TE (て) adalah salah satu bentuk paling mendasar dalam bahasa Jepang. Siapa pun yang baru mulai belajar bahasa Jepang pasti sudah menemukan bentuk て (te). Bagi yang belum mencapai tahap itu, bentuk て (TE) berfungsi untuk menggabungkan kata kerja, membuat permintaan, dan menyusun tindakan yang dilakukan dalam satu kalimat.
Dengan demikian, saya akan menjelaskan sejak awal bagaimana bentuk ini bekerja dalam bahasa Jepang. Periksa:
Daftar Isi
1. Bentuk “te” (て) – Untuk membuat permintaan
Pertama-tama, bentuk ini berfungsi untuk meminta sesuatu kepada seseorang secara informal. Untuk menggunakan bentuk ini, yang harus dilakukan adalah mengubah akhiran kata kerja dengan mengonversinya ke bentuk て. Contoh dasar: Gunakan kata kerja 食べる (taberu) yang berarti “makan”. Akhiran kata kerja adalah る. Oleh karena itu, dalam bentuk て, akan menjadi 食べて (tabete) yang berarti “makanlah”.
Namun, tergantung pada akhiran kata kerja, Anda tidak akan menempatkan te persis di tempatnya. Di bawah ini, berikut adalah daftar cara menggunakan bentuk ini:

2. Bentuk “te” (て) – Untuk penggabungan kata kerja
Bentuk ini juga berfungsi untuk menggabungkan kata kerja dalam bentuk kontinu saat ini. Menunjukkan bahwa seseorang sedang melakukan suatu tindakan pada saat itu. Dalam hal ini, dapat dibandingkan dengan bentuk “ndo” dalam bahasa Indonesia ketika kita ingin mengatakan bahwa kita sedang melakukan sesuatu.
Untuk menggabungkan, gabungkan bentuk て + いる seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini:
| Kanji (romaji) | Arti | Bentuk て + いる | Arti |
|---|---|---|---|
| する (suru) | Kata kerja membuat | している (shiteiru) | Sedang membuat |
| くる (kuru) | Kata kerja datang | きている (kiteiru) | Sedang datang |
| 飲む (nomu) | Kata kerja minum | 飲んでいる (nondeiru) | Sedang minum |
| 遊ぶ (asobu) | Kata kerja bermain | 遊んでいる (asondeiru) | Sedang bermain |
| 殺す (korosu) | Kata kerja membunuh | 殺している (koroshiteiru) | Sedang membunuh |
| 聞く (kiku) | Kata kerja mendengar | 聞いている (kiiteiru) | Sedang mendengar |
Secara singkat, Anda akan menggunakan bentuk て dan menambahkan いる ke kata kerja yang sedang digabungkan;
3. Bentuk “te” (て) – Untuk menghubungkan kata
Demikian pula, bentuk ini juga dapat digunakan untuk menghubungkan kata. Namun, て digunakan hanya untuk menghubungkan kata kerja. Misalnya, mari kita gunakan kalimat-kalimat berikut:
今日は起きてました
Kyou wa okitemashita
Hari ini, saya bangun
朝ご飯を食べました
Asagohan wo tabemashita
Saya makan sarapan
学校に行きました
Gakkou ni ikimashita
Saya pergi ke sekolah
Bagaimana kita akan menghubungkan kalimat-kalimat ini? Sederhana. Dengan menggunakan bentuk bentuk て, tiga kalimat menjadi seperti ini:
今日は起きて、朝ご飯を食べて、学校に行きました。
kyou wa okite, asagohan wo tabete, gakkou ni ikimashita
Hari ini saya bangun, makan sarapan, dan pergi ke sekolah
Dengan demikian, ketiga kalimat tersebut dihubungkan satu sama lain untuk menetapkan urutan kronologis peristiwa. Namun, hanya kata kerja terakhir yang tetap dalam bentuk sopan (bentuk ます). Jika akan menulis kalimat dalam bentuk sopan, selalu biarkan kata kerja terakhir dalam bentuk ます.


Tinggalkan Balasan