Apakah Anda tahu apa itu pagoda? Pernahkah Anda mendengar istilah ini? Pagoda merujuk pada jenis menara dengan tepi ganda bergaya istana Jepang, menara-menara ini umumnya ditemukan di China, Jepang, Nepal, Korea, dan bagian lain Asia.
Pagoda ditemukan dalam berbagai model, berbagai ukuran, mulai dari ukuran istana untuk orang masuk hingga ukuran rumah anjing 5 lantai. Apa alasan di balik ini?
Apakah Anda Tahu? Di beberapa tempat pagoda disebut pagode, nama yang sama dengan ritme musik Brasil yang berasal dari Rio de Janeiro.

Daftar Isi
Asal Usul Pagoda
Asal usul Pagoda dapat ditelusuri ke stupa India atau Nepal, sebuah struktur berbentuk kubah yang menampung sisa-sisa jenazah penguasa dan pemimpin lainnya. Namun, setelah kematian Buddha pada abad ke-5 SM mereka menjadi simbol penyebaran Buddhisme di Asia.
Istilah “pagoda” berasal dari kata asli Sri Lanka (Sinhala) “dagoba”, yang berarti ruang relik. Saat Buddhisme menyebar dari India ke Asia Timur, gaya arsitektur yang ada bercampur dengan stupa sehingga menciptakan pagoda.
Pada awalnya, abu dan pecahan tulang Buddha disimpan secara terpisah di dalam stupa, tetapi karena Buddhisme terus menyebar, item lain seperti kitab suci, benda berharga, dan abu orang suci lainnya mulai digunakan.
Di China, karena pengaruh gaya arsitektur yang ada pada saat itu, pagode muncul dengan struktur tingkat atas, sangat kontras dengan pendahulunya. Selain itu, peningkatan ketinggian dianggap lebih kuat dan signifikan.
Sebagai ruang relik yang berisi tulisan suci, abu biarawan terkenal, dan alat ritual, pagode secara historis terletak di dalam atau dekat kuil.

Untuk Apa Pagoda Digunakan?
Apakah Anda pernah ke taman Jepang dan menemukan bangunan kecil tinggi dengan banyak atap? Untuk apa begitu banyak atap pada ketinggian yang kecil? Lebih penting lagi, apa fungsi menara ini?
Kebanyakan pagode dibangun untuk keperluan religius, paling umum Buddhisme, dan biasanya terletak di dalam atau dekat kuil. Beberapa pagode digunakan sebagai rumah ibadah Taoisme. Istilah ini dapat merujuk pada struktur religius lainnya di beberapa negara.
Meskipun banyak pagode dibangun untuk tujuan religius, mereka juga digunakan untuk lanskap, pengawasan militer (misalnya, sebagai menara pengawas) atau untuk membantu navigasi kapal.
Di Vietnam dan Kamboja, karena terjemahan Prancis, istilah Inggris pagoda adalah istilah yang lebih umum yang merujuk ke tempat ibadah, meskipun pagoda bukan kata yang tepat untuk menggambarkan kuil Buddha.

Pagoda di Jepang
Sementara pagoda Jepang terinspirasi dari pagoda Cina, beberapa perbedaan muncul seiring waktu. Di Jepang, pagoda hampir selalu terbuat dari kayu. Oleh karena itu, mereka tahan gempa, tetapi sangat rentan terhadap kebakaran.
Ada pagoda batu di Jepang, tetapi itu adalah replika kecil dari bangunan internasional yang terkenal, dan biasanya terlihat di taman Jepang. Pagoda Jepang juga sering memiliki tonjolan yang lebih besar daripada Cina.
Beberapa pagode mungkin memiliki ruang bawah tanah di mana harta karun berada, dan di atasnya sebuah mahkota yang berfungsi sebagai hiasan dan penangkal petir. Beberapa pagode bahkan menyerupai lampu Jepang.

Pagode yang Harus Anda Kunjungi
Beberapa contoh unik dan terkenal pagode di seluruh Asia Timur termasuk:
Pagoda Terbaik di Jepang
- Pagode Toji
- Pagoda Kuil Kofuku-ji, Nara
- Pagoda Kuil Ruriko, Yamaguchi
- Pagoda Tokugawa di Kuil Tosho-gu, Nikko
- Pagoda Shintenno-ji, Osaka
- Pagoda Chureito
Pagoda di Wilayah Lain di Dunia
- Pagode Thien Mu, Vietnam
- Pagoda Tran Quoc, Vietnam
- Tiga Pagode Kuil Chongsheng, China
- Pagoda Tianning, China
- Pagoda Big Wild Goose, China
- Hutan Pagoda di Kuil Shaolin, China
- Pagoda Enam Harmoni, China
- Kuil Zhenjue, China
- Pagoda Kuil Fogong, China
Mengunjungi kuil Buddha akan memberi Anda pengalaman mengenal arsitektur indah ini serta arsitektur gerbang torii dan elemen budaya Jepang lainnya.


Tinggalkan Balasan