Jika Anda menonton anime Naruto, Anda pasti pernah mendengar istilah Akatsuki disebutkan, tetapi apakah Anda pernah berpikir tentang makna sebenarnya dari Akatsuki dalam bahasa Jepang? Pernahkah Anda mendengar tentang kereta bernama Akatsuki? Dan sebuah wahana antariksa?
Penggunaan istilah Akatsuki jarang digunakan saat ini, tetapi berkat Anime Naruto, istilah ini akhirnya menjadi terkenal. Anime lain yang menggunakan kata ini adalah Akatsuki no Youna.

Daftar Isi
Apa itu Akatsuki di Naruto?
Akatsuki adalah sekelompok karakter dari serial manga dan anime terkenal “Naruto”. Grup ini terdiri dari ninja kuat dengan kemampuan supernatural yang bekerja secara diam-diam dan dianggap sebagai pengkhianat oleh pemerintah ninja negara Kirigakure.
Grup ini dipimpin oleh Pain, seorang ninja dengan kemampuan kebangkitan, dan bertujuan untuk menangkap sembilan iblis legendaris yang dikenal sebagai “Tails” (ekor), yang dianggap sebagai sumber seluruh kekuatan ninja.
Anggota Akatsuki dikenal mengenakan pakaian hitam dengan jubah merah dan segel tangan merah dengan gambar bunga teratai.

Apa arti Akatsuki dalam bahasa Jepang?
Kata Akatsuki 「暁」berarti fajar, matahari terbenam atau senja. Tergantung pada komposisi dan penggabungan ideogram, Akatsuki dapat membentuk kata-kata seperti fajar tanpa bulan atau kata-kata yang berhubungan dengan cahaya.
Ideogram 暁 memiliki matahari di sebelah kiri dan sisi kanan digunakan secara fonetis untuk menyampaikan ide “menjadi putih”. Awalnya, itu berarti momen ketika langit timur yang gelap menjadi putih, yang merupakan “fajar”.
Diyakini bahwa pembacaannya berasal dari ideogram「明」yang berarti cahaya dan 「月」yang berarti bulan atau bulan. Pembacaan juga merujuk ke Bulan Merah, berasal dari 「赤い」yang berarti merah.
Penting untuk diingat bahwa ideogram hanya satu aspek dari penulisan Jepang dan kata “akatsuki” juga dapat ditulis dalam hiragana atau katakana.

Akatsuki 「列車」 – Kereta Malam di Jepang
Akatsuki adalah layanan kereta malam yang beroperasi di Jepang oleh JR West, berangkat dari Stasiun Kyoto hingga Stasiun Nagasaki pulang pergi.
Ia melintasi jalur utama Tōkaido, Sanyō, Kagoshima dan Nagasaki. Mulai Oktober 2005, kereta ini digabungkan dengan Naha Sleeper antara Stasiun Kyoto dan Stasiun Tosu.
Karena penurunan jumlah penumpang, layanan Naha dan Akatsuki dihentikan setelah revisi jadwal pada 15 Maret 2008.
Akatsuki「探査機」- Wahana Antariksa Jepang
Sebelumnya dikenal sebagai Orbitador Climático Venus (VCO) dan Planet-C, Akatsuki adalah wahana antariksa Jepang tanpa awak yang dirancang untuk mengeksplorasi Venus.
Ia diluncurkan dengan roket H-IIA 202 pada 20 Mei 2010. Massa peluncuran total wahana, termasuk propelan, adalah 517,6 kg, dengan 34 kg instrumen ilmiah.
Misi mencapai Venus pada 7 Desember 2010 (JST), tetapi gagal memasuki orbit mengelilingi planet tersebut.


Tinggalkan Balasan