Jepang memiliki sejarah panjang dengan topeng. Sejak masa lalu orang Jepang menggunakan topeng, legenda mereka diwakili oleh topeng, dan hingga saat ini, orang Jepang menggunakan topeng medis pada tanda pertama alergi atau pilek.
Kebanyakan topeng Jepang memiliki sejarah, tradisi, dan merupakan bagian dari budaya Jepang dari masa lalu hingga sekarang. Beberapa bersifat praktis dan lainnya hanya dekoratif. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang topeng Jepang yang terkenal.
Kita akan mulai dengan memperkenalkan topeng Jepang utama dan paling populer. Kemudian kita akan melihat topeng tradisional yang merujuk pada legenda, cerita, roh, dan makhluk Jepang.
Ingat bahwa di hampir semua matsuri (festival) di Jepang Anda akan menemukan toko yang menjual topeng karakter anime, hewan, dan makhluk mitis. Kebanyakan terbuat dari plastik khusus untuk anak-anak.
Kami juga merekomendasikan untuk membaca:
- Mengapa orang Jepang menggunakan topeng bedah?
- Topeng Kepala Kuda – Bagaimana Menjadi Viral?
- Daftar Festival Jepang – Matsuri dalam Bahasa Jepang
Daftar Isi
Topeng Tokusatsu
Sejak 1970, seri tokusatsu seperti Ultramam dan Kamen Rider menjadi populer di Jepang, sehingga Anda dapat menemukan berbagai topeng pahlawan dan penjahat ini, terutama di festival.
Untuk mengetahui lebih banyak tentang Tokusatsu, kami merekomendasikan untuk membaca: Panduan Pahlawan Jepang

Menpo – Topeng Samurai
Samurai sering menggunakan topeng dalam pertempuran mereka, mereka disebut menpō [面頬]. Mereka dirancang untuk melindungi wajah Samurai dan menyebarkan teror ke hati musuh.
Topeng samurai dibuat oleh pengrajin khusus yang menyesuaikan dengan kepribadian dan preferensi samurai. Beberapa memiliki penampilan setan dan menakutkan, biasanya dengan kumis, taring, dan hidung besar.
Mereka biasanya terbuat dari besi dan kulit, dengan lubang kecil di bawah dagu untuk pembuangan keringat. Lainnya menggunakan menpo yang disebut Happuri, yang hanya menutupi dari hidung ke bawah, dengan helm yang melindungi sisanya.

Men – Topeng Kendo
Bahkan praktisi Kendo (jalan pedang) menggunakan pelindung kepala. Topeng baju besi ini disebut “men” dan biasanya melindungi seluruh wajah, tenggorokan, dan bahu. Nama itu juga bisa merujuk pada pukulan kendo di kepala.

Animegao – Topeng anime
Animegao adalah topeng dengan penampilan karakter anime dan manga, dengan mata besar. Berbeda dengan cosplay biasa, wajahnya benar-benar topeng dari karakter tersebut.
Seniman yang menggunakan kostum dan wajah animasi ini biasanya disebut kigurumi. Seringkali pakaian dan topeng ini dapat digunakan untuk menghibur anak-anak dan pemuda dalam beberapa acara seperti itu.

Topeng Oni – Setan
Banyak orang Barat menerjemahkan kata “oni” sebagai setan, tetapi tidak selalu makhluk jahat. Oni adalah kata Jepang untuk merujuk pada makhluk supernatural apa pun, baik setan atau ogre.
Topeng Oni bisa lucu atau menakutkan, mengingat banyak oni hanya pengacau. Festival pedesaan Jepang sering melibatkan penduduk yang menggunakan topeng oni dalam lari gila di jalan.

Kitsune – Topeng rubah
Kata Kitsune [狐] berarti rubah. Menurut tradisi Jepang, rubah adalah utusan dewi Inari. Sangat umum menemukan topeng-topeng ini dijual di festival.
Dewa muncul sebagai rubah dalam legenda Jepang. Beberapa bahkan muncul sebagai wanita cantik untuk menipu manusia. Karena itu, beberapa karakter anime menggunakan topeng rubah sebagai hiasan.

Topeng Hyottoko dan Okame
Hyottoko adalah roh mitis yang diwakili oleh topeng. Cerita yang terkait dengan Hyottoko sangat berbeda di berbagai wilayah. Di beberapa tempat dia adalah anak laki-laki dengan wajah lucu yang menghasilkan emas dari pusarnya.
Dalam semua variasi mitos, Hyottoko adalah roh keberuntungan dengan wajah lucu. Hyottoko memainkan peran dalam serangkaian tarian tradisional sebagai badut dengan langkah konyol.
Okame adalah versi feminin dari Hyottoko. Keduanya memiliki wajah lucu dan sering terlihat bersama sebagai pasangan. Okame biasanya dilihat sebagai dewi yang murah hati menyebarkan keberuntungan.

Topeng Hannya
Hannya adalah setan perempuan mirip oni, tetapi dengan tanduk. Topeng Hannya digunakan dalam teater Noh. Mereka biasanya digambarkan sebagai karakter yang sangat menakutkan dan cemburu. Teater Noh juga memiliki berbagai topeng lain selain Hannya.

Topeng Tengu dan Kappa
Tengu [天狗] adalah makhluk fantastis dalam folklora Jepang, sejenis elf yang legenda-legendanya memiliki ciri-ciri agama Buddha maupun Shinto. Mereka menghuni hutan dan pegunungan. Ciri fisik paling mencolok dari Tengu adalah hidung panjang mereka.
Kebanyakan dari mereka juga memiliki janggut. Beberapa Tengu memiliki kepala burung; ini dianggap sebagai seniman bela diri hebat. Topeng Tengu digunakan dalam berbagai festival dan merupakan hiasan populer untuk menghiasi kuil, perusahaan, dan restoran.
Kappa adalah monster sungai yang menyerang perenang dan suka menantang manusia dalam Sumo. Mereka biasanya jahat, tetapi menepati janji mereka.

Bagaimana pendapat Anda tentang artikel ini? Apakah Anda mengenal topeng Jepang populer lainnya? Kami menghargai komentar dan pembagian!


Tinggalkan Balasan