Sebuah idei untuk meninggalkan semuanya dan mencoba hidup baru di Jepang terlintas di pikiran banyak orang Brasil, terutama keturunan. Tetapi sebelum melakukan itu, orang-orang perlu menganalisis dengan tenang langkah besar yang akan mengubah hidup mereka. Tanyakan pada diri sendiri: Apakah saya akan bekerja terlalu banyak? Apakah saya akan mendapatkan cukup uang? Apakah saya akan bisa beradaptasi dengan budaya? Dalam artikel ini, kita akan memeriksa beberapa kesalahan yang dilakukan orang saat mencoba hidup di Jepang.
Daftar Isi
Menganggap hidup di Jepang akan indah dan luar biasa
Hidup di Jepang itu baik dan memiliki kelebihannya. Tetapi orang-orang lupa bahwa semua negara memiliki masalah dan kekurangannya sendiri. Beberapa lebih baik, yang lain lebih buruk. Beberapa orang mengalami masalah, yang lain tidak.
Jangan berpikir bahwa setelah sampai di sana semuanya akan sempurna! Pikiran kita memiliki kebiasaan menciptakan ilusi dan keinginan, berpikir bahwa rumput tetangga selalu lebih hijau. Yang harus kita lakukan adalah menganalisis apakah kita akan siap untuk menanggung masalah-masalah dalam menjalani hidup di luar negeri seperti:
- Jauh dari keluarga;
- Bekerja keras dan berulang-ulang;
- Budaya yang berbeda;
- Menanggung tekanan sosial dan prasangka;
- Hambatan mempelajari bahasa baru;

Tentu saja, meskipun ada masalah, kita harus memikirkan keuntungan apa saja dari hidup di Jepang, seperti: Keamanan, kejujuran, keramahan, daya beli, dan lainnya. Secara pribadi, hanya dengan keamanan dan budaya, saya mampu menghadapi semua masalah, dan Anda?
Menganggap akan menjadi kaya di Jepang dan kembali ke Brasil
Banyak yang pergi ke Jepang dengan ide untuk menjadi kaya, mengumpulkan uang, dan kembali ke Brasil. Dulu itu mungkin, tetapi sekarang tidak semudah itu. Ini karena biaya hidup di Jepang dan di Brasil sama-sama lebih mahal dari sebelumnya, meskipun gaji Jepang melebihi 5.000 real, uang itu akan habis sepenuhnya untuk hidup Anda di Jepang.
Orang harus pindah ke Jepang dengan berpikir untuk memiliki hidup yang baik di sana! Sayangnya, kebanyakan pergi dengan niat untuk mendapatkan uang, akhirnya bekerja terlalu banyak, tidak menikmati atau bersenang-senang, dan kemudian mulai mengeluh dan menyalahkan Jepang. Jangan mencoba bekerja terlalu banyak atau menghemat seperti orang gila, juga jangan menghabiskan seluruh pendapatan Anda untuk hal-hal sepele yang menghalangi Anda untuk memiliki kehidupan sosial.

Tidak keluar dari zona nyaman
Banyak yang menjalani rutinitas yang sama, menjadi semakin tidak bahagia. Orang harus selalu mencari jalan yang berbeda, melakukan hal-hal yang berbeda, mencari sumber pendapatan yang berbeda. Beberapa hanya ingin tiba di Jepang, bekerja, tidur, dan berbelanja. Orang-orang ini akhirnya tidak mempelajari bahasa, tidak mencari alternatif pekerjaan, sumber pendapatan tambahan, dan akhirnya dalam rutinitas yang sama selalu.
Pikirkan bagaimana hidup Anda bisa lebih baik jika Anda mencoba hal-hal berbeda dan yang Anda sukai! Banyak orang Brasil mencoba bisnis mereka sendiri di Jepang dan berhasil, karena mereka berusaha dan keluar dari zona nyaman. Anda tidak boleh bergantung 100% pada orang lain, pada agensi, atau pada pekerjaan! Anda harus siap untuk situasi apa pun. Kurangnya persiapan bisa berakhir membuat Anda keluar dari zona nyaman paksa.

Tidak mengontrol ketakutan terhadap hal-hal
Banyak sebelum pindah ke Jepang sudah memiliki ketakutan di kepala. Namun ketakutan ini hanya ada di kepala, beberapa cenderung takut pada hal-hal seperti: bekerja 12 jam sehari, mengalami prasangka di pabrik atau sekolah, takut bergerak, kelaparan, berkomunikasi, dan seterusnya.
Orang perlu memahami bahwa ketakutan adalah sesuatu yang normal dan akhirnya melindungi kita. Saya sendiri takut pada banyak hal, tetapi bukan berarti saya tidak melakukannya. Ketakutan akhirnya membuat kita lebih waspada dan membantu dalam mengambil keputusan. Ketakutan terkait dengan pemikiran negatif, dan memiliki jenis pemikiran ini dapat membawa ketidakbahagiaan dan mengubah kita menjadi orang yang mengeluh tentang segala hal.
Kami telah menulis artikel tentang pemikiran dan sikap yang dapat menyulitkan hidup kami di Jepang, kami merekomendasikan untuk membaca artikel itu dengan mengklik di sini.


Tinggalkan Balasan