Salah satu hal paling populer dalam mitologi Jepang adalah yokai. Makhluk roh dan makhluk terkenal yang menghuni bumi bersama kita. Ada ribuan dari mereka, dan dalam artikel ini kita akan berbicara tentang Tsuchinoko [槌の子].
Dalam folkl Jepang, Tsuchinoko adalah makhluk yang mirip dengan ular. Namanya dapat diterjemahkan secara harfiah sebagai “anak palu” atau “anak kotoran”. Nama ini, “tsuchinoko” lebih dominan di Jepang Barat, termasuk Kansai dan Shikoku.

Di wilayah timur laut Jepang, nama ini sudah tidak terlalu berlaku. Di wilayah ini, makhluk ini dikenal sebagai bachi hebi. Penamaannya mungkin berbeda, tetapi makhluknya sama. Jadi mari kita berhenti berbicara tentang nama dan mulai berbicara tentang makhluk itu sendiri.
Fakta Menarik: Pokemon Dunsparce terinspirasi oleh yokai Jepang ini.
Bagaimana bentuk Tsuchinoko?
Tsuchinoko digambarkan memiliki panjang 30 hingga 80 sentimeter dan sangat mirip dengan ular. Namun, ia memiliki lingkar tengah yang jauh lebih lebar dari kepala atau ekor. Ya, kita dapat membandingkan penampilan ini dengan ular ketika memakan sesuatu yang besar dan menjadi bengkak.

Selain itu, Tsuchinoko memiliki taring dan racun yang mirip dengan ular derik. Beberapa laporan juga menggambarkan tsuchinoko sebagai mampu melompat hingga 1 meter jauhnya. Dan tidak berhenti di situ, ia masih memiliki kemampuan untuk melompat lagi sambil masih berada di udara.
Menurut legenda, beberapa tsuchinoko memiliki kemampuan untuk berbicara dan kecenderungan untuk berbohong. Mereka juga menyukai alkohol. Legenda mencatat bahwa terkadang Tsuchinoko menelan ekornya sendiri sehingga dapat berputar seperti roda.
Hal-hal yang sangat aneh dikumpulkan dalam satu makhluk hanya beberapa sentimeter panjangnya.
Pernah mendengar tentang Kitsunes atau Kappas?
Pernah melihat Tsuchinoko?
Ini adalah pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab dengan positif. Lagipula, ini adalah yokai, makhluk dari folkl Jepang. Tapi mudah sekali untuk mengira ular yang bengkak karena makanan dengan makhluk ini. Mungkin dari situlah rumor tentang makhluk-makhluk ini terlihat.

Tapi serius, kita punya banyak makhluk menarik dalam folkl Jepang. Dan selalu baik untuk mempelajari lebih banyak tentang mereka, tidak pernah bosan tentang hal itu. Dan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kita punya artikel lain di situs ini yang membahas yokai lainnya.
Silakan lihat artikel lainnya, dan jika ada pertanyaan, saran, atau hal seperti itu, tinggalkan komentar Anda. Saya meminta Anda untuk membagikan artikel di media sosial, itu membantu banyak. Selebihnya, terima kasih telah membaca artikel ini, sampai jumpa lagi.


Tinggalkan Balasan