkan suasana perjalanan yang Anda inginkan, lalu beri ruang untuk menikmati kota tanpa terburu-buru.
Komunitas
Komentar
0 komentar
Belum ada komentar yang diterbitkan dalam bahasa ini.
Kirim komentar