Bitcoin dan Penipuan – Faktor Penting untuk Diketahui

[IKLAN] Iklan

Ketika beberapa orang mendengar atau membaca tentang Bitcoin untuk pertama kalinya, mereka mengira itu adalah penipuan. Itu karena kebanyakan orang mencirikan mata uang virtual ini dengan risiko, volatilitas, kerugian, dan imbalan. Awalnya, beberapa orang berasumsi bahwa Bitcoin adalah mata uang virtual mencurigakan yang digunakan penjahat untuk menyelesaikan transaksi ilegal.

Tetapi keadaan ini dan mata uang virtual lainnya telah berubah. Kebanyakan orang melihat Bitcoin sebagai mata uang legal dan barang yang dapat diperdagangkan. Namun, popularitas dan nilai Bitcoin yang semakin meningkat telah menarik orang kembali ke dunia cryptocurrency.

Oleh karena itu, sebelum berdagang, menggunakan, atau berinvestasi dalam Bitcoin, pelajari perbedaannya dengan uang fiat atau metode pembayaran lainnya. Juga, pahami penipuan yang mungkin Anda temui saat berdagang atau berinvestasi dalam mata uang digital ini.

Bitcoin sebagai mata uang digital

Satoshi Nakamoto menciptakan Bitcoin sebagai alternatif dari mata uang konvensional. Bitcoin ada secara elektronik dan terdesentralisasi, artinya tidak memiliki akun fisik atau mata uang yang dapat digunakan orang untuk membayar barang atau jasa.

Orang dan perusahaan bertukar Bitcoin secara online dengan pengguna lain melalui dompet cryptocurrency. Dompet Cryptocurrency adalah program yang digunakan orang dengan komputer dan smartphone mereka. Bitcoin tidak memiliki perantara atau penyedia layanan keuangan seperti bank. Sebaliknya, itu bergantung pada jaringan blockchain dan penambang untuk memvalidasi transaksi.

Bagaimana bitcoin di jepang? Apakah lebih banyak digunakan daripada di Brasil?

Memahami Penipuan Bitcoin

Penipuan Bitcoin adalah jebakan yang digunakan penjahat untuk mencuri token dari pengguna yang tidak menaruh curiga. Penipu mencari orang dan perusahaan yang tidak menaruh curiga untuk mencuri uang Anda. Jadi, sebelum Anda mulai berdagang atau berinvestasi di Bitcoin, pahami penipuan umum yang harus diketahui dan hindari dengan cepat.

Pakar Cryptocurrency merekomendasikan untuk mengonfirmasi bahwa perusahaan dan startup cryptocurrency didukung oleh blockchain saat berinvestasi dalam Bitcoin. Artinya, startup atau perusahaan melacak data transaksi menggunakan teknologi ini.

Selanjutnya, pedagang dan investor harus memeriksa rencana bisnis perusahaan yang mereka gunakan untuk berinvestasi di Bitcoin, serta perusahaan investasi cryptocurrency harus menentukan aturan ICO mereka dan likuiditas mata uang virtual.

Setiap bisnis memiliki orang-orang nyata di belakangnya meskipun sedang online. Jadi pilihlah platform yang mengungkapkan pemiliknya atau otak di baliknya.

Penipuan Bitcoin Umum

Penipu menggunakan teknik berbeda untuk memikat pemilik Bitcoin agar mengirimkan token atau uang mereka, mengira mereka membeli Bitcoin. Dengan demikian, investor, pedagang, dan pengguna Bitcoin harus tahu cara mendeteksi penipuan Bitcoin sebelum bertransaksi dengan penipu. Berikut adalah penipuan Bitcoin umum yang harus diwaspadai saat menggunakan, memperdagangkan, atau berinvestasi dalam mata uang digital ini.

  • Aplikasi Seluler Palsu: Beberapa penipu menggunakan aplikasi palsu untuk menipu investor Bitcoin. Misalnya, Anda dapat menemukan aplikasi Bitcoin di Apple App Store atau Google Play Store. Aplikasi palsu berisiko bagi orang yang ingin berinvestasi dalam Bitcoin di ponsel mereka. Ini karena pengembang mereka dapat menggunakannya untuk mengumpulkan informasi pengguna dan untuk tujuan jahat. Karena itu, pastikan aplikasi yang Anda gunakan untuk berdagang, berinvestasi, atau mentransfer Bitcoin adalah asli.
  • Situs Web yang Dipaksakan: Beberapa situs web bertujuan untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi Bitcoin, tetapi situs tersebut tidak asli. Dalam kebanyakan kasus, situs web menggunakan URL yang hampir mirip dengan platform atau pertukaran cryptocurrency nyata. Oleh karena itu, periksa URL situs perdagangan atau investasi Bitcoin yang Anda kunjungi dengan cermat untuk memastikan keamanan Anda.
  • Email penipuan: Mungkin Anda menerima email yang diduga berasal dari perusahaan cryptocurrency resmi yang meminta Anda untuk berinvestasi melaluinya. Jika Anda tidak memulai percakapan email, harap jangan mengklik tautan apa pun yang disediakan atau mengirim uang yang diminta karena kemungkinan besar itu adalah penipuan.
  • Pembaruan dan tweet media sosial: Beberapa akun palsu eksekutif dan selebritas di media sosial mungkin meminta Anda melakukan sesuatu untuk berdagang atau berinvestasi dalam Bitcoin. Namun karena akun media sosial tersebut tidak asli, panduannya juga tidak asli.

Secara umum, scammers menggunakan teknik berbeda untuk memikat pengguna Bitcoin, investor, dan pedagang untuk mengirimkan uang kepada mereka. Jadi, selidiki pendekatan apa pun yang ingin Anda perdagangkan atau investasikan dalam Bitcoin untuk menghindari menjadi korban penipuan mata uang kripto.

Bagikan Artikel Ini: