Menciptakan cerita yang menarik melibatkan banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Salah satu hal terpenting untuk dipertimbangkan adalah latar, karakterisasi, dan aksi. Ketiga hal ini membantu membangun ketegangan dan menciptakan cerita yang akan membuat pembaca terlibat.
Daftar Isi
Aksi adalah cara yang bagus untuk membangun ketegangan.
Menciptakan aksi dalam cerita adalah cara yang bagus untuk membangun ketegangan. Penonton kecanduan setiap langkah yang diambil oleh karakter, tetapi Anda harus menyeimbangkan aksi dengan sisa cerita untuk menjaga minat pembaca.
Anda tidak perlu menulis urutan aksi lengkap, tetapi dapat menggabungkan momen-momen kecil yang meningkatkan ketegangan. Misalnya, sebuah mobil kehilangan tenaga saat melewati paddock T-Rex bisa mengasyikkan, tetapi tidak perlu menjadi soal hidup atau mati.
Urutan aksi terbaik menggabungkan sebab dan akibat, membiarkan penonton tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Contohnya adalah Pertempuran di Celah Helm, yang tidak hanya melibatkan pertarungan pedang. Arus pertempuran berayun dan menunjukkan sedikit kemenangan dan kekalahan untuk kedua belah pihak.
Contoh lain adalah pertarungan Jedi melawan Sith, yang tegang dan kejam. Anda dapat melihat ini dalam contoh ulasan film, tetapi bukan pertarungan Jedi pertama dalam sejarah perfilman.

Karakter yang hidup dan nyata
Menciptakan karakter yang tak terlupakan bukanlah hal yang sedikit. Kabar baiknya adalah ada beberapa cara untuk melakukannya. Misalnya, Anda dapat menggunakan detail sensorial untuk membuat karakter Anda tampak lebih nyata daripada dirinya, atau menciptakan karakter yang kredibel dengan menggunakan bahasa yang tepat.
Salah satu trik paling mengasyikkan adalah menciptakan karakter yang sangat menarik sehingga pembaca Anda tidak sabar untuk mengetahui lebih banyak tentangnya. Untuk melakukannya, Anda harus kreatif. Pertimbangkan karakter dengan kepribadian unik. Misalnya, Anda dapat menciptakan karakter dengan selera humor yang unik. Atau Anda dapat memilih karakter yang memiliki fisikalitas yang unik. Misalnya, Anda dapat menciptakan karakter dengan kelainan fisik, seperti pincang atau anggota tubuh yang cacat.
Trik lainnya adalah menciptakan karakter yang dapat menutupi seluruh pemeran. Misalnya, Anda dapat menciptakan protagonis dengan lebih banyak tujuan daripada seluruh formulir.

Lat dan karakterisasi
Seorang penulis berpengalaman mengatakan bahwa menggunakan latar dan karakterisasi untuk membuat cerita Anda menarik adalah bagian integral dari narasi. Tempat di mana cerita Anda terjadi memainkan peran yang signifikan dalam menentukan alur cerita, karakter, dan suasana hati.
Lat adalah lokasi geografis dan mencakup segala sesuatu, mulai dari iklim, geografi, dan bangunan. Ini juga mencakup lingkungan sosial segera, yang dapat memengaruhi tindakan karakter Anda.
Lat juga berfungsi sebagai latar belakang untuk cerita Anda. Ini dapat menambahkan rasa misteri, bahaya, dan aspek lain ke dalam cerita Anda. Ketika latar digunakan dengan baik, ia meningkatkan alur cerita Anda dan memberikan motivasi yang dibutuhkan oleh karakter Anda. Ini juga dapat memberikan petunjuk tentang motivasi karakter Anda.
Lat dapat didasarkan pada lokasi nyata atau dapat berupa dunia imajiner. Pemandangan yang suram dan terpencil dapat mewakili perasaan putus asa protagonis. Ini juga dapat menciptakan ketegangan atau memberikan rasa damai kepada karakter Anda.
Lat juga dapat mencakup elemen budaya dan sosial. Era sosial dapat memengaruhi nilai-nilai karakter Anda, peran keluarga, dan sensitivitas. Anda juga dapat menghubungkan peristiwa sejarah dengan tema cerita Anda.

Ketegangan selalu tentang pertanyaan
Tanpa memandang genre yang Anda tulis, ketegangan selalu tentang pertanyaan. Pertanyaan menentukan suasana hati dan menarik minat pembaca pada cerita. Ketegangan juga merupakan janji kepada pembaca Anda. Jika Anda memberi mereka apa yang mereka cari, mereka akan tetap tertarik dan tidak akan pernah merasa bosan.
Pertanyaan bisa datang dari karakter, situasi, atau bahkan dari penulis. Mereka bisa berupa pertanyaan harfiah atau makna di balik sesuatu yang tidak dinyatakan secara langsung.
Sebuah pertanyaan bisa sesederhana “Ke mana ayah pergi dengan kapak itu?” Atau bisa berupa misteri yang membuat karakter bertanya-tanya. Anda tidak perlu memiliki jawaban untuk semua pertanyaan, tetapi perlu memastikan pembaca tahu ke mana arah cerita.
Jenis pertanyaan lainnya adalah pertanyaan reaksi. Emosi, seperti ketakutan atau harapan, menciptakannya. Misalnya, jika seorang karakter takut pada sesuatu, dia akan bereaksi negatif. Jika seorang karakter bahagia, dia akan merespons positif.


Tinggalkan Balasan