6 Fakta Menarik Tentang Pohon Sakura di Jepang   

Sakura (桜) secara harfiah berarti pohon sakura dan merupakan salah satu simbol utama budaya Jepang.  Ada lebih dari 600 jenis Sakura yang tersebar di seluruh Jepang, dengan bunga berwarna merah muda, putih, kekuningan dan dengan bentuk yang berbeda-beda.  

Jugatsuzakura (十月桜) secara harfiah berarti sakura Oktober, varietas yang mekar di musim gugur dan musim dingin dengan bunga kecil dan jarang yang menggabungkan warna musim gugur dengan salju. 

Samurai dulu diasosiasikan dengan pohon sakura, karena masa berbunganya yang pendek, sehingga mewakili umur pendek banyak samurai di medan perang. 

Ada Sakura berusia 2.000 tahun yang disebut Jindai Zakura (神代桜) dengan tinggi lebih dari 10 meter dan keliling 13 pada akarnya.  Legenda mengklaim bahwa itu ditanam oleh Kaisar Takeru no Mikoto.

Bunga Sakura melambangkan kecantikan feminin dan melambangkan cinta, kebahagiaan, pembaruan, dan harapan.  Kompromi bunga, keindahan ekstrim dan kematian yang cepat, sering dikaitkan dengan kematian. 

Nama Sakura adalah salah satu yang paling populer di kalangan anak perempuan di Jepang (tempat ke-5).   – Ideogram Sakura dapat merujuk pada bunga, buah, atau pohon ceri.

Selama Perang Dunia II mereka digunakan dalam iklan untuk menginspirasi "semangat Jepang", terutama karena hubungan mereka dengan Samurai.